BERITA

Integrasi Human Flourishing dalam Pembaruan Kurikulum Teknik Mesin Universitas Sanata Dharma

Integrasi Human Flourishing dalam Pembaruan Kurikulum Teknik Mesin Universitas Sanata Dharma

Empat dosen Program Studi Teknik Mesin Universitas Sanata Dharma - Dr. Budi Sugiharto, Gilang Argya Dyaksa, M.Eng., Dr. Eng. I Made Wicaksana, dan Heryoga Winarbawa, M.Eng.—mengikuti seminar bertema Human Flourishing yang diselenggarakan pada Jumat, 24 April 2026 di Ruang Seminar Driyarkara, Kampus II Mrican. Seminar ini menghadirkan Vice Chancellor dan President Australian Catholic University (ACU), Prof. Zlatko Skrbis, sebagai pembicara utama. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi akademik yang penting bagi para dosen dalam memahami arah baru pendidikan tinggi yang menekankan pengembangan manusia secara menyeluruh, tidak hanya pada aspek keilmuan dan keterampilan teknis.




Dalam pemaparannya, Prof. Skrbis menekankan bahwa konsep Human Flourishing menempatkan manusia sebagai pusat dari proses pendidikan. Keberhasilan pendidikan tidak hanya dilihat dari capaian akademik, tetapi juga dari kemampuan individu untuk menemukan makna hidup, membangun relasi yang sehat, serta berkontribusi secara nyata bagi masyarakat. Perspektif ini sangat relevan bagi bidang teknik mesin, yang selama ini identik dengan pendekatan teknis, namun kini dituntut untuk lebih peka terhadap dimensi sosial, etika, dan keberlanjutan dalam setiap inovasi yang dihasilkan.

Bagi Universitas Sanata Dharma, gagasan Human Flourishing memiliki keselarasan yang kuat dengan nilai-nilai dasar yang dihidupi, seperti penghargaan terhadap martabat manusia, semangat pencarian kebenaran, serta komitmen pada pelayanan bagi sesama. Kehadiran para dosen dalam seminar ini menjadi bagian dari upaya institusional untuk memperkaya perspektif dalam pengembangan kurikulum. Nilai-nilai humanis yang telah menjadi fondasi universitas diharapkan dapat semakin terintegrasi secara konkret dalam proses pembelajaran di Program Studi Teknik Mesin.

Sebagai implikasi, pembaruan kurikulum Teknik Mesin Universitas Sanata Dharma diarahkan untuk mengadopsi pendekatan yang lebih holistik dan integratif. Tidak hanya berfokus pada penguasaan ilmu rekayasa, kurikulum juga akan mendorong pengembangan karakter, kemampuan reflektif, serta kesadaran etis mahasiswa. Integrasi proyek berbasis masalah nyata, pembelajaran lintas disiplin, dan penanaman nilai kemanusiaan dalam setiap mata kuliah menjadi langkah strategis untuk mewujudkan lulusan yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga mampu berkembang sebagai pribadi yang utuh dan memberi kontribusi positif bagi masyarakat luas.

 kembali