Berita

In House Training Literasi Digital: Pemanfaatan Aplikasi Pembelajaran untuk Guru

23-05-2025 14:19:19 WIB WIB

https://web.usd.ac.id/fakultas/sainsdanteknologi/ti/f1l3/In%20House%20Training%20Literasi%20Digital%20Pemanfaatan%20Aplikasi%20Pembelajaran%20untuk%20Guru.png

Ketapang, 14 Mei 2025 - SMA Pangundi Luhur Santo Yohanes Ketapang menggelar "In House Training Literasi Digital: Pemanfaatan Aplikasi Pembelajaran untuk Guru". Pelatihan yang dihadiri oleh seluruh jajaran guru SMA PL Santo Yohanes ini menghadirkan dosen program studi Informatika Universitas Sanata Dharma, Ir. Kartono Pinaryanto, S.T., M.Cs. sebagai narasumber.
Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah ini berfokus pada peningkatan kemampuan literasi digital para pendidik dalam memanfaatkan berbagai aplikasi untuk menunjang proses pembelajaran. Para guru tampak antusias mengikuti sesi pelatihan yang mencakup tiga materi utama.
Ir. Kartono Pinaryanto membuka pelatihan dengan pengenalan App Inventor, sebuah platform yang memungkinkan guru membuat aplikasi mobile sederhana tanpa perlu pengetahuan coding yang kompleks. "App Inventor bisa menjadi alat yang sangat bermanfaat bagi guru untuk membuat aplikasi pembelajaran interaktif yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa," jelasnya.
Sesi kedua membahas tentang pemanfaatan Canva untuk pembuatan video animasi. Para guru diajak untuk mempraktikkan langsung pembuatan konten visual menarik yang dapat meningkatkan minat belajar siswa. "Dengan Canva, guru bisa membuat materi pembelajaran yang lebih interaktif dan sesuai dengan gaya belajar generasi digital," tambah Kartono.
Materi ketiga yang menjadi sorotan adalah penerapan Generative AI dalam pembelajaran. Narasumber mendemonstrasikan berbagai tools kecerdasan buatan yang dapat membantu guru dalam menyusun rencana pembelajaran, materi, hingga memberikan umpan balik kepada siswa.
"Generative AI seperti Claude, ChatGPT, Magic School dan Eduiade dapat menjadi asisten virtual yang membantu guru menghemat waktu dalam menyiapkan materi pembelajaran," ujar Kartono saat menjelaskan manfaat teknologi ini.
Kepala Sekolah SMA Pangundi Luhur Santo Yohanes, Bruder L. Edy Wahyudi FIC, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan pelatihan ini. "Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para guru. Teknologi terus berkembang pesat, dan para pendidik perlu mengikuti perkembangan tersebut agar dapat memberikan pembelajaran yang relevan bagi siswa," ungkapnya.
Br. Edy juga menyatakan harapannya agar pelatihan serupa dapat dilanjutkan di masa mendatang. "Kami berharap ada kelanjutan dari pelatihan ini, mungkin dalam bentuk workshop yang lebih fokus pada salah satu aplikasi atau teknologi tertentu," tambahnya.
Pelatihan literasi digital ini merupakan salah satu upaya SMA Pangundi Luhur Santo Yohanes Ketapang dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di era digital. Dengan pemahaman dan keterampilan dalam memanfaatkan aplikasi pembelajaran, para guru diharapkan dapat mengembangkan metode pengajaran yang lebih interaktif dan sesuai dengan kebutuhan siswa di era digital. [KP]

 kembali