BERITA

MAHASISWA TEKNIK ELEKTRO USD PRESENTASIKAN RISET PADA EECSI 2026

 Mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Universitas Sanata Dharma (USD), Abner Frans Jarangga, berpartisipasi sebagai presenter dalam 13th International Conference on Electrical Engineering, Computer Science, and Informatics (EECSI) 2026 pada Rabu, 2 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di Grand Rohan Jogja ini diselenggarakan secara hybrid dan diikuti oleh akademisi, peneliti, mahasiswa, serta praktisi dari berbagai institusi. EECSI 2026 diselenggarakan oleh Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sebagai host, bersama Universitas Islam Agung (UNISSULA), Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Sriwijaya (UNSRI), Universiti Teknikal Malaysia, SRM Institute of Science and Technology, Universiti Teknologi Malaysia, dan Universiti Teknologi MARA (Melaka Branch) sebagai joint organizers. 

Dalam konferensi tersebut, Abner mempresentasikan paper berjudul “Safe Speed Limit Control System for Diesel Engine Vehicle Model Using Fuzzy Logic Controller with IoT Based Monitoring”. Penelitian ini ditulis bersama Ir. Damar Widjaja, Ph.D. sebagai penulis kedua. Topik yang diangkat memadukan penerapan Fuzzy Logic Controller dengan teknologi Internet of Things (IoT) untuk sistem pengendalian batas kecepatan pada model kendaraan bermesin diesel serta pemantauannya.

  

Keikutsertaan Abner dalam EECSI 2026 menjadi kesempatan untuk mempresentasikan hasil penelitian di forum internasional sekaligus memperoleh pengalaman akademik melalui interaksi dengan peserta dari berbagai institusi. EECSI sendiri memiliki cakupan bidang yang luas, termasuk sistem tenaga, elektronika dan instrumentasi, kendali dan otomasi, jaringan telekomunikasi, IoT, hingga kecerdasan buatan dan soft computing, sehingga menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai penelitian dan pengembangan teknologi lintas bidang.

Melalui keikutsertaan mahasiswa dalam konferensi internasional, Program Studi Teknik Elektro USD terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan penelitian sekaligus mengomunikasikan hasilnya dalam forum akademik yang lebih luas. Partisipasi ini diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga bagi Abner dalam memperluas wawasan, jejaring akademik, dan kontribusi dalam pengembangan teknologi di bidang Teknik Elektro. (NZ)


 kembali