Berita
Program Pascasarjana USD Gelar Kuliah Umum Internasional Bersama Pietro Fasola
18-02-2026 14:01:24 WIB
Program Pascasarjana Universitas Sanata Dharma (USD) bekerja sama dengan Kantor Wakil Rektor IV USD sukses menyelenggarakan kuliah umum Guest Lecture bertajuk "Kwame Nkrumah, Ghana, and the Bandung Conference: Non-Alignment, Positive Neutralism, and Strategic Diplomacy in the Cold War" pada Rabu, 18 Februari 2026. Acara yang berlangsung di Ruang Konferensi Raja Manggala, Gedung Manasa Graha ini menghadirkan peneliti dari University of Florence, Italia, Pietro Fasola, sebagai narasumber utama untuk membedah sejarah diplomasi strategis dalam era Perang Dingin. Kegiatan akademik ini dibuka secara resmi dengan sambutan hangat dari Direktur Program Pascasarjana USD, Prof. Paulus Sarwoto, Ph.D., yang sekaligus memandu jalannya sesi diskusi secara mendalam sebagai moderator.
.jpg)
Dalam sambutan Prof. Paulus Sarwoto, Ph.D., beliau menyampaikan bahwa dalam kuliah umum ini, Pietro Fasola dapat memberikan beberapa pengetahuan berdasarkan studinya tentang analisis komparatif antara apa yang terjadi di Ghana dan bagaimana hal itu sebenarnya dimulai dengan apa yang terjadi di Bandung. "Saya pikir pemahaman tentang politik regional kita terutama dalam kaitannya dengan gerakan pasca-kolonial akan memberi kita konteks yang lebih baik dengan apa yang kita lakukan saat ini, mungkin proyek Anda, tesis ini dan sebagainya. Sehingga diskusi hari ini akan memberi Anda dimensi regional atau bahkan internasional yang lebih luas, karena program kami adalah program interdisipliner, artinya program ini tidak monolitik, tetapi kami belajar, juga kami berinteraksi dengan disiplin ilmu lain untuk membangun argumen untuk tesis kita."
Kehadiran jajaran pimpinan universitas memberikan dukungan besar pada agenda kolaborasi internasional ini, di antaranya Wakil Rektor IV USD, Caecilia Tutyandari, Ph.D., serta Kaprodi S2 Kajian Bahasa Inggris, Agustinus Hardi Prasetyo, S.Pd., Ph.D.. Turut hadir pula jajaran kaprodi lainnya seperti Dr. G. Budi Subanar, SJ. dari S3 Kajian Budaya dan Dr. Yustina Devi Ardhiani, M.Hum. dari S2 Kajian Budaya.
Antusiasme peserta terlihat dari kehadiran dosen dan mahasiswa yang memadati ruangan, mencakup representasi dari berbagai program studi di lingkungan Universitas Sanata Dharma. Tercatat peserta berasal dari Program Doktor Kajian Budaya, Magister Kajian Bahasa Inggris, Magister Kajian Budaya, Magister Manajemen, Magister Pendidikan Bahasa Inggris, serta Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Selain itu, mahasiswa dari program sarjana seperti Pendidikan Bahasa Inggris, Sastra Inggris, dan Sastra Indonesia juga turut berpartisipasi dalam menggali wawasan global ini.
Acara ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang produktif dan penyerahan cinderamata kepada pembicara. Melalui kuliah umum ini, Universitas Sanata Dharma terus berkomitmen memperkuat perspektif sejarah dan politik internasional bagi seluruh civitas akademikanya, sekaligus mempererat hubungan kerja sama dengan institusi pendidikan global.
.jpg)
Dalam sambutan Prof. Paulus Sarwoto, Ph.D., beliau menyampaikan bahwa dalam kuliah umum ini, Pietro Fasola dapat memberikan beberapa pengetahuan berdasarkan studinya tentang analisis komparatif antara apa yang terjadi di Ghana dan bagaimana hal itu sebenarnya dimulai dengan apa yang terjadi di Bandung. "Saya pikir pemahaman tentang politik regional kita terutama dalam kaitannya dengan gerakan pasca-kolonial akan memberi kita konteks yang lebih baik dengan apa yang kita lakukan saat ini, mungkin proyek Anda, tesis ini dan sebagainya. Sehingga diskusi hari ini akan memberi Anda dimensi regional atau bahkan internasional yang lebih luas, karena program kami adalah program interdisipliner, artinya program ini tidak monolitik, tetapi kami belajar, juga kami berinteraksi dengan disiplin ilmu lain untuk membangun argumen untuk tesis kita."
Kehadiran jajaran pimpinan universitas memberikan dukungan besar pada agenda kolaborasi internasional ini, di antaranya Wakil Rektor IV USD, Caecilia Tutyandari, Ph.D., serta Kaprodi S2 Kajian Bahasa Inggris, Agustinus Hardi Prasetyo, S.Pd., Ph.D.. Turut hadir pula jajaran kaprodi lainnya seperti Dr. G. Budi Subanar, SJ. dari S3 Kajian Budaya dan Dr. Yustina Devi Ardhiani, M.Hum. dari S2 Kajian Budaya.
Antusiasme peserta terlihat dari kehadiran dosen dan mahasiswa yang memadati ruangan, mencakup representasi dari berbagai program studi di lingkungan Universitas Sanata Dharma. Tercatat peserta berasal dari Program Doktor Kajian Budaya, Magister Kajian Bahasa Inggris, Magister Kajian Budaya, Magister Manajemen, Magister Pendidikan Bahasa Inggris, serta Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Selain itu, mahasiswa dari program sarjana seperti Pendidikan Bahasa Inggris, Sastra Inggris, dan Sastra Indonesia juga turut berpartisipasi dalam menggali wawasan global ini.
Acara ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang produktif dan penyerahan cinderamata kepada pembicara. Melalui kuliah umum ini, Universitas Sanata Dharma terus berkomitmen memperkuat perspektif sejarah dan politik internasional bagi seluruh civitas akademikanya, sekaligus mempererat hubungan kerja sama dengan institusi pendidikan global.
kembali
- Mengenal Lebih Dekat Suasana Akademik di Program Pascasarjana Universitas Sanata Dharma Lewat Open House 2026
- Program Pascasarjana Lepas 11 Lulusan Mahasiswa Semester Gasal TA. 2025/2026
- Program Pascasarjana USD Gelar Kuliah Umum Internasional Bersama Pietro Fasola
- REFLEKSI KARYA PROGRAM PASCASARJANA 2025: Menandai 25 Tahun dan Menatap Pembaruan
- ORIENTASI MAHASISWA BARU PROGRAM PASCASARJANA USD TA. 2025/2026
- OPEN HOUSE PROGRAM PASCASARJANA USD 2025
- ORIENTASI MAHASISWA BARU PROGRAM PASCASARJANA TA. 2024/2025
- Penandatanganan MoA antara Centro Nacional Chega! dengan Program Pascasarjana USD dalam rangka Membangun Perdamaian dan Persahabatan Timor-Leste – Indonesia Pascakonflik Lewat Kegiatan Seni
- ASESMEN LAPANGAN DALAM RANGKA AREDITASI PRODI S3 KAJIAN BUDAYA
- SENIMAN WICARA DAN DISKUSI PAMERAN CHORA: THE INFINITE BODIES
