Berita

JPMIPA Selenggarakan Pelatihan STEAM untuk Guru SMP di Nabire

27-01-2026 10:36:05 WIB

JPMIPA melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “STEAM-Based Learning for Junior High School Science and Mathematics Teachers in Nabire” pada Selasa, 30 September 2025. Kegiatan ini diselenggarakan di SMA YPPK Adhi Luhur Nabire, Papua Tengah, dan diikuti oleh 22 guru SMP bidang IPA dan Matematika dari berbagai sekolah di wilayah Nabire.
 
Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan hibah KOICA (Korea International Cooperation Agency), yang mendukung penguatan kapasitas pendidik dan pengembangan pembelajaran sains dan matematika berbasis inovasi serta konteks lokal. Dukungan hibah ini memungkinkan terselenggaranya kegiatan pelatihan yang berfokus pada pembelajaran praktis, kolaboratif, dan aplikatif sesuai dengan kebutuhan guru di daerah.
 
Kegiatan PkM ini bertujuan untuk menstimulasi minat belajar sains dan matematika melalui pendekatan pembelajaran yang praktis, menyenangkan, dan bermakna, serta mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya lokal dengan menggunakan alat dan bahan sederhana yang mudah diperoleh. Pendekatan utama yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Project-Based Learning (PjBL) terintegrasi STEAM, yang mendorong pembelajaran berbasis pemecahan masalah nyata dan kontekstual.
 
Rangkaian kegiatan diawali dengan Focus Group Discussion (FGD) yang difasilitasi oleh Bapak Ignatius Yulius Kristio Budiasmoro, M.Si.. Dalam sesi ini, para guru diajak untuk merefleksikan pengalaman mengajar dan mengidentifikasi tantangan pembelajaran IPA dan Matematika di SMP, seperti keterbatasan infrastruktur, kesiapan guru dalam menerapkan pembelajaran inovatif, serta rendahnya minat belajar siswa. Melalui metode Pohon Harapan, para guru menyampaikan gagasan, harapan, dan komitmen bersama untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih menarik dan bermakna di kelas.
 
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelatihan berbasis praktik. Ibu Fransisca Ditawati Nur Pamenang, S.Pd., M.Sc. menyampaikan sesi pembelajaran Kimia melalui eksperimen elektrolisis sederhana yang dapat diterapkan dalam pembelajaran IPA SMP. Kegiatan ini menunjukkan bahwa konsep sains yang bersifat abstrak dapat disampaikan secara konkret dan menarik melalui praktikum sederhana.
 
Selain itu, peserta juga mengikuti workshop pengenalan Arduino, dengan praktik pembuatan sistem penyiraman tanaman otomatis menggunakan sensor kelembaban tanah. Sesi ini dipandu oleh Bapak Beni Utomo, M.Sc. dan Bapak Albertus Hariwangsa Panuluh, Ph.D. Melalui kegiatan ini, guru memperoleh pengalaman langsung dalam mengintegrasikan teknologi sederhana ke dalam pembelajaran berbasis STEM.
 
Melalui kegiatan ini, para guru menunjukkan antusiasme dan komitmen untuk mulai menerapkan pembelajaran berbasis proyek secara bertahap di sekolah masing-masing dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia. Kegiatan PkM JPMIPA ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendukung transformasi pembelajaran IPA dan Matematika di SMP Nabire menuju pembelajaran yang menyenangkan, menarik, dan bermakna, serta mendorong pengembangan keterampilan berpikir kritis dan kreatif siswa.

FDP

 kembali