Kolom
Bahasa Indonesia Bisa Jadi Bahasa Internasional?
Bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional bukanlah sebagai wacana saja. Potensi Bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional cukup mumpuni. Hal ini didukung oleh banyaknya penduduk asing yang tertarik dengan Bahasa Indonesia.
Salah satu contohnya adalah Korea Selatan yang banyak orang mudanya mempelajari bahasa dan sastra Indonesia di jenjang perguruan tinggi. Di bagian dunia lain, yaitu Australia, bahasa Indonesia merupakan salah satu pelajaran wajib bagi siswa TK hingga SMP.
Selain itu, negara tetangga Indonesia seperti Singapura dan Malaysia cenderung bisa memahami bahasa Indonesia. Hal ini disebabkan kemiripan antara bahasa Melayu dengan bahasa Indonesia itu sendiri.
Struktur bahasa dan kata kerja yang tidak memiliki sifat khusus membuat bahasa Indonesia mudah untuk dipelajari. Bahasa Indonesia hanya memiliki satu bentuk kata kerja tanpa sifat khusus seperti bahasa Perancis. Kemudian, bahasa Indonesia juga tidak memiliki kata kerja bentuk lampau, saat ini, maupun akan datang layaknya bahasa Inggris.
Penggunaan struktur dan kata kerja yang mudah ini akan membantu seseorang dapat belajar secara cepat dalam penggunaan bahasa Indonesia. Selain itu, bahasa Indonesia juga menggunakan aksara Latin yang universal. Aksara latin ini akan membantu orang asing semakin mudah memahami kalimat dalam Bahasa Indonesia.
Banyaknya penduduk Indonesia yang sering melancong ke luar negeri mendukung persebaran penggunaan bahasa Indonesia juga. Dalam kasus tersebut, khususnya di Arab Saudi, banyak pedagang oleh-oleh haji yang mampu berkomunikasi dalam bahasa Indonesia. Hal ini disebabkan sebagian besar dari kuota haji adalah masyarakat Indonesia yang menggunakan bahasa ibunya.
Secara tidak langsung bahasa Indonesia dapat dikenali dan dipelajari oleh beberapa orang secara tidak formal. Kemudian, banyaknya tenaga kerja yang dikirim Indonesia juga membantu persebaran bahasa Indonesia. Tenaga kerja Indonesia (TKI) dan tenaga kerja wanita (TKW), meskipun sedang bekerja di negeri orang, masih sering menggunakan bahasa Indonesia sehingga beberapa orang yang berkomunikasi intens dengan mereka secara tidak langsung akan memahami bahasa Indonesia.
Kemudian banyaknya pelajar Indonesia mengambil kesempatan untuk menempuh pendidikan di luar negeri. Para pelajar tersebut biasanya membentuk komunitas untuk berkumpul bersama teman-teman yang berasal dari Indonesia untuk tetap mendapatkan dukungan dan rasa kekeluargaan. Hal ini secara tidak langsung juga membantu melestarikan dan menyebarkan penggunaan bahasa Indonesia di luar negeri.
Berdasarkan data dan beberapa fakta pendukung di atas, besar kemungkinan bahasa Indonesia mampu menjadi bahasa internasional. Meskipun begitu, masih diperlukan banyak dukungan dari berbagai elemen masyarakat Indonesia. Ketersediaan pengajar bahasa Indonesia bagi penutur asing, perangkat lunak atau bahan ajar bagi penutur asing, dan juga dukungan diplomasi dari pemerintah sangat diharapkan untuk mewujudkan mimpi bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional.
Penulis: Damasa Elda Dorothy Simbolon | Gambar: Freepik
- Materi Puisi Lama Membosankan? Ini Trik Membuat Caption Berkelas dengan Pantun, Gurindam, dan Syair!
- Lalu Kapan Berjumpa Lagi?
- Representasi Peran Keluarga dalam Pembentukan Kepribadian Anak Melalui Film “Anak Lanang”
- Bertaut di Antara Masa Lalu dan Masa Depan
- Konflik Batin yang Sering Dialami Anak Rantau
- Garis Tepi Masa Purnabakti
- Ina Essy, Revolusi, hingga Perkara Uang Tunjangan
- Memori Luka 98 dan Gaung Kebengisan Orba: Resensi Cerpen "Clara" Karya Seno Gumira Ajidarma
- Jeda Semester: Beberapa Rekomendasi Buku untuk Mahasiswa Sastra
- Beragam Fungsi Tanda Hubung dalam Bahasa Indonesia