Berita

APOTEKER MENGAJAR “Cermat menyikapi informasi dan peredaran obat online”

Tue, 01 Dec 2020

Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma bekerja sama dengan Pengurus Ikatan Apoteker Indonesia cabang Sleman menyelenggarakan program pengabdian masyarakat dalam bentuk kampanye kesehatan untuk siswa SMU dan SMK di daerah Sleman dengan tema APOTEKER MENGAJAR “Cermat menyikapi informasi dan peredaran obat online” yang diselenggarakan hari Kamis, 8 Oktober 2020. Kampanye kesehatan ini dilakukan dalam rangka peringatan hari ‘World Pharmacist Day 2020” dan  dilakukan secara webinar dengan menggunakan bantuan aplikasi Zoom.

Latar belakang webinar berawal dari perilaku masyarakat Indonesia di saat ini telah mengindikasikan adanya perubahan mendasar dalam mendapatkan informasi. Hal ini dipresentasikan oleh  generasi milenial yang lahir di tengah perkembangan komputer dan internet yang demikian pesat sehingga memunculkan fenomena hoax. Fenomena informasi hoax semakin berkembang di masyarakat yang tanpa sadar telah dipercayai sebagai informasi yang benar. Perkembangan informasi hoax telah menyebar ke berbagai sektor kehidupan, salah satunya di bidang kesehatan. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan informasi mengenai obat-obatan kepada siswa SMU dan SMK agar mereka lebih cermat, waspada, dan bijaksana dalam membeli obat-obatan secara online. Narasumber dalam webinar ini adalah apt. Wahyuning Setyani, M.Sc., dan dipandu oleh moderator apt. Putu Dyana Christasani, M.Sc.

Pemaparan materi diawali dengan penjelasan mengenai siapa itu Apoteker beserta tugas dan wewenangnya. Setelah itu materi dilanjutkan mengenai informasi dasar obat seperti penggolongan obat-obatan dan obat apa saja yang dapat diperoleh dengan/tanpa resep dokter. Jargon DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) juga digaungkan agar siswa mengerti apa yang harus mereka lakukan terhadap obat-obatan. Selanjutnya materi pengajaran memuat apa yang harus dilakukan jika membeli obat-obatan secara online, mulai dari aspek legalitas dan sikap yang harus dilakukan saat membeli obat online dibahas di mater ini. Terakhir materi berupa edukasi mengenai penelusuran informasi dalam mencari informasi obat-obatan dalam upaya menghindari informasi yang salah atau hoax.

Webinar ini diakhiri dengan sesi tanya jawab bagi seluruh peserta yang bergabung webinar via daring. Materi dari webinar diharapkan dapat menumbuhkan sikap bijak generasi milenial untuk membentengi dirinya dari pengaruh berita hoax. Generasi milenial yang akrab dengan dunia media sosial dan akun jual beli barang online merupakan salah satu konsumen pengguna obat-obatan yang perlu mendapatkan edukasi untuk menyikapi informasi dan peredaran obat terutama secara online.

(CHS)

 back
Archive