Berita
Fakultas Farmasi USD Raih Juara PCE di Jepang
Wed, 12 Sep 2018
Henny, mahasiswi Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma (FF USD) menyabet Juara II Patient Counseling Event Advanced Level pada kegiatan Asia Pacific Pharmaceutical Symposium (APPS) di Jepang. APPS merupakan sebuah kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh International Pharmaceutical Student Federation Asia Pacific Regional Office (IPSF APRO). Tahun ini merupakan kali ke-17 diselenggarakannya APPS. APPS 2018 diselenggarakan di Fujiyoshida, Jepang mulai dari tanggal 18-24 Agustus 2018. Rangkaian kegiatan dari APPS 2018 antara lain: Regional Assembly, symposium, workshop, public health campaign, field trip, international night, Japanese cultural night, dan beberapa kompetisi seperti Patient Counseling Event (PCE) dengan level beginner dan advanced, Clinical Skill Event, Industrial Case Competition, serta Scientific Poster Competition. Peserta APPS 2018 berjumlah 380 orang yang berasal dari 14 negara, yaitu Australia, Indonesia, Jepang, Malaysia, New Zealand, Korea Selatan, Singapura, Thailand, Bangladesh, India, Taiwan, Algeria, United Kingdom, dan Italia. USD sendiri mendelegasikan 13 orang mahasiswa farmasi untuk mengikuti kegiatan tersebut, antara lain: Melody Grace Natalie, Elizabeth Vianita Kurniawan, Monica Agustin Budi Sinarto, Valentina Hielda Alfitriyani, Henny, Nona Rizki, Monica Octaviani Tiara Dewi, Eveline Trifena Suherman, Eugenia Sekar Aruna Larasati, Ni Made Ari Praharsini, Siska Ayu Purnamasari, Skolastika Sylvia Jane, dan Amri Arminto Caturputranto.
Mengikuti kegiatan APPS di tahun ini merupakan kedua kalinya bagi Henny. Menurut Henny, APPS sangatlah menyenangkan hingga membuatnya ketagihan untuk mengikuti kegiatan tersebut dan tertantang untuk berpartisipasi kembali dalam kompetisi PCE, setelah tahun lalu (APPS 2017) Ia membawa pulang predikat juara 3 kompetisi PCE level beginner di Thailand. Pada kesempatan kali ini, ia juga manfaatkan sebagai momen temu kangen dengan teman-teman dari negara lain yang ia kenal sejak APPS 2017. Seperti halnya tahun lalu, prestasi Henny tahun ini tidak lepas dari bimbingan dosen FF USD Dita Maria Virginia, S. Farm., Apt., M.Sc dan Maria Wisnu Donowati, M.Si., Apt. Henny awalnya merasa cemas dan takut karena tahun ini ia tiba-tiba masuk ke level advanced. Hanya bermodal bimbingan yang tidak sebanyak tahun lalu, latihan sendiri, dan pengalaman mengikuti PCE tahun lalu, muncul pertanyaan di benaknya “Ah, apakah saya bisa lolos?”.
PCE tahun ini tentunya berbeda dengan yang Henny ikuti di tahun sebelumnya, di mana ia hanya mempunyai waktu 10 menit untuk mencari data dan informasi obat yang diresepkan untuk pasien pada kasus yang ia terima. Data dan informasi tersebut ia perlukan untuk menunjang praktik konseling yang akan ia lakukan di depan juri. Kasus yang Henny dapatkan juga dirasa cukup sulit baginya. Henny tidak menyangka dapat lolos hingga tahap final mengalahkan peserta dari Australia yang terkenal dengan pelayanan kefarmasiannya yang baik dan juga pastinya mereka dapat berbahasa Inggris dengan fasih. Henny memiliki pesan untuk teman-teman lainnya bahwa jangan putus asa sebelum mencoba. Hal apapun yang dirasa tidak mungkin tercapai, harus dicoba terlebih dahulu karena masih ada kemungkinan untuk tercapai. Sehingga teman-teman harus selalu optimis.
Tidak hanya Henny, Eveline Trifena Suherman (Fena) sangat terkesan dengan kegiatan APPS 2018. “Pada kegiatan field trip kita melakukan kunjungan ke rumah sakit, industri obat, dan industri kosmetik di Jepang. Kita bisa melihat teknologi canggih yang kebanyakan belum ada di Indonesia.” ujar Fena. Siska Ayu Purnamasari (Siska) juga memiliki kesan yang menarik setelah mengikuti kegiatan APPS 2018. Tahun ini merupakan pertama kali baginya untuk ikut dalam kegiatan APPS. “APPS dijamin seru dan worth it untuk diikuti khususnya untuk teman-teman yang tertarik dengan dunia internasional dan jangan lupa tentunya untuk mengikuti kompetisi yang ada karena sangat bermanfaat untuk diri sendiri pula.” kata Siska. Menurut Siska, selain mendapatkan relasi, APPS juga dapat melatih softskill para pesertanya.
Delegasi USD untuk APPS 2018 tidak hanya sebagai peserta namun ada juga yang masuk dalam kepanitiaan kegiatan tersebut. Melody Grace Natalie (Melody) yang merupakan Regional Project Officer dari IPSF APRO 2017-2018 ini mengaku telah mengikuti APPS sebanyak 3x yaitu di Korea Selatan (2016), Thailand (2017), dan yang tahun ini di Jepang. Ia merasa ketagihan untuk mengikuti kegiatan APPS karena selain menambah ilmu pengetahuan, kegiatan ini juga membuatnya mendapatkan banyak relasi dari berbagai pihak yang tentunya sangat berguna untuk ke depannya. Melody menegaskan bahwa mengikuti kegiatan internasional sangatlah berbeda dengan aktif di kegiatan lokal maupun nasional. Atmosfer internasional yang didapatkan sungguh-sungguh memberikan kesan tersendiri, kenangan yang unik, membuka wawasan, pertukaran budaya dan menambah relasi. Selain itu, tentunya bisa menjelajahi negara-negara di Asia Pasifik yang menjadi tuan rumah APPS setiap tahunnya. “Apabila kita mengambil peran sebagai panitia maupun mengikuti kompetisi dan mendapatkan penghargaan, tentunya akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi pribadi, orang tua, maupun instansi yang diwakili.” tambah Melody.
Mendapatkan kabar prestasi yang dibawa pulang dari Jepang, Putu Dyana Christasani, M.Sc., S.Farm., Apt selaku Wakil Ketua Program Studi FF USD mengatakan bahwa “Kami (pihak FF USD) sangat bangga karena prestasi ini membuktikan bahwa FF USD mampu bersaing secara global.” Putu mengaku, fakultas sangat mendukung partisipasi dan keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan internasional baik kompetisi maupun sebagai delegasi. Bentuk dukungan yang diberikan adalah dari sisi pembimbingan untuk persiapan kompetisi dari para dosen dan tentu saja bantuan dana. “Harapannya semakin banyak mahasiswa FF USD yg tertarik untuk ikut dalam kegiatan internasional baik di organisasi internasional maupun kompetisi-kompetisi. Hal tersebut tidak hanya berarti sebagai pengalaman untuk mahasiswa tapi kebanggaan dan penghargaan yang tidak ternilai untuk fakultas.” tambahnya. Menurut Putu, dengan adanya student club seperti Patient Counseling Club, Herbal Garden Team, Cosmetic Student Club dan sebagainya, kemudian keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan kemahasiswaan dan organisasi menjadi sarana melatih diri untuk bisa terlibat dalam kegiatan internasional. (c-J)
back- Sidang Terbuka Pengambilan Sumpah/Janji Apoteker Baru Angkatan 51 tahun 2026 Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Universitas Sanata Dharma
- Dosen FF USD Berbagi Kepakaran Aplikasi Response Surface Methodology untuk Pengembangan Pangan Fungsional di STIKes Panti Rapih
- Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma Lepas 12 Lulusan Magister, Siap Berkontribusi bagi Kemajuan Kesehatan Masyarakat
- Kuliah Magister Farmasi USD Hadir dengan Sistem Hybrid, Fleksibel dan Nyaman bagi Mahasiswa
- FF USD Gelar Lokakarya Peluang Penangkapan Sumber Dana Eksternal, Bekali Dosen Strategi Raih Hibah Internasional
- Dari Keresahan Menjadi Research Question: Mahasiswa Farmasi USD Belajar Menemukan Ide Penelitian
- Mengenal Tanaman Obat Secara Langsung: Mahasiswa Semester 1 Farmasi Belajar di Kebun Obat Fakultas Farmasi USD
- Bekali Mahasiswa Baru Hadapi Dunia Profesi, FF USD Gelar Kuliah Tamu Bahas Regulasi dan Tantangan Farmasis Masa Depan
- Workshop Penyusunan dan Pengembangan Kurikulum DIII Assyifa Aceh Perkuat Kurikulum Berbasis Kompetensi Hadirkan Dosen Fakultas Farmasi USD
- Laboratorium Fakultas Farmasi Selenggarakan Pelatihan K3 untuk Perkuat Budaya Keselamatan Kerja di Laboratorium
- Dies Natalis ke-31 Farmasi USD: Ajak Umat Paroki Pringwulung “Rawat Jantung Sejak Dini”
- Membangun Kurikulum yang Selaras: Workshop Penyusunan Perangkat Pembelajaran Berbasis OBE di Fakultas Farmasi Unmas Bali menghadirkan Dosen Fakultas Farmasi USD
- Tim PKM Fakultas Farmasi USD Mendampingi Higiene dan sanitasi pabrik Jamu Saptasari
- Cegah Penyakit Degeneratif, Fakultas Farmasi USD bersama Puskesmas Saptosari Latih Kader Kesehatan Desa Ngloro Gunungkidul Gunakan Alat Skrining Mandiri
- Entaskan Penyakit Degeneratif bagi Masyarakat Desa Planjan, Fakultas Farmasi USD Gandeng UPT Puskesmas Saptosari Hadirkan Edukasi Skrining Kesehatan
- Mahasiswa Magister Farmasi USD Edukasi Tenaga Kesehatan tentang Personalized Medicine di Berbagai Daerah di Indonesia
- Tingkatkan Kepedulian Kesehatan Jantung, Dosen USD Gelar Edukasi Risiko Penyakit Kardiovaskular di Gunungkidul
- Dies Natalis XXXI Fakultas Farmasi USD: Sinergi dan Gerak Akademik Menuju Transformasi Masyarakat
- Fakultas Farmasi USD Selenggarakan Stakeholder Gathering 2026 - Sarana Penguatan Kemitraan dan Pengembangan Akademik
- WEBINAR NASIONAL “Compounding Farmasi di Era Modern: Tantangan, Inovasi, dan Standar Praktik Terkini” Berlangsung Sukses, Diikuti 175 Peserta dari Seluruh Indonesia
