Berita

LPPM IAKN Tarutung Lakukan Visitasi dan Penjejakan Kerja Sama dengan LPPM Universitas Sanata Dharma

24 Februari 2026

Kamis, 19 Februari 2026 menjadi hari yang istimewa bagi LPPM Universitas Sanata Dharma (USD). LPPM menerima kunjungan studi banding dari LPPM IAKN Tarutung, Tapanuli Utara, yang dilaksanakan di Ruang Konferensi Raja Manggala, Gedung Manasa Graha Kampus I USD. Kunjungan ini menjadi momen bersejarah karena IAKN Tarutung tercatat sebagai institusi terjauh yang melakukan studi banding ke LPPM USD, sekaligus menandai terbukanya ruang kolaborasi lintas wilayah dalam penguatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.


Dalam sambutannya, Ketua LPPM USD, Dr. Gabriel Fajar Sasmita Aji, menyampaikan rasa hormat dan sukacita atas kehadiran rombongan dari Tarutung. Ia berharap pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi praktik baik, tetapi juga melahirkan kerja sama yang konkret dan berkelanjutan. Pada kesempatan tersebut, Ketua LPPM turut memperkenalkan jajaran pejabat dan pusat-pusat di bawah koordinasi LPPM, termasuk P2B, PKKN, PUSDEMA, PPJI, SENTRA HKI, SAV, serta PSL sebagai pusat studi yang baru dibentuk.

Sambutan balasan disampaikan oleh Nielson Semol Kalay, Ph.D., yang mengungkapkan rasa terima kasih atas penerimaan hangat dari LPPM USD. Ia memperkenalkan IAKN Tarutung sebagai perguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Agama yang berada di kota Tarutung—pusat peradaban Batak dan sejarah Kekristenan Protestan. Dengan empat fakultas yang dimiliki, IAKN Tarutung datang dengan semangat belajar, khususnya terkait pengelolaan penelitian dan PkM yang telah berkembang di USD.


Diskusi kemudian berkembang pada usulan kerja sama konkret, mulai dari kolaborasi penelitian berbasis pendanaan eksternal, penyusunan SOP dan kode etik penelitian, hingga pemanfaatan laboratorium riset. Menanggapi hal tersebut, LPPM USD menjelaskan arah pengembangan penelitian yang berlandaskan nilai Universal Apostolic Preferences (UAP), SDGs, dan Asta Cita, serta komitmen peningkatan TKT dalam periode RIP dan Renstra 2026–2030. USD juga telah memiliki Komite Etik Penelitian dan SOP penggunaan AI dalam penelitian, PkM, dan pengajaran yang saat ini tengah disosialisasikan kepada para dosen.


Topik kerja sama publikasi jurnal menjadi salah satu bahasan yang paling dinamis. PPJI USD menyambut baik peluang kolaborasi, termasuk pertukaran reviewer, pendampingan akreditasi jurnal, serta pertukaran penulis. Pengalaman USD dalam menghadapi kendala OJS 2 yang terdampak virus dan proses migrasi bertahap ke OJS 3 turut menjadi bahan pembelajaran bersama, terutama bagi IAKN Tarutung yang tengah menghadapi tantangan serupa.

Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh semangat kolaboratif ini ditutup dengan penyerahan cinderamata dan kunjungan kantor di lingkungan LPPM USD. Lebih dari sekadar studi banding, perjumpaan ini menjadi jembatan penguatan jejaring akademik antara dua institusi, dengan harapan lahirnya sinergi yang berdampak nyata bagi pengembangan riset dan pengabdian kepada masyarakat di tingkat nasional.


V.D.R

Kembali