Berita
BUNGA LILY DI TAMAN REVOLUSI: Kerjasama Produksi Film Yayasan Marsudirini dan Studio Audio Visual/LPPM Universitas Sanata Dharma
27 Januari 2026

“Saya mohon persetujuan Bapa Uskup, agar saya dapat melaksanakan apa yang diwahyukan Roh Allah kepada saya, yaitu untuk mendirikan biara, mengenakan pakaian tapa denda Santo Frasiskus dan menggunakan peraturan hidup yang disusun oleh Bapa Fransiskus bagi orang-orang awam.” Inilah kata-kata permohonan Sr. Catharina Daemen kepada Bapa Uskup Van Bommel. Jawab Bapa Uskup: “Apakah ada perkembangan baru yang mendukung harapanmu ini?” Kata Sr. Catharina Daemen: “Mohon maaf Bapa Uskup, kalau pun ada perubahan, sesungguhnya itu kecil sekali dan tidak berarti, karena kami lebih percaya akan penyelenggaraan ilahi.” Uskup Van Bommel: “Anda meminta hal yang terlalu besar, anakku.” Demikian cuplikan dialog antara Sr. Catharina Daemen dan Bapa Uskup Van Bommel, Keuskupan Luik, Belanda dalam film “Bunga Lily di Taman Revolusi” yang sedang digarap oleh Yayasan Marsudirini Semarang bersama Studio Audio Visual/LPPM Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

Sr. Magdalena Daemen
diperankan oleh Sr. M. Susana OSF
Film yang berdurasi 90 menit ini berlatarbelakang negeri Belanda abad 18-19. Proyek kerjasama ini mulai dipersiapkan secara instensif sejak Juni 2025. Film ini menarasikan perjuangan Sr. Catharina Magdalena Daemen (Pendiri Suster-suster Fransiskanes dari Heythuisen/OSF Semarang) dari lahir sampai meninggalnya (1787-1858). Pada paruh kedua abad ke 18, daratan Eropa dikuasai oleh filsafat intelektualisme dan kesadaran nasional yang membawa bencana bagi biara-biara kontemplatif. Revolusi Perancis menambah kebencian masyarakat terhadap agama. Beratus-ratus pertapaan dan biara ditutup oleh Kaisar Josef II dari Austria, karena dianggap tak berguna oleh penguasa. Semua rintangan, pengejaran, dan situasi politik seperti itu tidak pernah mematikan semangat dan harapan para religius untuk bersatu erat dengan Tuhan. Perkembangan kaum religius di Belanda membuktikan bahwa “Roh bertiup kemana dikehendakiNya.” (Joh. 3:8). Demikian suasana batin dari film ini.

Suasana syuting salah satu adegan film
Tim penulis naskah dari Yayasan Marsudirini (Bp. Jarot, Ibu Erika dan Bp. Gilang) sudah mengadakan riset dan menyusun draft skenario. Kemudian skenario tersebut dipresentasikan di hadapan para produser (Sr. M. Christella OSF dan Sr. M. Patrice OSF), yaitu Pengurus Yayasan Marsudirini dan Tim dari Studio Audio Visual – LPPM Universitas Sanata Dharma (Rm. Murti Hadi Wijayanto SJ dan Rm. Iswarahadi SJ). Film ini diproduksi untuk menginternalisasikan nilai-nilai Ibu Pendiri dan nilai-nilai kemarsudirinian kepada keluarga besar Marsudirini di Indonesia. Beberapa kali diadakan workshop untuk mengolah naskah tersebut.

Syuting di Kampus SMK SPP Kanisius, Ambarawa
Pengolahan naskah dipimpin oleh Rm Murti Hadi Wijayanto SJ. Juga diadakan pembahasan secara luring maupun daring sampai siap diproduksi. Pertemuan diadakan di Semarang dan di Yogyakarta. Produksi film ini merupakan kolaborasi antara Tim SAV dan Tim Marsudirini. Tim SAV menjadi tim produksi inti, sedangkan Tim Marsudirini menjadi asisten yang mendukung, sambil belajar dari praktik. Setelah arah film jelas dan tim dari dua pihak sudah terbentuk, pada tanggal 18 Desember 2025 ditandatangani kesepakatan tertulis antara Yayasan Marsudirini dan LPPM Universitas Sanata Dharma yang membawahi langsung Studio Audio Visual. Sutradara utama dipegang oleh Rm. Murti Hadi Wijayanto SJ yang dibantu oleh tiga asisten sutradara dari Yayasan Marsudirini (Bp. Jarot, Bp. Gilang dan Ibu Erika). Kru dari SAV terdiri dari 9 orang (Romo Iswarahadi SJ/Co-Producer, Rm. Murti SJ/Sutradara, Mbak Kristiani/Pencatat Adegan, Ibu Elis/Manager Produksi, Mas Nico/Director of Photography, Mas Daniel/Kameraman, Mas Nurhadi/Lightingman, Mas Mantep/Penata Suara, dan Mas Haryo/Penata Artistik), sedangkan Yayasan Marsudirini melibatkan lebih dari 50 siswa-siswi, guru, staf dan para suster yang berasal dari lingkup Yayasan Marsudirini sebagai kru dan pemain.
Syuting film dilaksanakan pada 8 – 19 Januari 2026 di Kompleks Susteran OSF Gedangan, Kompleks Susteran OSF Bangkong Semarang dan Kampus SMK-SPP Kanisius Ambarawa. Sebelum pelaksanaan syuting, diadakan Misa yang dihadiri oleh para produser, para pemain, kru film, para Suster OSF dan panitia penyelenggara di Gedung Bina Iman, Susteran OSF Gedangan. Selama syuting terjadi kolaborasi yang bagus antara Kru SAV dan Kru Film serta Pemain dari Yayasan Marsudirini. Setiap hari semua kru dan pemain bekerja keras, kurang istirahat. Mereka sering bekerja dari pagi hingga pagi berikutnya. Syukurlah bahwa mereka tetap sehat dan bersukacita. Saat laporan ini ditulis, film sedang dalam tahap pasca produksi.
Di dalam film ini terkandung nilai yang dihayati oleh Sr. Madgalena Daemen seperti: kemiskinan, ujud yang murni, setia menjalankan kewajiban, doa, cinta pekerjaan, cinta persaudaraan, pertarakan suci, ketenangan, berterimakasih dan sanggup menanggung salib. Nilai—nilai kemarsudirinian ini dibalut dengan keyakinan teguh Sr. Magdelena Daemen akan penyelengaraan ilahi (Deus Providebit). Kapan film ini akan ditayangkan perdana? Mohon menunggu pengumuman dari Yayasan Marsudirini. Deus Providebit. (Peliput: Yoseph Ispuroyanto SJ, Foto: Dok. Tim).
Kembali- PEMBINAAN SPIRITUALITAS Mahasiswa Pendikkat Semester V – Universitas Sanata Dharma Nobar dan Diskusi Film “BLDTR”
- Membaca Kebijaksanaan Kitab Suci di Tengah Tantangan Zaman: Pengabdian Bernadus Dirgaprimawan, S.J. di Loyola School of Theology
- Sambut Tahun Ajaran Baru, SDU Press Gelar Pameran Buku "Inquisitive 2026: Unlock Your Next Chapter”
- MEDIA DAN SPIRITUALITAS Nobar dan Diskusi Film “Bunga Lily di Taman Revolusi” Di Studio Audio Visual – Universitas Sanata Dharma
- “MEMBELA SUARA DAN JERITAN WAJAH-WAJAH YANG TERPINGGIRKAN” Festival Teater Rakyat Perdikkati 2026
- Upaya Pemberdayaan Desa Wisata Blue Lagoon, Menyelamatkan Surga Tersembunyi.
- Wujud Kepedulian kepada KLMTD, Paroki Minomartani Salurkan Berbagai Bantuan
- Pendampingan Penyesuaian dan Pengembangan Instrumen Tracer Study dan Instrumen E-Survey di Universitas Islam Negeri Raden Fatah, Palembang
- Olimpiade SD Kembali Menyapa Muara Wahau: Kolaborasi Universitas Sanata Dharma dan PT DSN Group
- Serah Terima Jabatan Pejabat Struktural LPPM, P2B, dan Sentra HKI: Menguatkan Komitmen Kolaborasi untuk Riset dan Pengabdian yang Berdampak