Berita

Universitas Sanata Dharma Gelar Kuliah Hybrid tentang Peran Kecerdasan Buatan (AI) dalam Pendidikan

06-12-2024 14:21:06 WIB

Pada semester Gasal Tahun Ajaran 2024/2025, Jurusan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (JPMIPA) Universitas Sanata Dharma menyelenggarakan kuliah hybrid yang inovatif tentang peran Kecerdasan Buatan (AI) dalam proses belajar mengajar. Kuliah ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep-konsep AI dalam konteks pendidikan dan menjadi bagian dari serangkaian perkuliahan bilingual, dengan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar utama.

Sesi kuliah ini dipimpin oleh Dr. Kangsoo Jung, seorang ahli AI yang saat ini bekerja di Perancis, bersama dengan Bapak Benny Utomo, M.Si., dosen dari Universitas Sanata Dharma. Kunjungan Dr. Jung ke Universitas Sanata Dharma pada bulan November 2024 menandai sebuah momen penting karena dengan acara ini tercipta jembatan antara pandangan global dan lokal, khususnya mengenai potensi AI dalam mendukung proses pendidikan di Indonesia. Dr. Jung menyampaikan ceramah secara langsung, memperkenalkan perspektif global mengenai perkembangan AI dalam dunia pendidikan. 

Selain kuliah, acara ini juga diisi dengan sesi diskusi yang sangat menarik antara Dr. Jung dan para dosen Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Sanata Dharma. Diskusi ini berfokus pada bagaimana penerapan AI dapat meningkatkan metodologi pendidikan, serta mendorong terjadinya kolaborasi interdisipliner yang lebih erat antar bidang ilmu. Para peserta diskusi juga mengeksplorasi berbagai peluang untuk mengintegrasikan teknologi AI ke dalam kurikulum yang ada, guna mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi tantangan masa depan.

Inisiatif ini menggambarkan komitmen Universitas Sanata Dharma dalam mengintegrasikan keahlian global ke dalam pendidikan lokal. Melalui kegiatan ini, Universitas Sanata Dharma berusaha untuk memperkenalkan teknologi terbaru kepada para mahasiswa dan dosen, agar mereka dapat mengikuti perkembangan dunia pendidikan global dan memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran.

Program ini juga merupakan bagian dari kerjasama jangka panjang antara Universitas Sanata Dharma dan Universitas Sogang, yang didukung oleh Korea International Cooperation Agency (KOICA). Program ini dimulai dengan hibah tahunan sebesar USD 200,000, dan sudah berjalan selama dua tahun yang bertujuan untuk mengintegrasikan pengetahuan tentang AI terkini ke dalam kerangka pendidikan lokal di Indonesia. Kolaborasi ini diharapkan dapat membawa dampak positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam mempersiapkan generasi mendatang dengan keterampilan yang relevan dengan perkembangan teknologi global.


Dengan adanya kuliah hybrid ini, Universitas Sanata Dharma semakin memperkuat perannya dalam menghadirkan pendidikan yang inovatif dan relevan dengan perkembangan teknologi, serta mendorong terjalinnya hubungan internasional yang bermanfaat bagi dunia pendidikan di Indonesia.


 kembali