Berita
Belajar Augmented Reality dan Sejarah Bangsa
28-07-2023 10:15:07 WIB WIB
Pada semester genap 2022/2023, Prodi Informatika USD menyelenggarakan matakuliah baru yang bertajuk Augmented Reality (AR). AR adalah teknologi yang memungkinkan pengguna bisa berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya melalui piranti kamera dan kemudian mendapatkan informasi tambahan mengenai lingkungan yang tertangkap dengan lebih hidup dan menarik. Saat ini keberadaan AR sudah jamak dijumpai di berbagai bidang, misalnya periklanan, pendidikan, dan kebudayaan. Dalam matakuliah pilihan ini, mahasiswa diajak untuk mendalami prinsip-prinsip dasar dan metodologi pengembangan AR dan mengimplementasikannya menjadi aplikasi.
Pada pertemuan ke-5, mahasiswa membuat AR sederhana sebagai tugas kelompok dan mempresentasikannya dengan baik. Ada macam-macam tema AR yang dibuat, yaitu AR untuk pengenalan berbagai obyek antara lain hewan, tanaman, alat-alat memasak, desain rumah, dan cerita kitab suci.
Di pertemuan ke-6 mahasiswa diajak untuk memulai tahapan implementasi dan uji coba pembuatan AR untuk kepentingan masyarakat. Dengan adanya dana hibah abdimas LPPM USD, tahapan dimulai dengan survey lokasi di desa wisata Pengtingsari Umbulharjo Cangkringan Sleman atau disingkat Dewi Peri yang akan ditambah fasilitas AR.
Pada 21 Maret 2023, rombongan dosen dan 30 mahasiswa peserta kuliah AR berangkat dari kampus Paingan Setelah sempat istirahat sejenak, acara dimulai dengan perkenalan singkat tim pemandu dari Dewi Peri dan dari USD. Selanjutnya rombongan bergerak ke situs Watu Luweng di dekat Kali Pawon, sebuah situs yang mempunyai nilai sejarah pada masa perjuangan kemerdekaan.
Di situs ini, dahulu warga desa memasak bahan bahan makan untuk mendukung perjuangan para gerilyawan perang kemerdekaan. Meski situs ini belum terawat dengan baik, namun banyak menginspirasi mahasiswa untuk mengembangkannya. Seorang mahasiswa mengusulkan pemasangan marker di suatu tempat dengan menggunakan papan khusus.
Rombongan juga mengunjungi situs Watu Dakon, sebuah situs dimana terdapat jejak pada batu yang menandakan adanya diskusi mengatur strategi perang para gerilyawan.
Di pertemuan ke-8, pembelajaran dilakukan dengan studi tiru AR ke Diorama Arsip Jogja. Mahasiswa antusias memindai semua marker AR untuk belajar mengenai bentuk pemanfaatan AR secara nyata di bidang budaya, pendidikan sekaligus sejarah.
Salah satu teknologi AR yang menarik bagi mahasiwa terdapat di ruang 12, yaitu Ruang Penataan Pemerintah DIY. Teknologi AR yang di tampilkan berupa surat-surat suara dari berbagai partai tempo dulu yang berhamburan dari kotak suara. Efek animasi yang diberikan sangat menarik sehingga terkesan hidup dan dapat menyampaikan informasi secara visual kepada pengunjung.
Masih banyak teknologi AR lainnya yang juga menarik dan pada akhirnya menimbulkan rasa syukur atas perjalanan sejarah, kemerdekaan dan kehidupan harmonis di Jogja. Rasa yang kembali menyeruak dalam hati, dan meneguhkan lagi pengalaman lalu saat mengunjungi berbagai situs di Dewi Peri.
Pengalaman belajar AR di semester ini tentu saja tidak sekadar belajar tentang teknologi yang sedang menjadi trend. Melalui pembelajaran AR, mahasiswa juga diajak untuk menghargai budaya, lingkungan dan sejarah bangsa. Dari sana, muncul banyak optimisme dan gagasan-gagasan bagi pengembangan teknologi AR yang kontekstual dengan situasi dan kebutuhan masyarakat Indonesia. (ARW/AFH-Humas)
kembali
Di pertemuan ke-6 mahasiswa diajak untuk memulai tahapan implementasi dan uji coba pembuatan AR untuk kepentingan masyarakat. Dengan adanya dana hibah abdimas LPPM USD, tahapan dimulai dengan survey lokasi di desa wisata Pengtingsari Umbulharjo Cangkringan Sleman atau disingkat Dewi Peri yang akan ditambah fasilitas AR.
Pada 21 Maret 2023, rombongan dosen dan 30 mahasiswa peserta kuliah AR berangkat dari kampus Paingan Setelah sempat istirahat sejenak, acara dimulai dengan perkenalan singkat tim pemandu dari Dewi Peri dan dari USD. Selanjutnya rombongan bergerak ke situs Watu Luweng di dekat Kali Pawon, sebuah situs yang mempunyai nilai sejarah pada masa perjuangan kemerdekaan.
Di situs ini, dahulu warga desa memasak bahan bahan makan untuk mendukung perjuangan para gerilyawan perang kemerdekaan. Meski situs ini belum terawat dengan baik, namun banyak menginspirasi mahasiswa untuk mengembangkannya. Seorang mahasiswa mengusulkan pemasangan marker di suatu tempat dengan menggunakan papan khusus.
Rombongan juga mengunjungi situs Watu Dakon, sebuah situs dimana terdapat jejak pada batu yang menandakan adanya diskusi mengatur strategi perang para gerilyawan.
Di pertemuan ke-8, pembelajaran dilakukan dengan studi tiru AR ke Diorama Arsip Jogja. Mahasiswa antusias memindai semua marker AR untuk belajar mengenai bentuk pemanfaatan AR secara nyata di bidang budaya, pendidikan sekaligus sejarah.
Salah satu teknologi AR yang menarik bagi mahasiwa terdapat di ruang 12, yaitu Ruang Penataan Pemerintah DIY. Teknologi AR yang di tampilkan berupa surat-surat suara dari berbagai partai tempo dulu yang berhamburan dari kotak suara. Efek animasi yang diberikan sangat menarik sehingga terkesan hidup dan dapat menyampaikan informasi secara visual kepada pengunjung.
Masih banyak teknologi AR lainnya yang juga menarik dan pada akhirnya menimbulkan rasa syukur atas perjalanan sejarah, kemerdekaan dan kehidupan harmonis di Jogja. Rasa yang kembali menyeruak dalam hati, dan meneguhkan lagi pengalaman lalu saat mengunjungi berbagai situs di Dewi Peri.
Pengalaman belajar AR di semester ini tentu saja tidak sekadar belajar tentang teknologi yang sedang menjadi trend. Melalui pembelajaran AR, mahasiswa juga diajak untuk menghargai budaya, lingkungan dan sejarah bangsa. Dari sana, muncul banyak optimisme dan gagasan-gagasan bagi pengembangan teknologi AR yang kontekstual dengan situasi dan kebutuhan masyarakat Indonesia. (ARW/AFH-Humas)
- Akselerasi Literasi Digital: Dosen USD Berdayakan Guru SD Timbulharjo Lewat NotebookLM dan ZEP-QUIZ
- Universitas Sanata Dharma Gelar Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial untuk Guru SD dan SMP Yayasan Kanisius cabang Yogyakarta
- Prodi Informatika Fakultas Sains dan Teknologi Raih Peringkat Akreditasi Unggul
- Pelatihan Generative AI: Magic School untuk Penyusunan Materi Ajar Guru SD Negeri Timbulharjo
- Kuliah Umum : Be More Than Ready. Be Ahead with Apple Developer Academy @ UC
- In House Training Literasi Digital: Pemanfaatan Aplikasi Pembelajaran untuk Guru
- Merawat Bumi Melalui Bersih Pantai Goa Cemara: Selebrasi FCH II Mahasiswa Informatika 2024
- Berbagi Pengetahuan tentang Inovasi Teknologi dengan Karyawan Yayasan Dinamika Edukasi Dasar
- Workshop Generative AI untuk Guru SD Timbulharjo: Membuka Inovasi dalam Pembelajaran Digital
- IT DAYS 2024
