Berita
Seminar Nasional Implementasi Permenkes No. 26 Tahun 2018
Fri, 02 Nov 2018
Apakah peran seorang apoteker? Siapakah yang dapat memiliki sebuah usaha apotek? Apakah semua orang tanpa terkecuali dapat memperoleh izin dan membuka apotek sendiri dengan mudah? Serangkaian deretan pertanyaan tersebut mungkin telah terbersit di benak masyarakat, khususnya orang-orang yang hendak memulai sebuah usaha. Belum lama ini pemerintah mengeluarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 26 Tahun 2018 Tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik Sektor Kesehatan yang memuat sebuah pernyataan bahwa apotek diselenggarakan oleh pelaku usaha perseorangan, dan pelaku usaha perseorangan yang dimaksud adalah seorang apoteker. Kebijakan ini tidak hanya memberikan kejelasan tetapi juga menuai polemik dalam masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha apotek.
Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma (FF USD) sebagai bagian dari dunia kefarmasian tentunya juga peduli dan merasa harus menjadi bagian dalam proses pengawalan kebijakan tersebut. Pada tanggal 22 Oktober 2018 telah diselenggarakan sebuah seminar nasional dengan topik Implementasi Peraturan Menteri Kesehatan No. 26 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik Sektor Kesehatan dengan tema "Pelaku Usaha Apotek Adalah Apoteker" di Ruang Drost Kampus III USD. Kegiatan tersebut merupakan suatu bentuk kepedulian yang diwujudkan dengan diselenggarakannya sebuah forum diskusi dan pemberian informasi kepada pihak-pihak yang akan memperoleh dampak dari implementasi Permenkes tersebut. Seminar nasional yang diusung oleh Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma ini menghadirkan Drs. Saleh Rustandi, Apt., M.M. (Ketua Hisfarma, Ketua ASAPIN, dan Pengurus Pusat IAI) dan Dra. Hardiah Juliani, Apt.,M.Kes. (Kepala Bidang Sumber Daya Manusia Dinkes Provinsi DIY) sebagai narasumber serta Ipang Djunarko, M.Sc., Apt. (Dosen Fakultas Farmasi USD dan Pengurus Daerah IAI DIY) sebagai moderator.
Seminar tersebut dihadiri oleh kurang lebih 150 orang yang terdiri dari mahasiswa S1 Farmasi, mahasiswa Program Studi Profesi Apoteker (PSPA), apoteker, dan juga beberapa akademisi farmasi yang berlangsung dengan banyaknya pertukaran sudut pandang serta diskusi yang hangat. Diawali dengan pemberian materi pengantar oleh Bapak Ipang Djunarko, M.Sc., Apt. peserta seminar kemudian mendapatkan pemaparan materi terkait dengan Permenkes No.26 tahun 2018 oleh Dra. Hardiah Juliani, Apt., M.Kes. Ibu Hardiah menjelaskan tentang bagaimana perkembangan implementasi dari permenkes tersebut. Sesi dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Bapak Saleh yang menjelaskan bahwa dengan adanya Permenkes tersebut, tentunya terdapat sebuah peluang dan juga tantangan yang harus dihadapi oleh apoteker maupun calon apoteker. Seminar kemudian diakhiri dengan sesi tanya jawab dan diskusi. Kesimpulan yang didapatkan dari seminar ini adalah segala proses implementasi dan pengawasan terhadap suatu kebijakan bukan hanya tanggungjawab pemerintah saja, namun jauh lebih dari itu, semua pihak yang terlibat harus turut bertanggungjawab dalam proses implementasi tersebut. Semua hal tersebut dilakukan untuk satu tujuan yang pasti, yaitu berkembangnya profesi apoteker, suatu profesi yang tentunya akan memberikan kebermanfaatan bagi dunia kesehatan.
(c-BEMFF)
back- Sidang Terbuka Pengambilan Sumpah/Janji Apoteker Baru Angkatan 51 tahun 2026 Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Universitas Sanata Dharma
- Dosen FF USD Berbagi Kepakaran Aplikasi Response Surface Methodology untuk Pengembangan Pangan Fungsional di STIKes Panti Rapih
- Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma Lepas 12 Lulusan Magister, Siap Berkontribusi bagi Kemajuan Kesehatan Masyarakat
- Kuliah Magister Farmasi USD Hadir dengan Sistem Hybrid, Fleksibel dan Nyaman bagi Mahasiswa
- FF USD Gelar Lokakarya Peluang Penangkapan Sumber Dana Eksternal, Bekali Dosen Strategi Raih Hibah Internasional
- Dari Keresahan Menjadi Research Question: Mahasiswa Farmasi USD Belajar Menemukan Ide Penelitian
- Mengenal Tanaman Obat Secara Langsung: Mahasiswa Semester 1 Farmasi Belajar di Kebun Obat Fakultas Farmasi USD
- Bekali Mahasiswa Baru Hadapi Dunia Profesi, FF USD Gelar Kuliah Tamu Bahas Regulasi dan Tantangan Farmasis Masa Depan
- Workshop Penyusunan dan Pengembangan Kurikulum DIII Assyifa Aceh Perkuat Kurikulum Berbasis Kompetensi Hadirkan Dosen Fakultas Farmasi USD
- Laboratorium Fakultas Farmasi Selenggarakan Pelatihan K3 untuk Perkuat Budaya Keselamatan Kerja di Laboratorium
- Dies Natalis ke-31 Farmasi USD: Ajak Umat Paroki Pringwulung “Rawat Jantung Sejak Dini”
- Membangun Kurikulum yang Selaras: Workshop Penyusunan Perangkat Pembelajaran Berbasis OBE di Fakultas Farmasi Unmas Bali menghadirkan Dosen Fakultas Farmasi USD
- Tim PKM Fakultas Farmasi USD Mendampingi Higiene dan sanitasi pabrik Jamu Saptasari
- Cegah Penyakit Degeneratif, Fakultas Farmasi USD bersama Puskesmas Saptosari Latih Kader Kesehatan Desa Ngloro Gunungkidul Gunakan Alat Skrining Mandiri
- Entaskan Penyakit Degeneratif bagi Masyarakat Desa Planjan, Fakultas Farmasi USD Gandeng UPT Puskesmas Saptosari Hadirkan Edukasi Skrining Kesehatan
- Mahasiswa Magister Farmasi USD Edukasi Tenaga Kesehatan tentang Personalized Medicine di Berbagai Daerah di Indonesia
- Tingkatkan Kepedulian Kesehatan Jantung, Dosen USD Gelar Edukasi Risiko Penyakit Kardiovaskular di Gunungkidul
- Dies Natalis XXXI Fakultas Farmasi USD: Sinergi dan Gerak Akademik Menuju Transformasi Masyarakat
- Fakultas Farmasi USD Selenggarakan Stakeholder Gathering 2026 - Sarana Penguatan Kemitraan dan Pengembangan Akademik
- WEBINAR NASIONAL “Compounding Farmasi di Era Modern: Tantangan, Inovasi, dan Standar Praktik Terkini” Berlangsung Sukses, Diikuti 175 Peserta dari Seluruh Indonesia
