Berita
Fak.Farmasi USD Turut Meriahkan Acara IAI "Edukasi Obat kepada Siswa secara Nasional"
Tue, 15 Oct 2019
Pada hari Sabtu, 12 Oktober 2019, Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) secara serempak menggelar acara edukasi obat kepada siswa terbanyak secara nasional. Acara ini digelar dalam rangka memperingati World Pharmacists Day yang jatuh pada tanggal 25 September. Pada acara yang digelar ini, para apoteker yang berkarya di negeri ini diajak secara serempak dan bersama-sama untuk melakukan gerakan mengedukasi siswa-siswi di sejumlah SD yang terdapat di seluruh kabupaten yang berada di Indonesia. Acara ini sendiri mengusung tema “Bersama Apoteker, Kenali Obat Sejak Usia Dini”.
Pada kesempatan yang berbahagia ini, Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma (FF USD) sebagai salah satu Perguruan Tinggi Farmasi di Indonesia yang menghasilkan Apoteker yang cerdas dan humanis juga tidak lupa untuk turut mengambil peranan juga dalam mendukung pelaksanaan kegiatan ini. Salah satu bentuk dukungan yang diberikan yaitu mahasiswa, dosen dan para alumni dari FF USD terlibat aktif dalam pelaksanaan kegiatan ini. Mahasiswa dan dosen terlibat dalam kegiatan yang berada di wilayah PC IAI Sleman, sementara dari pantauan media sosial, terdapat alumni yang turut serta terlibat dalam kegiatan ini di wilayah lainnya.
Di wilayah Sleman sendiri, terdapat 25 Sekolah Dasar yang menjadi tempat untuk melakukan kegiatan edukasi ini. Lalu pelaksanaan di tiap SD akan diisi oleh 3-5 apoteker dan juga ada beberapa SD yang dibantu oleh mahasiswa, baik itu mahasiswa S1 maupun mahasiswa yang sedang menempuh studi di Program Profesi Apoteker. Di wilayah Sleman, materi yang diusung sebagai kegiatan untuk edukasi adalah mengenai DAGUSIBU yaitu DA berarti Dapatkan. Maksudnya adalah anak-anak sejak kecil diberi pemahaman bahwa tempat untuk membeli atau mendapatkan obat adalah di apotek/rumah sakit. Selain itu mereka juga diajarkan agar tidak menerima obat dari orang asing serta tidak asal memberikan obat bagi temannya yang mungkin memiliki sakit yang sama dengan mereka. GU berarti Gunakan. Maksudnya adalah anak-anak diberi pemahaman bahwa mereka harus menggunakan atau minum obat ini tidak boleh asal, mereka harus didampingi oleh orang tua atau guru jika mereka sakit dan ingin minum obat. SI berarti Simpan. Maksudnya adalah anak-anak juga diberi pemahaman bahwa tidak semua obat ini harus disimpan di kulkas. Ada jenis obat tertentu yang harus disimpan di suhu ruang asalkan terhindar dari cahaya matahari langsung. Selain itu mereka juga diberi pemahaman bahwa sebaiknya obat disimpan di kotak obat dan sebisa mungkin dijauhkan dari jangkauan anak-anak. Lalu materi yang terakhir mengenai BU, yang berarti Buang. Maksudnya adalah para siswa diberi pemahaman bahwa jika obat sudah kadaluarsa atau rusak, jangan langsung dibuang ke tempat sampah. Mereka diajarkan bahwa untuk obat yang berbentuk tablet/kapsul, harus dihancurkan atau digerus terlebih dahulu sebelum dibuang, selain itu untuk obat yang berbentuk cairan juga sebaiknya isi obat dibuang di wastafel atau kloset sebelum membuang botol atau kemasan obat tersebut ke tempat sampah.
(MRG)
- Sidang Terbuka Pengambilan Sumpah/Janji Apoteker Baru Angkatan 51 tahun 2026 Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Universitas Sanata Dharma
- Dosen FF USD Berbagi Kepakaran Aplikasi Response Surface Methodology untuk Pengembangan Pangan Fungsional di STIKes Panti Rapih
- Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma Lepas 12 Lulusan Magister, Siap Berkontribusi bagi Kemajuan Kesehatan Masyarakat
- Kuliah Magister Farmasi USD Hadir dengan Sistem Hybrid, Fleksibel dan Nyaman bagi Mahasiswa
- FF USD Gelar Lokakarya Peluang Penangkapan Sumber Dana Eksternal, Bekali Dosen Strategi Raih Hibah Internasional
- Dari Keresahan Menjadi Research Question: Mahasiswa Farmasi USD Belajar Menemukan Ide Penelitian
- Mengenal Tanaman Obat Secara Langsung: Mahasiswa Semester 1 Farmasi Belajar di Kebun Obat Fakultas Farmasi USD
- Bekali Mahasiswa Baru Hadapi Dunia Profesi, FF USD Gelar Kuliah Tamu Bahas Regulasi dan Tantangan Farmasis Masa Depan
- Workshop Penyusunan dan Pengembangan Kurikulum DIII Assyifa Aceh Perkuat Kurikulum Berbasis Kompetensi Hadirkan Dosen Fakultas Farmasi USD
- Laboratorium Fakultas Farmasi Selenggarakan Pelatihan K3 untuk Perkuat Budaya Keselamatan Kerja di Laboratorium
- Dies Natalis ke-31 Farmasi USD: Ajak Umat Paroki Pringwulung “Rawat Jantung Sejak Dini”
- Membangun Kurikulum yang Selaras: Workshop Penyusunan Perangkat Pembelajaran Berbasis OBE di Fakultas Farmasi Unmas Bali menghadirkan Dosen Fakultas Farmasi USD
- Tim PKM Fakultas Farmasi USD Mendampingi Higiene dan sanitasi pabrik Jamu Saptasari
- Cegah Penyakit Degeneratif, Fakultas Farmasi USD bersama Puskesmas Saptosari Latih Kader Kesehatan Desa Ngloro Gunungkidul Gunakan Alat Skrining Mandiri
- Entaskan Penyakit Degeneratif bagi Masyarakat Desa Planjan, Fakultas Farmasi USD Gandeng UPT Puskesmas Saptosari Hadirkan Edukasi Skrining Kesehatan
- Mahasiswa Magister Farmasi USD Edukasi Tenaga Kesehatan tentang Personalized Medicine di Berbagai Daerah di Indonesia
- Tingkatkan Kepedulian Kesehatan Jantung, Dosen USD Gelar Edukasi Risiko Penyakit Kardiovaskular di Gunungkidul
- Dies Natalis XXXI Fakultas Farmasi USD: Sinergi dan Gerak Akademik Menuju Transformasi Masyarakat
- Fakultas Farmasi USD Selenggarakan Stakeholder Gathering 2026 - Sarana Penguatan Kemitraan dan Pengembangan Akademik
- WEBINAR NASIONAL “Compounding Farmasi di Era Modern: Tantangan, Inovasi, dan Standar Praktik Terkini” Berlangsung Sukses, Diikuti 175 Peserta dari Seluruh Indonesia
