Fakultas Bisnis dan Ekonomi
Berita

Dosen FBE USD Raih Hibah Penelitian Kemdiktisaintek 2026, Teliti Inklusivitas Event Berbasis Teori Stakeholder

07-05-2026 23:13:26 WIB

YOGYAKARTA – Ike Janita Dewi, dosen Fakultas Bisnis dan Ekonomi Universitas Sanata Dharma (FBE USD), meraih hibah penelitian dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) tahun 2026. Penelitian berjudul “Pengembangan Event yang Inklusif dalam Perspektif Stakeholder Theory yang Mendukung Ekuitas Brand Event dan Loyalitas Pengunjung” ini mengangkat isu inklusivitas dalam penyelenggaraan event, dengan objek studi Art Jog, event seni budaya terbesar di Yogyakarta.

Ike Janita Dewi, Ph.D., yang akrab disapa Bu Ike, mengungkapkan bahwa inspirasi penelitian ini berawal dari keterlibatannya dalam kajian bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terkait Art Jog event seni rutin yang diselenggarakan setiap bulan Juli hingga September di Yogyakarta.

Saya memiliki concern dan passion terhadap pengembangan event sebagai wisata budaya. Dalam event Art Jog, saya melihat bahwa mereka telah memiliki kesadaran akan inklusivitas. Mereka sudah menampilkan kerajinan dari para penyandang disabilitas dan memfasilitasi kaum disabilitas untuk memiliki ruang yang sama dengan orang lain,” ujar Bu Ike.

Dari situlah muncul kesadaran bahwa masih banyak tempat yang belum memiliki kesadaran serupa. “Lalu saya terinspirasi untuk mengangkat isu ini ke dalam penelitian dengan menggabungkan teori stakeholder dan marketing,” tambahnya.

Penelitian ini akan dilaksanakan di Art Jog, yang merupakan event seni budaya terbesar di Yogyakarta. Selain dikenal sebagai ruang ekspresi seni rupa kontemporer, Art Jog juga rutin menggandeng kaum disabilitas untuk menunjukkan bakat mereka dan memberikan ruang pamer yang setara dengan peserta lain.

Bu Ike meneliti bagaimana inklusivitas yang telah diterapkan oleh Art Jog dapat memengaruhi ekuitas merek event dan loyalitas pengunjung, serta bagaimana perspektif para pemangku kepentingan (stakeholder) dapat turut mendorong terciptanya event yang lebih ramah dan terbuka bagi semua kalangan.

Penelitian ini merupakan kelanjutan dari hibah yang diperoleh Bu Ike pada tahun 2024 dari Kemdiktisaintek dengan skema PDB (Program Dana Padanan).

Sebelumnya yang kami kaji adalah pengukuran dampak sebuah event, khususnya di bidang ekonomi dan pariwisata, apakah event tersebut memiliki dampak jika diselenggarakan atau tidak. Sekarang kami melanjutkan ke isu inklusivitas,” jelas Bu Ike.

Bu Ike menegaskan bahwa penelitian ini selalu melibatkan mahasiswa. Baginya, mahasiswa tidak boleh hanya belajar di dalam kampus, tetapi juga harus mengambil langkah kontribusi nyata di masyarakat.

Mahasiswa harus mengetahui permasalahan yang terjadi di masyarakat seperti apa. Karena melalui kontribusi nyata kepada masyarakat, mahasiswa akan terlatih untuk memiliki kemampuan komunikasi yang baik, mental yang kuat dalam menghadapi masyarakat, dan belajar rendah hati. Ketiga hal ini akan menjadi pembentukan karakter mahasiswa,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa kontribusi nyata dimulai dengan karakter yang terbentuk dan mental yang terlatih untuk mau membuka diri terhadap peristiwa yang terjadi di luar sana. “Mahasiswa bisa memulai kontribusi dengan langkah kecil, misalnya menjadi asisten penelitian atau asisten pengabdian dari para dosen yang melaksanakan,” pesan Bu Ike.

Hibah penelitian yang diraih Bu Ike tahun 2026 ini tidak hanya menjadi pencapaian akademik semata, tetapi juga membuka ruang bagi pengembangan event-event di Indonesia yang lebih inklusif dan berpihak pada kaum disabilitas. Dengan melibatkan mahasiswa secara aktif, penelitian ini sekaligus menjadi wahana pembelajaran nyata yang membentuk karakter, empati, dan kepedulian sosial generasi muda. FBE USD, melalui penelitian ini, kembali menegaskan komitmennya pada pendidikan yang holistik, transformatif, dan humanis. (kf)

Kembali