Berita
Kolaborasi Teknik Informatika dan Psikologi USD: Dampingi Anak-Anak SLB B Dena Upakara Wonosobo Manfaatkan Multimedia untuk Pembelajaran Kosa Kata Benda
22-05-2015 13:38:25 WIB WIB
Anak tuna rungu “tidak berbahasa” sebagai akibat ketunarunguannya. Masyarakat umum biasa menyebutnya: bisu. Mereka tidak mengenal lambang bunyi (bahasa) baik secara lisan maupun tulisan. Tetapi sebenarnya mereka mempunyai banyak ide maupun gagasan. Mereka tidak atau kurang mampu mengungkapkan idea itu hanya karena tidak mempunyai sarana untuk mengungkapkannya, yaitu: bahasa. Maka para pendidik berupaya sekuat tenaga agar murid-murid menguasai bahasa yang dapat mereka pergunakan untuk mengungkapkan pikiran, perasaan dan kehendak mereka. Bahasa itu juga akan mereka gunakan juga untuk pengantar dalam mempelajari ilmu dan pengetahuan lainnya.
Pada anak tuna rungu kemampuan berbahasa khususnya penguasaan kosa kata adalah salah satu kemampuan yang terlambat perkembangannya bila dibandingkan anak yang tidak tuna rungu atau normal. Karenanya, jenis kosa kata utamanya kata benda perlu diberikan sejak awal. Selain kosa kata benda mudah dimengerti, anak-anak usia 8-15 tahun di kelas persiapan sekolah tuna rungu berada pada tahap operasional konkrit. Pada tahap ini, anak-anak masih membutuhkan dikenalkan langsung dengan benda nyata atau visualisasinya. Keterbatasan bahasa pada anak tuna rungu juga menghambat pemahaman jika hanya dijelaskan dengan kata-kata. Namun tidak semua benda konkrit mampu dibawa oleh guru ke dalam kelas saat pembelajaran. Guru sering mengalami kesulitan saat mereka akan memberikan kosa kata gunung, laut, candi, kereta api dan berbagai benda yang jauh letaknya dari sekolah atau sulit dibawa ke kelas. Di sinilah peran multimedia dalam pembelajaran kosa kata benda sangat diperlukan agar anak-anak mampu menguasai kata benda.
Melihat kebutuhan akan media pembelajaran tersebut, maka para dosen yang terdiri dari Eko Hari Parmadi (teknik informatika), Tarsisius Priyo Widiyanto serta Ratri Sunar Astuti (psikologi) bersama dengan 12 mahasiswa teknik informatika dan 1 mahasiswa psikologi berkunjung ke SLB B Dena Upakara Wonosobo untuk mendampingi para siswa belajar kosa kata benda berbasis multimedia. Kegiatan pendampingan berlangsung selama 1 hari dan dilaksanakan pada tanggal 9 Mei 2015. Materi yang disampaikan meliputi identifikasi gambar dan tulisan, identifikasi bentuk pola bibir dan gambar maupun tulisan. Melalui media ini, siswa dapat belajar secara mandiri dengan mengulang tutorial yang ada, mencoba latihan yang diberikan maupun melakukan tes penguasaan kosa kata. Bu Nur dan Bu Tika selaku guru kelas persiapan SLB B Dena Upakara mengaku senang dan sangat bermanfaat bagi anak-anak tuna rungu. Lebih jauh lagi Bu Nur sangat mengharapkan agar media yang dikembangkan ini dapat ditambah variasi kosa kata maupun jumlah paket soal yang diberikan. Bahkan para guru-guru SLB-B perlu diberi pelatihan pembuatan media pembelajaran berbasis multimedia ini supaya mampu membuat media pembelajaran yang menarik bagi pembelajaran.
Melalui multimedia, para murid dengan sangat antusias mencoba program aplikasi yang telah dibuat dan disiapkan. Ekspresi gembira sangat tampak terlihat saat Chelsi, begitu biasa murid kelas persiapan ini disapa. Ketika media menayangkan gambar “gerobak”, ia langsung mengklik tulisan gerobak sambil mengucapkan kata: geer-rooob-baak-kk, dan ketika jawaban benar ia langsung berteriak “hooree”, sambil berdiri dari tempat duduknya. Saya senang bisa belajar dengan kakak-kakak ini, begitu tambahnya. Sementara ke sepuluh siswa lainnya asyik berlatih dan mengerjakan soal didampingi oleh para mahasiswa. Ternyata para anak tuna rungu ini begitu terampil dan cepat beradaptasi dengan teknologi yang baru saja dikenalnya. Tampak jelas bahwa mereka mampu secara mandiri mengerjakan seluruh soal yang terdiri dari 6 paket soal dengan masing-masing 3 variasi.
Hal yang luar biasa juga tampak terlihat pada para mahasiswa. Bagi Martina, Guido, Maria Isabella, Rizka, Meysi, Alicia, kegiatan ini merupakan pengalaman pertama yang sangat berharga. “Saat mereka mengucapkan selamat pagi, rasanya tuh aku langsung sedih gitu dan serasa mau menangis”, begitu kata Meysi sambil mengusap air matanya. Seringkali saya gampang mengeluh dan menyerah, namun hari ini aku belajar dari mereka bahwa aku tidak boleh gampang menyerah dan bersyukur atas segala yang diberikan Tuhan padaku. Sementara bagi Deon, Asto, Joseph, Jacky, Theo, Agus dan Nathan, kegiatan mengajar dan mendampingi belajar seperti ini sangat menyenangkan. Mereka adalah anak-anak yang istimewa yang memiliki semangat belajar, cita-cita tinggi, serta mau berkreasi dan aktif. Mereka semua luar biasa.
Pelatihan pemanfataan multimedia untuk pembelajaran kosa kata benda bagi anak tuna rungu ini, diharapkan tidak hanya berhenti sampai di sini. Pengembangan media pembelajaran lainnya, maupun pengembangan model yang sudah ada, tentu sangat diharapkan guna peningkatan pengusaan kosa kata bagi anak-anak tuna rungu. Bahkan para mahasiswa antar program studipun juga dapat saling berkolaborasi dalam membuat program penelitian, pengabdian masyarakat, dan dapat pula dituangkan dalam PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) misalnya. Manakala hati tertambat pada sesama, ilmu tak akan membisu. Kini duniaku tak lagi sepi, kini duniaku tak lagi sunyi. (EHP)
kembali
- Akselerasi Literasi Digital: Dosen USD Berdayakan Guru SD Timbulharjo Lewat NotebookLM dan ZEP-QUIZ
- Universitas Sanata Dharma Gelar Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial untuk Guru SD dan SMP Yayasan Kanisius cabang Yogyakarta
- Prodi Informatika Fakultas Sains dan Teknologi Raih Peringkat Akreditasi Unggul
- Pelatihan Generative AI: Magic School untuk Penyusunan Materi Ajar Guru SD Negeri Timbulharjo
- Kuliah Umum : Be More Than Ready. Be Ahead with Apple Developer Academy @ UC
- In House Training Literasi Digital: Pemanfaatan Aplikasi Pembelajaran untuk Guru
- Merawat Bumi Melalui Bersih Pantai Goa Cemara: Selebrasi FCH II Mahasiswa Informatika 2024
- Berbagi Pengetahuan tentang Inovasi Teknologi dengan Karyawan Yayasan Dinamika Edukasi Dasar
- Workshop Generative AI untuk Guru SD Timbulharjo: Membuka Inovasi dalam Pembelajaran Digital
- IT DAYS 2024
