Berita
Program Pertukaran Guru antara USD dengan St. Joseph Upatham School Thailand: Closing Ceremony
20-05-2026 11:44:07 WIB
30 April 2026, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sanata Dharma menyelenggarakan upacara penutupan (closing ceremony) program pertukaran guru dan pengembangan profesional bagi para pengajar dari St. Joseph Upatham School, Thailand. Acara tersebut berlangsung di Ruang Kadarman, Kampus II USD, Mrican. Program yang telah berjalan selama dua minggu ini bertujuan untuk mempererat kerja sama pendidikan serta memperluas wawasan pedagogi lintas budaya di kawasan Asia Tenggara. Guru – guru Thailand tersebut yaitu Duanghathai Narakeaw, Siriphak Puangkiaw, Pemika Tippayaosot, Naowarat Kriengkred, Wilailak Nutthian, Atcharaphon Buangam, dan Watcharaporn Srirak.
Acara diawali dengan sambutan dari Prof. Paulus Kuswandono, Ph.D., selaku Wakil Dekan 1 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Dalam pidatonya, beliau menyampaikan bahwa meski durasi dua minggu terasa cukup singkat, beliau berharap para guru mendapatkan pengalaman berharga dalam pengembangan profesional yang dapat dibagikan kepada staf dan siswa di Thailand. Beliau juga mengisyaratkan keberlanjutan kerja sama dengan rencana pengiriman mahasiswa USD untuk praktik mengajar di St. Joseph Upatham pada bulan November mendatang.
Rektor Universitas Sanata Dharma, Romo Albertus Bagus Laksana, S.J., S.S., Ph.D., dalam sambutannya menekankan pentingnya program ini dalam mewujudkan visi USD sebagai pemain kunci di bidang pendidikan di tingkat regional Asia Tenggara. Beliau menyatakan bahwa kehadiran tujuh guru asal Thailand tersebut memberikan kegembiraan tersendiri dan memperkuat misi universitas dalam "budaya perjumpaan" (culture of encounter). Romo Bagus mengapresiasi antusiasme para peserta dan berharap kolaborasi ini memperkaya kehidupan profesional maupun personal mereka.
Duanghathai Narakeaw, Siriphak Puangkiaw, Pemika Tippayaosot, Naowarat Kriengkred, Atcharaphon Buangam, Watcharaporn Srirak, dan Wilailak Nutthian merupakan guru dari Thailand juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan kesan dan pesan. Mereka mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas bimbingan para mentor dan dosen di FKIP USD. Salah satu guru menceritakan pengalamannya dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris serta mendapatkan ide-ide kreatif untuk diterapkan di kelas sekembalinya ke Thailand. Mereka merasa telah menjadi bagian dari keluarga besar USD dan sangat terharu dengan kehangatan sambutan yang diberikan selama 15 hari masa program.
Senada dengan hal tersebut, C. Sih Prabandari, M.Hum., Ph.D., selaku Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, menyampaikan rasa hormatnya atas kepercayaan yang diberikan oleh St. Joseph Upatham. Beliau mengaku sangat terinspirasi oleh keberanian para guru Thailand dalam beradaptasi dengan lingkungan budaya yang berbeda dan menegaskan bahwa proses belajar ini bersifat timbal balik antara dosen FKIP USD dan para peserta.
Puncak acara ditandai dengan penyerahan kenang-kenangan dan sertifikat kepada ketujuh guru Thailand sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka. Penyerahan tersebut dilakukan langsung oleh Caecilia Tutyandari, Ph.D., selaku Wakil Rektor 4 yang didampingi oleh para pimpinan fakultas.
Sebagai penutup, acara dimeriahkan dengan pertunjukan seni dari kedua belah pihak. Para guru Thailand menampilkan tarian tradisional, yang kemudian dibalas dengan pertunjukan tarian dengan menggunakan lagu Maumere dari para mahasiswa pendamping (buddies) USD. Rangkaian acara diakhiri dengan sesi foto bersama dan makan malam hangat, menandai selesainya program namun sekaligus menjadi awal baru bagi kolaborasi pendidikan yang lebih luas di masa depan
Acara diawali dengan sambutan dari Prof. Paulus Kuswandono, Ph.D., selaku Wakil Dekan 1 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Dalam pidatonya, beliau menyampaikan bahwa meski durasi dua minggu terasa cukup singkat, beliau berharap para guru mendapatkan pengalaman berharga dalam pengembangan profesional yang dapat dibagikan kepada staf dan siswa di Thailand. Beliau juga mengisyaratkan keberlanjutan kerja sama dengan rencana pengiriman mahasiswa USD untuk praktik mengajar di St. Joseph Upatham pada bulan November mendatang.
Rektor Universitas Sanata Dharma, Romo Albertus Bagus Laksana, S.J., S.S., Ph.D., dalam sambutannya menekankan pentingnya program ini dalam mewujudkan visi USD sebagai pemain kunci di bidang pendidikan di tingkat regional Asia Tenggara. Beliau menyatakan bahwa kehadiran tujuh guru asal Thailand tersebut memberikan kegembiraan tersendiri dan memperkuat misi universitas dalam "budaya perjumpaan" (culture of encounter). Romo Bagus mengapresiasi antusiasme para peserta dan berharap kolaborasi ini memperkaya kehidupan profesional maupun personal mereka.
Duanghathai Narakeaw, Siriphak Puangkiaw, Pemika Tippayaosot, Naowarat Kriengkred, Atcharaphon Buangam, Watcharaporn Srirak, dan Wilailak Nutthian merupakan guru dari Thailand juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan kesan dan pesan. Mereka mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas bimbingan para mentor dan dosen di FKIP USD. Salah satu guru menceritakan pengalamannya dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris serta mendapatkan ide-ide kreatif untuk diterapkan di kelas sekembalinya ke Thailand. Mereka merasa telah menjadi bagian dari keluarga besar USD dan sangat terharu dengan kehangatan sambutan yang diberikan selama 15 hari masa program.
Senada dengan hal tersebut, C. Sih Prabandari, M.Hum., Ph.D., selaku Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, menyampaikan rasa hormatnya atas kepercayaan yang diberikan oleh St. Joseph Upatham. Beliau mengaku sangat terinspirasi oleh keberanian para guru Thailand dalam beradaptasi dengan lingkungan budaya yang berbeda dan menegaskan bahwa proses belajar ini bersifat timbal balik antara dosen FKIP USD dan para peserta.
Puncak acara ditandai dengan penyerahan kenang-kenangan dan sertifikat kepada ketujuh guru Thailand sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka. Penyerahan tersebut dilakukan langsung oleh Caecilia Tutyandari, Ph.D., selaku Wakil Rektor 4 yang didampingi oleh para pimpinan fakultas.
Sebagai penutup, acara dimeriahkan dengan pertunjukan seni dari kedua belah pihak. Para guru Thailand menampilkan tarian tradisional, yang kemudian dibalas dengan pertunjukan tarian dengan menggunakan lagu Maumere dari para mahasiswa pendamping (buddies) USD. Rangkaian acara diakhiri dengan sesi foto bersama dan makan malam hangat, menandai selesainya program namun sekaligus menjadi awal baru bagi kolaborasi pendidikan yang lebih luas di masa depan
kembali
- Optimalkan Tata Kelola dan Mutu Pendidikan , FKIP Gelar Audit Mutu Internal
- Wujudkan Transformasi Melalui Dialog, FKIP Universitas Sanata Dharma Gelar Forum Aspirasi Mahasiswa AKSARA 2026
- FKIP Universitas Sanata Dharma Melepas 608 Lulusan dari 16 Program Studi Periode Februari-Juli 2026
- Mengawali Perjalanan Akademik Doktor, Prodi S3 Pendidikan USD Gelar Acara Inisiasi Mahasiswa Baru
- Prodi Pendidikan Keagamaan Katolik Resmi Bergabung ke Jurusan Ilmu Pendidikan FKIP Sanata Dharma di Kampus Mrican
- Gelar INFISA 2026, FKIP Sanata Dharma Buka Perjalanan Mahasiswa Baru Melalui Harmoni Budaya
- FKIP USD Bekali 13 Mahasiswa untuk Magang Kependidikan Internasional di Joseph Upatham School Thailand
- Estafet Kepemimpinan FKIP USD: Mengemban Tugas Perutusan dengan Semangat Kolaborasi dan Kepekaaan Manusia
- Menyongsong Masa Depan Pendidikan: FKIP USD Sambut Mahasiswa Baru dalam Kegiatan Pra INFISA 2026
- FKIP USD Berbagi Gagasan tentang SDG 4 dan Transformasi Pendidikan di Forum Internasional
