Pusat Studi dan Penelitian
Pusat Studi Perempuan, Media dan Seni ANJANI
Pusat Studi Perempuan, Media dan Seni ANJANI
Pusat Studi Perempuan berfokus Media dan Seni: Untuk apa?
Perjuangan menggapai kesetaraan gender selama ini kebanyakan bergerak di bidang politik, pendidikan, hukum, ekonomi ataupun kesehatan. Gerakan perempuan umumnya bertujuan untuk mengubah realitas material, misalnya dengan memperdayakan perempuan secara ekonomi dan politik atau dengan menjamin keterlibatan perempuan dalam berbagai institusi lewat kuota perempuan.
Sebagai tawaran baru, Pusat Studi Perempuan, Media dan Seni (ANJANI) didirikan dengan keyakinan bahwa menghapus ketidakadilan gender di ranah yang berwujud realitas material saja tidak cukup. Kesetaraan gender hanya mungkin terjadi jika dibarengi dengan perubahan imaji dominan tentang perempuan dan laki-laki dalam masyarakat. Femininitas dan maskulinitas merupakan konstruk sosial. Selama hal itu tidak disadari maka perjuangan kesetaraan gender hanya akan menyentuh hal-hal di permukaan saja.
Dengan demikian, langkah pertama dalam memahami dan selanjutnya mengkritik dan melawan ketidaksetaraan tersebut antara lain dengan meneliti bagaimana gender dikonstruksi melalui imaji dan stereotipe. Seni dan media menjadi wilayah penelitian yang tepat: Di situlah imaji gender terus-menerus dikonstruksi dan direkonstruksi. Seni dan media kerap mereproduksi imaji gender yang dominan, tapi di sisi lain juga memiliki potensi untuk mengkritik relasi gender yang ada, menciptakan imaji gender yang baru, atau mengungkapkan hasrat atau ketakutan bawah-sadar.
Selain menyorot ketidaksetaraan di tingkat representasi, telaah di wilayah seni dan media juga menguak ketidaksetaraan di tingkat pelaku. Sejauh mana perempuan memiliki kebebasan merepresentasikan diri? Apakah perempuan dapat berkarya dan mengekspresikan diri melalui media yang sama dengan laki-laki? Apakah suara mereka didengar dan dihormati? Apakah ada usaha dari perempuan untuk menciptakan imaji alternatif tentang perempuan?
Pusat Studi Perempuan, Media dan Seni ANJANI berada di bawah Program Pascasarjana dan keberadaannya diformalkan pada 11 Januari 2010 dengan SK Pendirian Nomor: 002/Dir/PPs-USD/SK/I/2010.
