Berita
Pelatihan Praktikum Kimia Skala Kecil (Small Scale Chemistry / SSC) untuk Guru-guru Kimia di SMA Santa Familia, Lembor, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur
07-11-2022 20:20:52 WIB
Pada tanggal 7-8 Juni 2022, Prodi Pendidikan Kimia Universitas Sanata Dharma melaksanakan Pelatihan Praktikum Kimia Skala Kecil (Small Scale Chemistry atau SSC) di SMA Santa Familia, Lembor, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur dan dibantu oleh 3 orang mahasiswi sebagai asisten yaitu Viktoria Cosinta Anggreni, Yosefina Ermi Surianti, dan Laurensia Octaviani. Kegiatan ini dihadiri oleh 20 orang guru kimia yang berasal dari SMA Santa Familia, SMA Negeri 1 Lembor, SMA Negeri 2 Lembor, dan SMA Negeri 2 Lembor Selatan. Kegiatan diawali dengan Pengenalan Praktikum Praktikum Kimia Skala Kecil oleh Ibu Fransisca Ditawati Nur Pamenang, S.Pd., M.Sc. Bu Dita menjelaskan bahwa praktikum kimia skala kecil tidak harus dilakukan di Laboratorium Kimia di sekolah dan menggunakan alat-bahan yang lengkap. Justru dengan memberdayakan bahan-bahan di lingkungan sekitar, guru-guru dapat berkreasi dan berinovasi dalam mewujudkan praktikum kimia yang menarik dan menyenangkan bagi peserta didik dan tentunya mengacu pada prinsip-prinsip kimia hijau seperti penggunaan reagen yang aman dan jumlah yang sedikit, serta mengurangi limbah. Bu Dita juga menampilkan foto-foto kegiatan Praktikum Kimia Skala Kecil yang pernah dilakukan Prodi Pendidikan Kimia Universitas Sanata Dharma di beberapa sekolah yang ada di Indonesia.

Pada Selasa, 7 Juni 2022, Ibu Fransisca Ditawati Nur Pamenang, S.Pd., M.Sc. memberikan materi pelatihan berjudul “Elektrolisis Air” pada Sesi 1. Bu Dita membagi para guru dalam beberapa kelompok kecil dan memandu pelaksanaan praktikum ini. Para guru kimia diperkenalkan cara menyusun rangkaian sel elektrolisis sederhana menggunakan sedotan, jarum pentul, baterai, penjepit buaya, larutan natrium sulfat, dan indikator bromtimol biru (BTB). Hasilnya, kedua sedotan dalam sel elektrolisis yang dibuat dapat memproduksi gas hidrogen di katoda dan oksigen di anoda serta diperoleh perbandingan volume gas. Sesi ini diakhiri dengan diskusi dan tanya jawab, serta diberi alternatif penggunaan garam epsom (menggantikan natrium sulfat) dan berbagai indikator alami untuk praktikum ini.

Sesi 2 pada Selasa, 7 Juni 2022 dilanjutkan oleh Bapak Johnsen Harta, M.Pd. yang menyajikan materi pelatihan praktikum berjudul “Pembuatan Chameleon Alginate Ball”. Pak Johnsen memperkenalkan dan memandu para guru kimia dalam setiap kelompok untuk membuat kemasan inovatif indikator asam basa dalam bentuk bola-bola alginat yang kecil dan menarik menggunakan ekstrak kol ungu, serbuk natrium alginat, larutan kalsium klorida, pipet tetes, dan gelas kimia. Di akhir praktikum kelompok, terlihat perubahan warna bola alginat ekstrak kol ungu menjadi merah (suasana asam) dan hijau (suasana basa). Diskusi dan tanya jawab menutup perjumpaan pelatihan ini. Guru kimia dapat menggunakan medium agar-agar untuk menggantikan natrium alginat dan mengeksplorasi indikator asam basa alami lainnya.

Pada hari kedua pelatihan, tepatnya Rabu 8 Juni 2022, Sesi 3 diisi oleh Ibu Lucia Wiwid Wijayanti, M.Si. Dalam kesempatan kali ini, Bu Wiwid memberikan materi terkait pembuatan energi alternatif berupa sel bahan bakar hidrogen-oksigen. Konsep elektrolisis dan reaksi redoks diterapkan secara nyata dalam kegiatan praktikum ini. Dalam kelompoknya, para guru dibimbing untuk merangkai sel mini bahan bakar hidrogen-oksigen menggunakan tabung plastik transparan, grafit, baterai, penjepit buaya, larutan natrium sulfat, dan indikator bromtimol biru (BTB). Dalam reaksi yang terjadi pada kedua tabung, diperoleh masing-masing gas hidrogen dan oksigen. Diskusi dan tanya jawab mewarnai sesi ini dan para guru diharapkan dapat berkreasi lebih jauh di sekolah masing-masing terkait praktikum ini.
Kegiatan dilanjutkan oleh Ibu Monica Cahyaning Ratri, S.Pd., Ph.D. yang memandu sesi sharing pengalaman oleh Viktoria Cosinta Anggreni dan Laurensia Octaviani, selaku mahasiswi prodi Pendidikan Kimia Universitas Sanata Dharma, serta promosi prodi Pendidikan Kimia Universitas Sanata Dharma kepada para peserta didik SMA yang hadir sekaligus penawaran beasiswa cerdas humanis. Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan berupa kit praktikum kimia skala kecil kepada SMA Santa Familia selaku tuan rumah kegiatan ini dan dilanjutkan foto bersama para fasilitator dan peserta pelatihan.
Penulis: JH
Layout: MCR
kembali
- Pendampingan OPSI Siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas 20 Sleman
- JPMIPA Selenggarakan Pelatihan STEAM untuk Guru SMP di Nabire
- Kunjungi Universitas Sanata Dharma, Siswa Kelas X SMA Santa Maria Yogyakarta Belajar Sains Bersama Dosen JPMIPA
- Penyerahan Hibah Simbolis Tandai Berakhirnya Proyek Kolaborasi USD, Sogang University, dan KOICA
- Prodi Pendidikan Kimia USD Selenggarakan Pengabdian kepada Masyarakat: Pengenalan Energi dan Sel Bahan Bakar bagi Siswa SD Kanisius Sengkan
