BERITA

Tiga Mahasiswi Teknik Elektro USD Berhasil Bawa Pulang Piala dalam Kegiatan IGNITE Future Fest 2025 Di Universitas Mataram

IGNITE FUTURE FEST 2025 merupakan sebuah perlombaan hasil kolaborasi dari Futura Innovation Hub dengan Himasepta (Himpunan Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian) Universitas Mataram. Program kompetisi ini berlangsung di Universitas Mataram, Lombok pada tanggal 25 Oktober 2025 dengan tema yang bertajuk “MANDALIKA: Moving Aspirations, Navigating Digital Shifts, Advancing Innovation, and Igniting Progress for Indonesia Emas 2045”. Pada acara IGNITE Future Fest 2025 kali ini terdapat 2 kategori utama yaitu Essay dan Business Plan. Di dalamnya terdapat 7 Sub Bidang yaitu Energi & Lingkungan, Pendidikan & Sains, Gizi & Kesehatan, Pertanian & Pangan, Industri Kreatif, Sosial & Ekonomi, Pariwisata, Teknologi, F&B dan Kuliner, Fashion & Desain.

(Sumber foto: Dokumentasi Tim IGNITE Future Fest 2025)

Program studi Teknik Elektro Universitas Sanata Dharma mengirimkan 3 orang mahasiswanya untuk mengikuti perlombaan IGNITE Future Fest 2025. Mahasiswa tersebut adalah Angelina Ni Putu Yulia Pratiwi dan Angelyn Patricia Tamatompo dari angkatan 2023 dan Ganeza Indira Pratiwi mahasiswi angkatan 2024. Mereka melewati berbagai tahap persiapan berbulan-bulan sampai akhirnya bisa lolos sebagai finalis. Setelah mendapat pengumuman bahwa esai mereka lolos, mereka kemudian mendapatkan pendampingan dari salah satu dosen dari Prodi Teknik Elektro yaitu Ibu Regina Chelinia Erianda Putri. Beberapa kali mereka juga melakukan latihan presentasi di hadapan Ibu Chelin bersama dengan Ibu Prima Ari Setiyani untuk mendapat masukan baik dari sisi layout presentasi maupun cara memberikan memaparkan presentasi mereka.

Ganeza, Angelyn dan Angel mengikuti perlombaan kategori Essay dalam sub bidang Energi & Lingkungan dengan judul “Pengelolaan E-Waste Berbasis  Kreativitas: Dari Masalah Menuju Solusi”. Dalam esai ini ketiga mahasiswi Prodi Teknik Elektro USD ini membahas keresahan dari permasalahan meningkatnya jumlah limbah elektronik di dunia dan hanya sekitar 20% yang didaur ulang secara aman. Rendahnya kesadaran masyarakat, kurangnya infrastruktur penanganan limbah, serta aturan yang lemah membuat sebagian besar limbah elektronik tersebut diproses secara informal. Tentunya hal ini menyebabkan pencemaran lingkungan dan ancaman kesehatan. Salah satu solusi inovatif adalah penggunaan tinta konduktif berbasis air yang ramah lingkungan, sebagai pengganti solder timah beracun.

IGNITE Future Fest 2025 diikuti oleh setidaknya 53 kampus dari seluruh penjuru Indonesia dengan jumlah peserta tidak kurang dari 90 peserta. Kegiatan perlombaan ini dilakukan pada hari Sabtu, 25 Oktober 2025 mulai pukul 07.00 WITA. Kegiatan ini dimulai dengan sesi presentasi tertutup oleh 1 orang juri, di mana para peserta menunjukkan hasil karya dan inovasi mereka. Setelah sesi presentasi selesai kegiatan dilanjutkan dengan babak final dari hasil presentasi dan inovasi terbaik dari tiap sub kategori. Tim Ganeza dkk. telah memberikan performa terbaik mereka namun belum bisa maju ke babak presentasi final dihadapan seluruh peserta di Gedung Dome, Universitas Mataram. Meski tidak lolos babak final, Tim Ganeza dkk. berhasil menunjukkan kualitas dan kreativitas yang luar biasa dengan meraih beberapa juara, yakni Juara 2 Essay dan mendapatkan medali silver, penghargaan Best Favorit Poster, dan penghargaan Best Idea pada kategori Energi & Lingkungan. Prestasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa walaupun tidak menembus babak puncak, kontribusi dan semangat inovasi mereka tetap diakui dan diapresiasi.

Kegiatan hari pertama berakhir pada pukul 17.00 WITA dan kemudian ditutup dengan berfoto bersama dengan seluruh panitia, juri dan peserta. Kemudian peserta kembali ke hotel untuk beristirahat dan mempersiapkan diri untuk kegiatan hari berikutnya.

(Sumber foto: Dokumentasi  Tim IGNITE Future Fest 2025)

Pada hari selanjutnya Minggu, 26 Oktober 2025 kegiatan dilanjutkan dengan berwisata berkeliling pulau Lombok dimulai pukul 07.00 WITA. Kegiatan pada hari ke-2 ini diikuti oleh seluruh peserta lomba dan panitia. Rangkaian destinasi wisata yang dikunjungi meliputi Pulau Gili Trawangan, Desa Adat Sade, Pantai Kuta Mandalika, Sirkuit Mandalika, dan Bukit Merese. Sebelum kembali, peserta juga mampir ke Pusat Oleh-oleh Sasaku.

(Sumber foto: Dokumentasi Tim IGNITE Future Fest 2025)

Kegiatan IGNITE Future Fest 2025 menjadi momen istimewa dan bermakna bagi Ganeza, Angelyn, dan Angel. Mereka tidak hanya berkompetisi dengan ide-ide elektro yang inovatif dan ramah lingkungan, tetapi juga belajar untuk menghargai pentingnya pelestarian alam melalui teknologi. Pengalaman ini memperkuat semangat kolaborasi dan memperluas jejaring sosial mereka diluar lingkup kampus, membuka wawasan baru dibidang teknologi dan lingkungan. Melalui momen ini, mereka memperoleh kenangan yang berharga dan menjadi bagian dari langkah awal mereka dalam berkontribusi positif bagi masa depan yang berkelanjutan.

(Reportase oleh Regina Chelinia Erianda Putri)
(Editor : IRF)

 kembali