Berita

Sidang Terbuka Pengambilan Sumpah/Janji Apoteker Baru Angkatan 51 tahun 2026 Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Universitas Sanata Dharma

Tue, 06 Oct 2026

Yogyakarta, 3 Oktober 2026 — Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma (FF USD) kembali menorehkan capaian membanggakan dengan melantik dan mengambil sumpah/janji 108 apoteker baru Angkatan 51 Tahun 2026. Prosesi sakral tersebut berlangsung dalam Sidang Terbuka Pengambilan Sumpah/Janji Apoteker di Kampus III Paingan, Universitas Sanata Dharma, Sabtu (3/10/2026).



Momentum ini menjadi penanda penting perjalanan pendidikan para calon apoteker sekaligus langkah awal untuk mengabdikan kompetensi dan keilmuan mereka bagi masyarakat. Dengan penuh khidmat, sebanyak 108 peserta mengikuti seluruh rangkaian prosesi sebagai bentuk komitmen untuk menjalankan profesi apoteker secara bertanggung jawab, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan kesehatan.



Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan sidang oleh Dekan Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma, Dr. apt. Dewi Setyaningsih. Acara berlanjut pada prosesi inti, yakni pengambilan sumpah/janji apoteker, sebelum sidang secara resmi ditutup.



100% Lulus UKOMNAS PDPA, Bukti Kompetensi dan Mutu Pendidikan FF USD
Kebanggaan semakin terasa ketika 108 peserta UKOMNAS PDPA (Uji Kompetensi Nasional Peserta Didik Profesi Apoteker) dari Universitas Sanata Dharma berhasil meraih kelulusan 100 persen. Capaian tersebut menjadi salah satu bukti kesiapan para lulusan untuk memasuki dunia profesional sekaligus mencerminkan konsistensi FF USD dalam menyelenggarakan pendidikan profesi apoteker yang berkualitas.

Dalam sambutannya, Pelaksana Harian Rektor Universitas Sanata Dharma, Prof. Ir. Sudi Mungkasi, Ph.D., menegaskan bahwa keberhasilan tersebut menunjukkan kompetensi para apoteker baru sekaligus kualitas Pendidikan Profesi Apoteker yang diselenggarakan Fakultas Farmasi USD.
“Kelulusan 100% ini adalah bukti kompetensi para apoteker baru yang melampaui standar yang ditetapkan serta bukti mutu Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas Farmasi USD yang sungguh berkualitas unggul.”



Lebih lanjut, Prof. Sudi menyampaikan bahwa seluruh peserta UKOMNAS PDPA dari Universitas Sanata Dharma berhasil lulus dengan capaian 100 persen. “Sebanyak 108 peserta UKOMNAS PDPA (Uji Kompetensi Nasional Peserta Didik Profesi Apoteker) dari Universitas Sanata Dharma (USD) lulus 100%,” ujarnya. Capaian ini menjadi energi positif bagi FF USD untuk terus menghadirkan pendidikan profesi yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga membentuk tenaga profesional yang siap memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan kefarmasian di tengah masyarakat.

Awal Langkah Pengabdian bagi 108 Apoteker Baru
Setelah mengucapkan sumpah/janji profesi, para apoteker baru kemudian diserahkan kepada Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Daerah Istimewa Yogyakarta. Prosesi ini menandai dimulainya perjalanan profesional mereka sebagai bagian dari tenaga kesehatan yang memiliki peran strategis dalam pelayanan kefarmasian.



Perwakilan apoteker baru, apt. Ryan Samuel Nababan, S.Farm., turut menyampaikan sambutan dalam kesempatan tersebut. Kehadiran perwakilan lulusan menjadi simbol rasa syukur sekaligus refleksi atas perjalanan pendidikan yang telah dilalui hingga akhirnya resmi menyandang gelar dan tanggung jawab sebagai apoteker.







Lebih dari sekadar seremoni kelulusan, momentum ini menjadi awal dari perjalanan baru bagi 108 apoteker muda Universitas Sanata Dharma. Berbekal ilmu, kompetensi, serta nilai-nilai profesional yang diperoleh selama pendidikan, mereka diharapkan mampu hadir sebagai tenaga kesehatan yang kompeten, berintegritas, humanis, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pelayanan kefarmasian di Indonesia.

Bagi Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma, keberhasilan Angkatan 51 menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan untuk menghasilkan lulusan profesi apoteker yang unggul dan siap menjawab kebutuhan masyarakat serta perkembangan dunia kesehatan yang semakin dinamis.(AB)

 back
Archive