Berita
"Pasar Sastranesia": Tema Festival Sastra 2018
Festival Satra Indonesia 2018 mengambil tema “Pasar Sastranesia”. Festival Sastra merupakan kegiatan Bengkel Sastra Program Studi Sastra Indonesia yang bertujuan mempererat tali persaudaraan antar segenap keluarga besar Sastra Indonesia, sampai seluruh lapisan masyarakat luas. Acara ini sekaligus sebagai salah satu wadah untuk memperkenalkan Sastra Indonesia ke masyarakat umum.
Pasar Sastranesia mengidentikkan “pasar” sebagai ruang atau wadah pertemuan dalam masyarakat dan merupakan bagian penting dari kebutuhan hidup masyarakat itu sendiri.
Sementara itu, Sastranesia diartikan sebagai perkumpulan orang-orang yang memiliki kecintaan besar serta memandang sastra sebagai bagian dari hidupnya.
“Singkatnya, Festival Sastra 2018 yang bertemakan ‘Pasar Sastranesia’ adalah sebuah ruang yang dihadirkan sebagai media perkenalan, pertemuan, pembelajaran, sekaligus sebagai tempat untuk menyelaraskan mimpi bersama dalam dunia kesastraan,” jelas Ivo Trias, ketua panitia Festival Sastra 2018.
- Andri Cahyadi, Alumni Sastra Indonesia USD di Balik Skenario Film "Kuasa Gelap Perjanjian Darah"
- Prodi Sastra Indonesia USD Libatkan Stakeholders untuk Rancang Kurikulum 2026 Berbasis AI dan Kebutuhan Industri
- Lokakarya Tata Rias Pementasan: Dosen Prodi Sastra Indonesia USD Berbagi Keterampilan dengan Teater Mishbah
- Diskusi Buku Tanpa Rencana: Kolaborasi Prodi Sastra Indonesia dan Penerbit Bentang Pustaka Hadirkan Dee Lestari
- Mantra Malam Malam Vol III: Panggung Ekspresi dan Pameran Seni oleh Bengkel Sastra
- Antologi Puisi “Sastra Merayu: Mawar Merah Untuk Kekasihku” oleh Ananda Aditya Firdaus, Mahasiswa Sastra Indonesia USD
- Bengkel Sastra USD Memperingati Hari Puisi Sedunia dengan Panggung Bebas Berekspresi
- Prodi Sastra Indonesia Merayakan Kelulusan 26 Mahasiswanya Melalui Syukuran Wisuda
- Muhammad Syamsa, Mahasiswa Sastra Indonesia USD, Terbitkan Antologi Puisi “Selamat Datang Cinta”
- Bengkel Sastra USD Bersama Niang Gejur Gelar Pameran