Berita

Derap Inovasi Pembelajaran IPS: MGMP IPS Kabupaten Sleman Gelar Workshop Implementasi STEM, STEAM, dan STEAMS

13/08/2026 09:08:23 WIB

Sleman — Komunitas Belajar (Kombel) Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) IPS Kabupaten Sleman kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu dan kualitas pembelajaran melalui penyeleggaraan Workshop STEM, STEAM, STEAMS dan Implementasinya. Kegiatan yang mempertemukan pendidik IPS jenjang SMP dan MTs se-Kabupaten Sleman ini berlangsung penuh antusiasme bertempat di SMP Negeri 1 Depok.

Di tengah pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi abad ke-21, pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dituntut untuk tidak lagi sekadar hafalan, melainkan berfokus pada integrasi lintas disiplin ilmu serta penyelesaian masalah kontekstual. Workshop ini hadir sebagai ruang belajar bersama para guru untuk merancang pembelajaran yang lebih interaktif, relevan, dan bermakna bagi peserta didik.

Hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Dr. Yohanes Maria Vianey Mudayen, S.Pd., akademisi sekaligus dosen Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Dalam pemaparannya, Dr. Mudayen mengupas tuntas kerangka kerja pendekatan Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics, and Spiritual/Social (STEAMS) serta strategi praktis menyajikannya dalam ruang kelas IPS.

Selama workshop berlangsung, para guru SMP dan MTs se-Kabupaten Sleman diajak untuk:
Memahami Evolusi Pendekatan: Dari integrasi dasar (STEM) menuju penguatan unsur seni dan humaniora (STEAM), hingga pembentukan karakter holistik berlandaskan nilai sosial dan spiritual (STEAMS).
Merancang Modul Ajar Kontekstual: Menyusun skenario pembelajaran IPS yang menghubungkan isu-isu ekonomi, geografi, dan sejarah lokal Sleman dengan pemecahan masalah berbasis proyek (Project-Based Learning).
Simulasi Implementasi Kelas: Merancang instrumen penilaian dan aktivitas siswa yang mendorong berpikir kritis, kolaboratif, serta kreatif.
Melalui kegiatan Kombel ini, MGMP IPS Kabupaten Sleman berharap para pendidik mampu membawa angin segar ke dalam kelas masing-masing, menciptakan suasana belajar yang adaptif, inovatif, serta siap membekali generasi muda Sleman menghadapi tantangan zaman.

 kembali