BERITA
Seuntai Perjalanan KKN Menyumbung di Ketapang Kalimantan Barat
Oleh: Marcelina Popy Aryananda
Banyak pengalaman dan pembelajaran yang saya dapatkan selama saya mengikuti KKN di Paroki Salib Suci Menyumbung. Pengalaman yang saya dapatkan dimulai dari perjalanan menuju ketapang pada tanggal 22 Juni 2023. Perjalanan tersebut kami tempuh dua hari lamanya dengan menggunakan kapal. Kami merasa diayun-ayun oleh ombak yang cukup besar dan tanpa adanya sinyal.

Kami sampai di Pelabuhan Ketapang tanggal 24 Juni 2023 dan disambut oleh Romo Simon. Kami dipersilakan untuk beristirahat di Catholic Center semalam. Keesokan harinya, masing-masing kelompok berangkat ke empat paroki yang sudah ditentukan yaitu Randau, Balai Semandang, Serengkah dan Menyumbung.
Pada tanggal 25 Juni 2023, saya dan rekan kelompok KKN, menuju ke tempat KKN di Paroki Salib Suci Menyumbung. Jarak yang kami tempuh cukup jauh sehingga kami berangkat lebih awal dibandingkan teman-teman lainnya. Kepergian kami dihantar oleh teman-teman, Dosen dan Romo Simon. Sesampai di paroki, kami disambut hangat oleh Romo Roy dan Romo Kari serta teman-teman OMK Paroki Salib Suci Menyumbung. Dalam melaksanakan KKN selama satu bulan, kami memiliki program rancangan kegiatan untuk di sekolah dan kegiatan rohani di Paroki Salib Suci Menyumbung. Kegiatan pertama yang kami laksanakan yaitu Rekoleksi Sekami dan Misdinar.
Rekoleksi Sekami dan Ekaristi Kaum Muda Paroki Salib Suci Menyumbung
Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari satu malam, anak-anak sangat senang dan excited datang. Stasi yang hadir pada rekoleksi tersebut adalah stasi yaitu Sengkuang, Sepanggang dan Menyumbung. Rekoleksi hari pertama, kegiatan diisi dengan pendalaman iman anak, lalu diminta mengambarkan cita-cita mereka dalam meraih masa depan. Selanjutnya, Pastor Roy juga memberikan sharing iman untuk teman-teman sekami dan misdinar. Pastor Roy juga meminta anak-anak untuk menuliskan harapan di selembar kertas, kemudian dibakar dalam api tungku yang sudah diberkati air suci. Pembakaran kertas harapan tersebut sebagai tanda doa dan impian anak-anak sekolah minggu dan misdinar di masa depan. Rekoleksi hari kedua dilanjutkan dengan outbound, terdapat tujuh pos dan setiap pos memiliki tantangannya masing-masing. Kegiatan rekoleksi ini bertujuan untuk meningkatkan dan melatih teman-teman SEKAMI untuk berani mengambil keputusan, bekerja sama serta kompak, dan melatih kemandirian.
Selain Rekoleksi Sekolah Minggu dan Misdinar, KKN Universitas Sanata Dharma berkolaborasi dengan KKN Universitas Atma Jaya mengadakan EKM (Ekaristi kaum Muda) di Paroki Salib Suci Menyumbung. Banyak rangkaian kegiatan yang kami berikan baik pendalam iman dan outbound, tujuannya untuk memperat kekompakan teman-teman OMK sebagai harapan masa depan gereja. Selain itu, kami juga merealisasikan dalam pembuatan pupuk organik yang dibantu oleh teman-teman OMK PSSM. Pembuatan pupuk bertujuan untuk memberikan pupuk pada tanaman sayuran, karena pembuatan pupuk organik di paroki salib Suci Menyumbung sebelumnya belum pernah dilakukan.SD Santo Agustinus Menyumbung
Program sekolah yang dilaksanakan, yaitu mengajar di SD Santo Agustinus Menyumbung. Para guru dan anak-anak sangat senang serta menerima hangat kehadiran kami. Selama di sekolah, kami membantu mengajar dan mendampingi belajar di kelas 2,3,5 dan 6. Banyak pengalaman yang kami peroleh selama proses belajar dan mengajar dilakukan. Salah satu di antaranya adalah kami menemui permasalahan yang terjadi pada anak-anak adalah kesulitan dalam membaca baik kelas atas ataupun kelas bawah. Untuk mengatasi hal tersebut, kami melakukan bimbingan belajar membaca untuk anak-anak. Bimbingan belajar ini dimaksudkan untuk meningkatkan kelancaran membaca anak SD. Bimbingan belajar tersebut diselenggarakan seminggu dua kali.

Selain melaksanakan proses belajar dan mengajar di sekolah, kami juga mengadakan sekolah minggu yang sudah lama tidak diadakan setelah misa. Anak-anak sangat gembira dan datang bersama-sama setelah misa selesai. Kami bernyanyi, belajar membaca, mengambar dan belajar berdoa bersama anak-anak sekolah minggu.
Pengalaman Baru dan Kenangan di Menyumbung
Tidak hanya kegiatan rohani saja, saya banyak mengenal adat istiadat dan kebiasan yang masih kental di Menyumbung. Adanya adat bergamal atau penggunaan alat musik tradisional untuk mengiringi acara adat pernikahan. Cara pengobatan adat tradisional dengan sesajian yang dilakukan oleh dukun. Selain itu, adat berpusak jika menolak dengan baik, makanan atau minuman yang disuguhkan supaya terhindar dari kepunuhan atau malapetaka dan acara gawai adat sebagai acara wajib yang ada tiap tahunnya.Saya merasa senang dan bersyukur bertemu Romo, masyarakat, teman-teman SEKAMI dan OMK PSSM, serta teman-teman KKN Atma Jaya Yogyakarta yang sudah berdinamika selama satu bulan lamanya. Masyarakat menerima kami dengan ramah, bekerjasama dan membantu kegiatan-kegiatan yang kami laksanakan selama KKN di Paroki Salib Suci Menyumbung. Kami mendapat keluarga, teman dan pengalaman baru yang tidak akan terlupakan di Menyumbung, Ketapang, Kalimantan Barat.

Bila ada sumur diladang boleh kita menumpang mandi, bila ada umur panjang boleh kita ke menyumbung lagi :)
swp/pkkn
kembali
- Satu Minggu Sebelum Penarikan, Evaluasi Lapangan KKN LXIX (ke-69) Dilaksanakan
- Universitas Sanata Dharma Terjunkan 694 Mahasiswa untuk KKN Angkatan LXIX
- Mahasiswa KKN Sanata Dharma Diterjunkan untuk Berkarya di Ketapang
- Pembekalan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual KKN LXIX
- Sosialisasi Panitia KKN LXIX kepada Para Dukuh
- Pembekalan Operasional bagi Mahasiswa Peserta KKN LXIX
- Mahasiswa KKN LXVIII Siap Berkontribusi di Ketapang, Kalimantan Barat
- Peserta KKN Ketapang USD Diberangkatkan
- Seuntai Perjalanan KKN Menyumbung di Ketapang Kalimantan Barat
- Kisah KKN di Balai Semandang, Ketapang, Kalimantan Barat
