Berita

3 Mahasiswa Pendidikan Kimia, Melaksanakan Asistensi Mengajar di Timur Indonesia

20-07-2024 11:45:32 WIB

Manggarai Barat, 20 Juli 2024 – Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Sanata Dharma (USD) berhasil meraih Hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek). Salah satu kegiatan utama dalam hibah ini adalah asistensi mengajar, sebuah program yang bertujuan untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa melalui kolaborasi dengan guru di berbagai jenjang pendidikan.

Kegiatan asistensi mengajar ini secara resmi dimulai di SMAS St Familia Wae Nakeng, Lembor, Manggarai Barat, dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) USD dengan Kepala Sekolah SMAS St. Familia Wae Nakeng, RD Karolus Roberto Suwendi, Pr. Acara penandatanganan tersebut berlangsung pada Sabtu, 20 Juli 2024, di SMAS St. Familia Wae Nakeng.

Setelah penandatanganan PKS, tiga mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Kimia secara resmi diserahkan kepada pihak sekolah. Penyerahan mahasiswa ini dilakukan langsung oleh dosen pembimbing lapangan, Ibu Fransisca Ditawati N.P., S.Pd., M.Sc., yang turut didampingi oleh Dosen Prodi Pendidikan Kimia, Ibu Dr. Lucia Wiwid Wijayanti.

Kepala Sekolah SMAS St. Familia, RD Karolus Roberto Suwendi, Pr., menyambut baik kehadiran para mahasiswa yang akan melaksanakan praktik asistensi mengajar ini. Beliau mengungkapkan harapan bahwa para mahasiswa dapat berkontribusi dalam mempersiapkan calon guru yang kompeten di era pembelajaran modern saat ini. Selain itu, kehadiran mahasiswa juga diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi pengembangan pendidikan di SMAS St. Familia Wae Nakeng.

Program asistensi mengajar ini bukan hanya memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa dalam dunia pendidikan, tetapi juga membuka kesempatan bagi mereka untuk memahami dinamika pendidikan di tingkat sekolah menengah. Di sisi lain, SMAS St. Familia berharap kehadiran mahasiswa ini dapat memperkaya metode pengajaran serta memberikan dampak positif bagi prestasi akademik dan non-akademik siswa.

Kegiatan asistensi mengajar ini akan berlangsung selama satu semester, di mana mahasiswa akan mendapatkan pengakuan sebanyak 20 SKS. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, program ini diharapkan dapat menjadi model kerjasama pendidikan yang dapat diterapkan di masa depan, serta memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.

Acara penandatanganan PKS dan penyerahan mahasiswa di SMAS St. Familia Wae Nakeng ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah. Semoga program ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang signifikan bagi semua pihak yang terlibat, serta meningkatkan kompetensi mahasiswa sebagai calon pendidik yang berkualitas.

FDN

 kembali