Berita

Building a Meaningfull Career with Teach First Indonesia

16-02-2026 15:33:37 WIB

Kamis, 12 Februari 2026, sebanyak 17 mahasiswa dan lulusan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sanata Dharma (USD) mengikuti sesi diskusi eksklusif bersama Teach First Indonesia (TFI). Bertempat di Ruang Audio Visual PGSD, acara bertajuk "Building a Meaningful Career with Teach First Indonesia" ini juga dihadiri dan didampingi langsung oleh Ketua Program Studi PGSD USD, Andreas Erwin Prasetya, M.Pd.
Kunjungan ini menghadirkan Farah Amalia (Program Director TFI) dan Briannon McLoughlin (Regional Director Network Engagement Asia Pacific dari Teach For All) untuk mengenalkan program fellowship dua tahun bagi lulusan muda yang ingin mengabdi di daerah yang kekurangan tenaga pendidik.

kunjungan Teach First Indonesia 4-jpg

TFI merupakan bagian dari jaringan global Teach For All yang bergerak di lebih dari 60 negara untuk mengatasi ketimpangan pendidikan. Untuk angkatan pertamanya di Indonesia, TFI mencari 30 orang fellows yang akan ditempatkan sebagai guru kelas SD di Serang (Banten) dan Klungkung (Bali).

Selama dua tahun, para fellows tidak hanya bertugas mengajar, tetapi juga difokuskan untuk meningkatkan literasi, numerasi, dan pendidikan sosial emosional siswa dengan metode inovatif seperti Teaching at the Right Level.

kunjungan Teach First Indonesia (2)

Program ini menawarkan berbagai manfaat kompetitif bagi para lulusan FKIP, di antaranya yaitu Kompensasi dan Fasilitas selain gaji yang kompetitif, peserta mendapatkan tunjangan tempat tinggal (housing), dan asuransi kesehatan. Setiap peserta didampingi oleh leadership mentor untuk pengembangan diri selama program berlangsung. TFI bekerja sama dengan Kemdikbud agar para peserta dapat mengikuti seleksi PPG secara daring sambil tetap mengajar di lapangan. Pengalaman sebagai fellow TFI diakui secara internasional dan memberikan nilai tambah yang besar pada portofolio, termasuk bagi mereka yang mengincar beasiswa seperti Australia Awards.
 
kunjungan Teach First Indonesia (4)
 
Dalam kesempatan tersebut, Kaprodi PGSD, Andreas Erwin Prasetya, M.Pd., memberikan motivasi mendalam kepada para peserta. Beliau menekankan bahwa masa setelah lulus adalah waktu di mana mereka menjadi "manusia yang paling bebas" untuk mengambil risiko dan mencoba tantangan baru. "Keputusan kalian mau melakukan sesuatu setelah lulus itu sangat penting. Manfaatkan kesempatan untuk mendorong diri kalian mengambil risiko semaksimal mungkin. Bergabung dalam ekosistem seperti ini adalah peluang luar biasa yang sangat berharga untuk masa depan kalian," pesan Bapak Erwin kepada para mahasiswa.

Proses seleksi TFI dijadwalkan selesai pada akhir Maret 2026, mencakup pendaftaran daring, wawancara, hingga studi kasus kelompok. Melalui kolaborasi ini, diharapkan lulusan FKIP USD dapat berkontribusi nyata dalam gerakan perubahan pendidikan di Indonesia.

 kembali