artikel
Pelatihan PLK: Memahami Transference dan Countertransference dalam Proses Konseling
Pusat Layanan Konseling (PLK) Universitas Sanata Dharma kembali mengadakan kegiatan pengembangan kapasitas bagi tim layanan melalui Pelatihan Konseling bertema Transference dan Countertransference yang diselenggarakan pada 11 November 2025 di Ruang Multimedia Kampus III Paingan, Universitas Sanata Dharma.
Pelatihan ini dirancang untuk memperdalam pemahaman konselor dan tim pendukung layanan PLK mengenai dinamika relasi dalam proses konseling, khususnya fenomena transference dan countertransference yang kerap muncul dalam interaksi antara konselor dan konseli. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Olga Sancaya Dyah Permatasari, M.Si., M.Psi., Psikolog, dosen Psikologi Universitas Sanata Dharma sekaligus psikolog PLK, yang membagikan wawasan teoretis dan pengalaman praktiknya dalam pendampingan konseling.
Latar Belakang Kegiatan
Dalam proses konseling, hubungan antara konselor dan konseli menjadi elemen penting yang memengaruhi keberhasilan layanan. Transference merujuk pada kecenderungan konseli memindahkan perasaan, harapan, atau pola relasi masa lalu kepada konselor. Sementara itu, countertransference adalah respons emosional konselor terhadap konseli yang dapat dipengaruhi oleh pengalaman pribadi maupun dinamika yang terjadi dalam sesi.
Pemahaman yang tepat mengenai kedua konsep ini membantu konselor menjaga profesionalitas, kesadaran diri, serta kualitas hubungan terapeutik. Oleh karena itu, pelatihan ini menjadi ruang reflektif sekaligus penguatan kompetensi bagi para praktisi layanan konseling di PLK.
Materi dan Proses Pelatihan
Selama pelatihan, peserta diajak untuk memahami konsep dasar transference dan countertransference, tanda-tanda kemunculannya dalam sesi konseling, serta dampaknya terhadap proses pendampingan. Pembahasan juga menekankan pentingnya kesadaran diri konselor, supervisi, serta refleksi profesional sebagai langkah untuk mengelola dinamika tersebut secara sehat dan etis.
Kegiatan berlangsung secara partisipatif melalui pemaparan materi, diskusi, dan refleksi pengalaman praktik. Peserta diberikan kesempatan untuk mengeksplorasi studi kasus serta berbagi pembelajaran dari dinamika relasi yang pernah ditemui dalam sesi konseling, tentunya dengan tetap menjaga kerahasiaan konseli.
Makna dan Harapan
Pelatihan ini diharapkan semakin memperkuat kesiapan konselor PLK dalam menghadapi dinamika emosional yang kompleks dalam proses konseling. Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang transference dan countertransference, konselor dapat menjaga kualitas relasi terapeutik yang aman, empatik, dan profesional.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen PLK Universitas Sanata Dharma untuk terus mengembangkan kapasitas tim layanan demi terciptanya pendampingan psikologis yang berkualitas bagi mahasiswa.
- Pelatihan Peer Counselor Student Staff Pusat Layanan Konseling Universitas Sanata Dharma
- Serah Terima Jabatan PLK dan PSIBK
- Pelatihan Student Staff PLK: Pengenalan Hypnocounseling sebagai Pendekatan Pendampingan Psikologis
- Pelatihan PLK: Memahami Transference dan Countertransference dalam Proses Konseling
- Membekali Asisten PLK dengan Psychological First Aid: Langkah Nyata Peduli Kesehatan Mental Mahasiswa
- Mengasah Keterampilan Konseling Asisten PLK melalui Teknik Empty Chair