Akademik
Deskripsi Mata Kuliah Semester Genap TA. 2025/2026
DESKRIPSI MATA KULIAH
SEMESTER GENAP TA. 2025/2026
Daftar mata kuliah yang ditawarkan Program Magister Kajian Budaya Universitas Sanata Dharma Semester Genap TA. 2025/2026 :
1. PMKB 25104 - Dasar-dasar Kajian Religi
MK Wajib - 3 SKS – Rabu, 09.00 – 11.30 wib
MK Wajib - 3 SKS – Rabu, 09.00 – 11.30 wib
Dosen: Dr. G. Budi Subanar, SJ & Dr. A. Bagus Laksana, SJ
Kuliah ini membahas beberapa kerangka pemikiran filosofis yang relevan untuk memahami dan menganalisis secara kritis problematika religi dewasa ini. Tema pembahasannya meliputi model-model pemahaman mengenai yang transenden dan simbolisme (bahasa theistik dan non-theistik), masalah sekularisasi, gejala atheisme, kaitan religi dan ilmu pengetahuan, penghayatan religius dan gejala pasca modernitas. Tema-tema tersebut dibahas dengan sekaligus mendaratkannya pada problem di Indonesia. Dalam hal ini kajian tentang religi akan terkait dengan kekuasaan, dan masyarakat.
2. PMKB 25105 - Kajian Budaya: Isu dan Teori
MK Wajib - 3 SKS – Kamis, 09.00 – 11.30 wib
MK Wajib - 3 SKS – Kamis, 09.00 – 11.30 wib
Dosen: Dr. Y. Devi Ardhiani & Dr. Katrin Bandel
Mata kuliah ini merupakan eksperimentasi Kajian Budaya di Indonesia untuk mencari bentuk praktik ilmu sosial kemanusiaan lintas disiplin sesuai dengan keadaan sosial dan tradisi akademik di Indonesia. Sejumlah tema (pendidikan kritis, budaya konsumsi, budaya media) dipilih pertama-tama untuk mendapatkan wawasan teoritis berkaitan dengan tema-tema tersebut.
3. PMKB 22601 - Penulisan Proposal Tugas Akhir
MK Wajib - 3 SKS – Senin, 09.00 – 11.30 wib
Dosen: Dr. Y. Devi Ardhiani – Dr. St. Sunardi
Penulisan Proposal Tesis diberikan pada mahasiswa semester dua setelah menyelesaikan mata kuliah Metodologi Penelitian Kajian Budaya, dan seiring dengan proses pendalaman teori kajian budaya. Dari kelas ini setiap mahasiswa harus menghasilkan sebuah rancangan penelitian tesis untuk dikerjakan semester berikutnya.
4. MKB 22603 - Seminar Penulisan Tesis
MK Wajib (Wajib untuk mahasiswa Semt.4,6, dan 8) - 3 SKS
Dosen: Min Seong Kim, Ph.D. – Dr. Katrin Bandel – Dr. Y. Devi Ardhiani
Dosen: Min Seong Kim, Ph.D. – Dr. Katrin Bandel – Dr. Y. Devi Ardhiani
Seminar penulisan tesis ini diselenggarakan untuk para mahasiswa yang sedang mengerjakan tesis. Forum ini dimaksudkan agar setiap mahasiswa yang sedang membuat tesis mempunyai ruang untuk membicarakan perkembangan penulisan tesis mereka. Forum ini tidak menggantikan bimbingan yang diatur sendiri oleh para mahasiswa dan para pembimbingnya, sebaliknya, forum ini justru dimaksudkan untuk membahas masukan-masukan yang diberikan oleh pembimbing dan teman-teman mahasiswa lain.
5. PMKB 25502 - Seminar 4: Etnografi Asia Tenggara
MK Pilihan - 3 SKS – Senin, 13.00 – 15.30 wib
Dosen: Dr. Alb. Budi Susanto, SJ
Jejak langkah keberadaan “Asia Tenggara” menunjuk bahwa konsep dan identitas tersebut berkembang dari kebutuhan Eropa, Amerika, Jepang dan pihak-pihak lain terkait untuk menangani secara kolektif dengan suatu peta imajinasi beragam masyarakat dan kebudayaan (Indonesia, Thailand, Filipina, dll.) yang dianggap, mungkin, tidak memiliki identifikasi tertentu satu dengan yang lain.
Seminar paparan etnografis ini tidak sekedar sebuah pengalaman refleksi terhadap kecenderungan budaya dari seorang peneliti berhadapan dengan (sesama) yang lain yang diteliti. Seminar ini memberi bekal bagaimana masyarakat yang sedang diteliti juga mempercakap(cakap)kan hal dan masalah tentang “yang lain” termaksud; melalui penafsiran dan penerjemahan terhadap kegiatan, kepercayaan dan nilai-nilai yang terjadi di sekitar mereka.
Pluralitas masyarakat dan kebudayaan “Asia Tenggara” bertujuan membantu mahasiswa untuk memperbincangkan secara kritis beberapa contoh etnografi dalam berbagai topik tertentu: gender, diaspora, kekerasan, media sosial, seni-sastra, sinkretisme agama, aksi perlawanan, dll. Perlu dimaklumi bahwa selama ini, “Asia Tenggara” juga dikenal mampu bertahan dan berkembang menghadapi tekanan berbagai perubahan global.
6. PMKB 25602 - Tutorial Penulisan Akademik
MK Wajib untuk mahasiswa Semt.2 - 3 SKS – Selasa, 09.00 – 11.30 wib
Dosen: Dewi Widyastuti, P.hD.
Tujuan utama mata kuliah ini, memfasilitasi mahasiswa untuk belajar menulis paper yang sesuai dengan standar penulisan akademik (jernih, jelas, logis, sistematis, koheren, bebas plagiarisme). Tema tulisan diharapkan sesuai proposal tesis, supaya paper akhir yang dihasilkan sekaligus menjadi bagian dari tesis, sehingga membantu mempercepat mahasiswa dalam menyelesaikan tesis mereka. Tulisan yang dihasilkan mahasiswa, diharapkan menghasilkan kesimpulan yang bisa disumbangkan dalam bentuk pengetahuan baru. Kuliah ini juga digunakan sebagai ruang belajar bersama untuk saling memperkaya dan bersikap kritis dalam membaca, mengkaji kepustakaan yang tersedia, dan menuangkan gagasan dalam tulisan. Kuliah dirancang dalam tiga bagian pembelajaran. Bagian pertama, dosen membahas prinsip-prinsip dasar menulis sesuai standar penulisan akademik. Bagian kedua, mahasiswa menulis paper dengan perspektif tertentu. Bagian ketiga, mahasiswa mempresentasikan draft tulisan mereka, dosen memberikan masukan, selanjutnya mahasiswa memperbaikinya sampai melahirkan satu tulisan yang sesuai standar penulisan akademik.
7. PMKB 25507 - Pemikiran Politik Radikal
MK Pilihan – 3 SKS – Jumat, 09.00 – 11.30 wib
Dosen: Min Seong Kim, Ph.D.
Mengutip pernyataan Antonio Gramsci yang sering digaungkan, dunia saat ini tengah mengalami krisis yang mendalam: sebuah masa “interregnum” di mana “yang lama sedang sekarat dan yang baru tidak bisa dilahirkan [the old is dying and the new cannot be born].” Lebih dari sekadar “sosial,” “ekonomi,” atau “ekologis,” krisis saat ini juga merupakan krisis pemikiran, karena pemikiran politik radikal itu sendiri berada dalam konjungtur historis yang mempertanyakan premis-premis yang telah mendasari lintasan pemikiran dan praktik emansipatoris sebelumnya.
Semester ini, kita akan memulai dengan meninjau kembali beberapa karya klasik dari pemikiran anarkism, populisme kiri (left populism), dan demokrasi radikal—utamanya (tetapi tidak terbatas pada) karya Jacques Rancière dan Ernesto Laclau & Chantal Mouffe dari empat dekade terakhir—untuk mempertimbangkan apakah krisis saat ini menandakan runtuhnya radical democratic imaginary yang mereka artikulasikan sebagai model politik emansipatoris yang layak.
Selanjutnya, porsi terbesar semester ini akan didedikasikan untuk membedah buku baru karya teoritikus budaya Palestina-Amerika, Zahi Zalloua: Fanon, Žižek, and the Violence of Resistance (2025, Bloomsbury). Ditulis di tengah genosida yang terus berlangsung terhadap rakyat Palestina setelah peristiwa 7 Oktober 2023, buku ini mengintervensi perdebatan di kalangan kelompok kiri internasional mengenai persoalan Palestina. Melalui keterlibatan baru dengan pemikiran Frantz Fanon, Slavoj Žižek, dan para teoretikus Black studies kontemporer, Zalloua menjelaskan posisi yang unik dan provokatif terkait pertanyaan-pertanyaan tentang penyangkalan ideologis (ideological disavowal), Israel dan antisemitisme, kolonialisme pemukim/neokolonialisme (neo- and settler-colonialism) dan dekolonisasi, dan kekerasan.
Kita akan menggunakan buku Zalloua sebagai titik pijak untuk memikirkan implikasi radikal dari teori psikoanalisis Jacques Lacan dan ontologi pasca-fondasional, serta untuk memperjelas peran “kritik” (dan secara lebih luas: peran kajian budaya sebagai sebuah disiplin, jika cultural studies, yang pada awalnya bersifat anti-disciplinary, dapat disebut sebagai suatu disiplin ilmu) sebagai praktik intelektual dan politik dalam momen kita.
8. PMKB 25403 - Kajian Pascakolonial
MK Pilihan – 3 SKS – Selasa, 13.00 – 15.30 wib
Dosen: Dr. Katrin Bandel
Kajian pascakolonial (postcolonial studies) adalah bidang studi yang membicarakan efek kolonialisme terhadap budaya dan masyarakat. Kolonialisme yang dimaksud adalah terutama kolonialisme Eropa sejak abad ke-16, termasuk bentuk kolonialisme masa kini yang disebut neokolonialisme. Sebagai perspektif maupun field of study, perhatian utama pascakolonialisme adalah bagaimana subjek dikonstruksi dan dinegosiasikan berdasarkan relasi kekuasaan global yang timpang. Dengan demikian, teori pascakolonial menawarkan perspektif dan cara pandang yang sangat relevan digunakan dalam menganalisis berbagai isu yang muncul dan berkembang dalam masyarakat-masyarakat pascakolonial, termasuk masyarakat Indonesia. Dengan bekal teori tersebut, peserta mata kuliah ini diharapkan akan bisa bersikap peka dan kritis dalam menilai dan memahami berbagai isu atau masalah di dikitarnya, khususnya di Indonesia.
kembali
