Berita

Penandatanganan MoU antara Program Magister Kajian Budaya, Program Pascasarjana Universitas Sanata Dharma dan Punk Scholars Network (PSN) Indonesia

23-05-2025 11:05:10 WIB

Yogyakarta, 23 Mei 2025 - Bertempat di Ruang Rapat Program Pascasarjana Universitas Sanata Dharma, telah dilangsungkan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Punk Scholars Network (PSN) Indonesia dan Program Studi Kajian Budaya, Universitas Sanata Dharma. Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi akademik dan budaya antara dua institusi yang memiliki perhatian terhadap studi kritis dan perkembangan kultural kontemporer. Pihak Universitas Sanata Dharma diwakili oleh Prof. Paulus Sarwoto, Ph.D., selaku Direktur Program Pascasarjana, Universitas Sanata Dharma,  didampingi oleh Ketua Program Studi Kajian Budaya-Program Magister, Dr. Yustina Devi Ardhiani. Sementara itu, dari pihak Punk Scholars Network (PSN) Indonesia, penandatanganan diwakili oleh Muhammad Fakhran al Ramadhan, M.Hum., dan didampingi oleh Eventus Ombri Kaho, yang juga merupakan mahasiswa Magister Kajian Budaya Universitas Sanata Dharma.

Picture1

Penandatanganan MoU ini menandai komitmen kedua belah pihak dalam menyelenggarakan kegiatan akademik bersama, yakni Seminar Internasional yang akan digelar pada tanggal 23-24 Oktober 2025 di Universitas Sanata Dharma. Seminar ini akan mengangkat tema “Pop, Power, Politics” sebagai ruang diskusi lintas disiplin untuk memahami hubungan antara budaya populer, struktur kuasa, dan dinamika politik dalam masyarakat kontemporer. Acara penandatanganan juga dihadiri oleh perwakilan media partner, Semut Api, yang diwakili oleh Biko Nabih Fikri Zufar, sebagai bentuk dukungan terhadap penyebarluasan informasi kegiatan intelektual dan kultural ini kepada khalayak yang lebih luas. Untuk informasi lebih lanjut terkait kegiatan dan Call for Papers Seminar Internasional ini, dapat diakses melalui tautan berikut: http://bit.ly/CfPPSNIndonesia2025.

Picture2

Kerja sama ini diharapkan menjadi awal dari berbagai inisiatif intelektual yang progresif serta memperkaya khazanah kajian budaya di Indonesia, khususnya dalam memahami gerakan subkultural seperti punk dalam konteks lokal maupun global. (Ombri)

 kembali