Berita

Penataran Implementasi Deep Learning Kurikulum Nasional 2024 Berbasis Pendidikan Digital Bagi Guru-Guru Rumpun IPS SMA Negeri 4 Magelang

13 Agustus 2025

Pada hari Senin, 16 Juni 2025, empat dosen Universitas Sanata Dharma (USD) yaitu Yoel Kurniawan Raharjo, M.Pd; Dr. Hendra Kurniawan, M.Pd, Brigida Intan Printina, M.Pd (ketiganya dari Program Studi Pendidikan Sejarah), dan Ir. Robertus Adi Nugroho, S.T., M.Eng (dari Program Studi Informatika) memberikan Penataran Implementasi Deep Learning Kurikulum Nasional 2024 Berbasis Pendidikan Digital Bagi Guru-Guru IPS SMA Negeri 4 Magelang. Selain itu juga melibatkan dua mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Sejarah yaitu Antonio David Setya Wijaya, dan Agnes Herly Kurnia.

Penataran ini merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat- Program Unggulan (PkM-PU), Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sanata Dharma. Kegiatan pelaksanaan Penataran di SMA Negeri 4 Magelang, Jawa Tengah berlangsung dengan lancar dan antusiasi. Peserta kegiatan merupakan Guru-Guru Rumpun IPS, yang terdiri dari guru-guru mata pelajaran sejarah, sosiologi, geografi, ekonomi, akuntansi, dan PPKn.


Penataran ini dibagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama diisi oleh Dr. Hendra Kurniawan yang menjelaskan mengenai “Kurikulum Nasional 2004: Implementasi dalam Mata Pelajaran Rumpun IPS”, Yoel Kurniawan Raharjo, M.Pd membawakan materi tentang “Deep Learning dalam Pembelajaran IPS”, Brigida Intan Printina, M.Pd menutup sesi satu dengan materi “Asesmen dalam Kurikulum Nasional Rumpun IPS”.

Sedangkan sesi kedua diisi oleh Ir. Robertus Adi Nugroho, S.T., M.Eng yang membawakan materi “Praktik Digital dalam Pembelajaran Rumpun IPS”. Pada sesi yang ini para guru diajak untuk berlatih menggunakan AI bernama Magic School yang dapat membantu para guru dalam proses belajar-mengajar di sekolah. Pada sesi ini para guru membawa laptop masing-masing dan diajak bereksplorasi tools utama yang ada pada Magic School.

Setelah kegiatan penataran ini para guru diminta dapat membuat perangkat modul ajar deep learning yang terintegrasi Pendidikan digital serta dapat di implementasikan dalam kegiatan mengajar di kelas. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini pula para guru semakin terampil dan inovatif dalam menggunakan AI yang membantu dalam pengajaran di sekolah.

Kembali