Berita
Workshop Small Scale Chemistry (SSC) dan Pelatihan Guru di Flores, NTT
20-02-2020 08:00:10 WIB

Pada tanggal 17, 18, dan 19 Juli 2019, Beberapa mahasiswa program studi pendidikan kimia Universitas Sanata Dharma dan Kepala Program Studi Pendidikan Kimia, Bapak Tarsisius Sarkim serta Dosen dari Sogang University, Prof. Wonkoo Lee mengadakan bakti sosial di Flores NTT pada 3 wilayah yaitu Ruteng, Bajawa, dan Mbay. Bakti sosial di Flores terbagi menjadi dua kegiatan yaitu Workshop Small Scale Chemistry (SSC) dan pelatihan guru.
Lima mahasiswa Pendidikan Kimia yaitu Mikelin Ardania, Victoria Cosinta Anggreni, Maria Ecin Elga Lahung, Ursula Fiopranggryn Ainstein Demi, dan Yosefina Ermi Surianti, ikut serta dalam acara workshop SCC dan pelatihan guru yang diadakan di 3 tempat yaitu SMAK Santu Klaus Kuwu Ruteng Manggarai, SMAK Regina Pacis, dan SMAK Baleriwu Mbay pada hari yang berbeda. Hari pertama, 17 Juli 2019, diadakan di SMAK Santu Klaus Kuwu Ruteng Manggarai. Peserta workshop SCC dan pelatihan guru begitu antusias dalam mengikuti kegiatan yang diberikan. Peserta kegiatan tidak hanya dari SMAK Santu Klaus Kuwu Ruteng Manggarai.
Namun, beberapa peserta dari sekolah berbeda turut hadir dalam mengikuti kegiatan Workshop dan pelatihan guru. “Kami sangat senang mengikuti kegiatan ini, kegiatan ini, sangat menarik dan menambah pengetahuan kami sebagai siswa, khususnya pengetahuan mengenai penggunaan alat kimia yang ramah lingkungan” tutur Paul dari siswa SMAK santo Fransiskus Xaverius Manggarai.

Kegiatan dilanjutkan pada hari kedua tepatnya pada tanggal 18 Juli 2019 di SMAK Regina Pacis Bajawa, Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Alm. Bpak. Romanus selaku kepala SMAK Regina Pacis, serta guru-guru dari beberapa sekolah di Bajawa. Siswa dan guru dibagi dalam ruang kelas terpisah. 5 mahasiswa prodi pendidikan kimia memberikan workshop SCC bagi siswa dan pelatihan guru diberikan oleh bapak Tarsisius Sarkim dan Prof. Lee. Peserta kegiatan juga merasa antusias. Terlihat dari siswa dan guru yang begitu aktif bertanya. Sama halnya di SMAK Santu Klaus Kuwu Ruteng Manggarai, beberapa serta kegiatan juga berasal dari sekolah berbeda yang ada disekitar Bajawa, seperti SMAK St.Thomas, dan seminari. Kegiatan workshop dan pelatihan guru diakhiri dengan makan siang bersama.

Hari terakhir, pada tanggal 19 Juli 2019 diadakan di SMAK Baleriwu Mbay. Situasi yang berbeda dirasakan ketika peserta kegiatan menyambut Tim bakti sosial dengan begitu ramah. Workshop SCC berjalan dengan lancar, siswa sangat antusias dalam mengikuti percobaan sederhana. Berlanjut pada sesi tanya jawab, siswa berebutan untuk menjawab pertanyaan yang diberikan. Begitu pula acara pelatihan guru juga berjalan dengan lancar. Pada ujung kegiatan, suasana haru dari siswa begitu dirasakan karena tim bakti sosial hendak kembali ke kantor Yayasan SMAK Baleriwu untuk beristirahat. Mengakhiri kegiatan tersebut dilakukan sesi foto bersama dengan peserta kegiatan. Selain mengadakan Workshop SCC dan Pelatihan Guru, kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan Program Studi Pendidikan Kimia Sanata Dharma sebagai Program Studi baru (MA).
kembali
- Pendampingan OPSI Siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas 20 Sleman
- JPMIPA Selenggarakan Pelatihan STEAM untuk Guru SMP di Nabire
- Kunjungi Universitas Sanata Dharma, Siswa Kelas X SMA Santa Maria Yogyakarta Belajar Sains Bersama Dosen JPMIPA
- Penyerahan Hibah Simbolis Tandai Berakhirnya Proyek Kolaborasi USD, Sogang University, dan KOICA
- Prodi Pendidikan Kimia USD Selenggarakan Pengabdian kepada Masyarakat: Pengenalan Energi dan Sel Bahan Bakar bagi Siswa SD Kanisius Sengkan
