Berita
Dosen Pendidikan Kimia USD Latih Guru di Nabire dengan Konsep Small Scale Chemistry
07-11-2025 11:23:04 WIB
Dosen Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Sanata Dharma, Fransisca Ditawati Nur Pamenang, S.Pd., M.Sc. dan Dr. Lucia Wiwid Wijayanti bersama dengan dosen JPMIPA USD melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SMA YPPK Adhi Luhur, Nabire, Papua Tengah, pada 29-30 September 2025. Kegiatan ini mengusung tema “Pembelajaran Kimia Berbasis Eksperimen dengan Menggunakan Bahan-Bahan Aman di Lingkungan Sekitar dengan Konsep Small Scale Chemistry.”
Pelatihan diberikan kepada guru kimia SMA dan guru IPA SMP dengan tujuan membekali para pendidik kemampuan untuk melaksanakan pembelajaran kimia berbasis eksperimen sederhana, aman, dan kontekstual, terutama di daerah dengan keterbatasan fasilitas laboratorium. Kegiatan pelatihan dibagi menjadi dua sesi: Sesi 1 untuk guru kimia SMA, dan Sesi 2 untuk guru IPA SMP.
Pada sesi pertama, Dita membawakan materi tentang elektrolisis air. Peserta diperkenalkan dengan konsep dasar elektrolisis sebagai proses penguraian zat elektrolit oleh arus listrik, yang melibatkan perubahan energi listrik menjadi energi kimia melalui reaksi redoks (reduksi dan oksidasi). Guru-guru kemudian diajak melakukan eksperimen sederhana menggunakan garam Epsom sebagai larutan elektrolit, sedotan plastik sebagai pengganti tabung reaksi, jarum sebagai elektroda, dan baterai sebagai sumber listrik. Eksperimen ini membuktikan secara langsung proses elektrolisis air yang menghasilkan gas hidrogen dan oksigen. Menurut Dita, “Kimia tidak boleh lepas dari eksperimen, karena eksperimenlah yang membuat konsep menjadi hidup dan mudah dipahami.”


Pada sesi kedua, pelatihan berfokus pada eksperimen sel bahan bakar hidrogen sebagai pengantar konsep energi terbarukan. Dita mengawali dengan pengenalan mobil listrik berbahan bakar hidrogen serta keunggulan penggunaan hidrogen sebagai energi bersih. Guru-guru kemudian mempraktikkan pembuatan gas hidrogen melalui proses elektrolisis larutan garam Epsom, dan membuktikan bahwa gas yang dihasilkan mampu menyalakan lampu kecil yang mewujudkan prinsip dasar fuel cell secara sederhana di ruang kelas.
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh nilai penting bahwa ilmu sederhana di kelas dapat menjelaskan teknologi canggih di dunia nyata. Dita menekankan bahwa “di daerah dengan fasilitas terbatas, eksperimen tetap bisa dilakukan dengan pendekatan small scale chemistry, menggunakan bahan aman yang mudah ditemukan.” Guru-guru peserta pelatihan menyambut baik kegiatan ini dan menyatakan komitmen untuk menerapkan konsep Small Scale Chemistry di kelas masing-masing, serta mengembangkan topik eksperimen lain yang relevan dengan konteks pembelajaran mereka.

kembali
- Pendampingan OPSI Siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas 20 Sleman
- JPMIPA Selenggarakan Pelatihan STEAM untuk Guru SMP di Nabire
- Kunjungi Universitas Sanata Dharma, Siswa Kelas X SMA Santa Maria Yogyakarta Belajar Sains Bersama Dosen JPMIPA
- Penyerahan Hibah Simbolis Tandai Berakhirnya Proyek Kolaborasi USD, Sogang University, dan KOICA
- Prodi Pendidikan Kimia USD Selenggarakan Pengabdian kepada Masyarakat: Pengenalan Energi dan Sel Bahan Bakar bagi Siswa SD Kanisius Sengkan
