Berita
Green Entrepreneurship Training (GET) Angkatan 6, hari ke tiga
Sesi kedua disampaikan oleh bapak Robertus Agung Prasetya, SE., MM dengan topik Business Plan. Business plan adalah estimasi yang diformulasikan sendiri oleh seorang pengusaha untuk mencapai tujuan dan kesinambungan usahanya. Seorang pengusaha tidak boleh memperkirakan akan segala hal yang berkaitan dengan bisnisnya. Harus penuh dengan keyakinan perhitungan (kalkulasi sederhana) yang dapat dipertanggungjawabkan dengan proyeksi waktu yang akan datang. Sebelum menjalankan sebuah bisnis tentunya tiap orang harus mempunyai perencanaan yang matang terlebih dahulu. Bisnis apa yang akan dilakukan, Jam kerjanya bagaimana, jumlah karyawannya berapa, berapa banyak modal yang akan digunakan, di mana lokasi bisnis tersebut akan didirikan, target pasarnya siapa saja serta pelayanan seperti apa yang ditawarkan. Segala sesuatunya perlu disiapkan secara detailsehingga hasil bisnisnya sesuai dengan rencana dan adanya “risiko” bisa diminimalisir sehingga tidak mengganggu modal awal dan keberlangsungan bisnis bisa terus berjalan.
Sesi ketiga disampaikan oleh bapak Agus Susanto dengan topik “Menyiapkan Proposal Bisnis”. Proposal bisnis dibuat untuk: (1) Menawarkan atau menjual (produk/layanan) (2) Mengajak kerja sama (penanaman modal) dan (3) Meminjam uang (hutang). Proposal bisnis ini erat kaitannya dengan kredit. Saat menganalisa pinjaman atau kredit, bank melihat sifat dan karakter dari pengelola. Kemampuan usaha menghasilkan pendapatan untuk membayar kewajiban dan modal yang dimiliki serta jaminan untuk menanggulangi risiko. Kondisi perekonomian dan lingkungan yang berpengaruh terhadap kelangsungan usaha menjadi salah satu pertimbanagn dari pihak bank. Semakin besar modal yang ditanamkan oleh peminjam, maka semakin memperkecil risiko yang harus ditanggung oleh bank. Pemateri menyampaikan kepada peserta bagaimana cara membuat laporan Rugi Laba dan tentang Neraca analisis. Kedua hal tersebut sangatlah penting dalam menjalankan bisnis. Pada sesi ini juga mempelajari tentang pentingnya mempelajari aktiva tetap dan aktiva lancar. Tujuannya untuk menghindari terjadinya misplace dimana pebisnis perlu memperhatikan baik-baik anggaran modal untuk jangka panjang agar dapat diaplikasikan untuk operasi jangka pendek. Pemateri juga menyampaikan bagaimana cara mengajukan proposal kredit dan persyaratan – persyaratan kredit, baik untuk perorangan maupun untuk badan usaha.
Sesi yang terakhir disampaikan oleh bapak Pamudi dengan topik Marketing Online. Sekarang adalah masa di mana apapun yang diinginkan berada dalam genggaman tangan. Pebisnis dituntut untuk mengikuti perkembangan ini agar usaha yang dirintisnya tetap berjalan. Pebisnis diharapkan menggunakan penjualan dengan system online karena internet mengubah perspektif orang untuk bisa membandingkan keseluruhan informasi sebelum melakukan keputusan pembelian. Dari perspektif konsumen ada 3 alasan kuat dalam memilih transaksi melalui online marketing yaitu : (1) harga dan diskon yang menarik, (2) kemudahan pembayaran dan (3) informasi produk yang detail. Dalam sesi ini pemateri juga menyampaikan kepada peserta tentang bagaimana cara promosi menggunakan dan memanfaatkan berbagai aplikasi online, misalnya Facebook, Instagram, Twitter, Google, Youtube, Snapchat dan media sosial lainnya untuk digunakan sebagai media dalam melakukan promosi dan pemasaran. Beliau menekankan agar pebisnis fokus dalam melakukan pemasaran yakni menggunakan satu atau dua aplikasi saja yang memiliki banyak pengguna. Selain itu juga ikut bergabung dengan marketshare sangat disarankan apabila bisnis yang dijalankan tersebut tidaklah besar. Intinya adalah kita harus memperkenalkan produk kita kepada siapa saja atau dengan menentukan segmentasi pasar kita sehingga mereka mengenal namun harus membuat produk yang semenarik mungkin agar konsumen tertarik dan bisa menggunakan produk kita.
Penulis Tim Notulen GET 6: Fretty, Andi, Dyah. Editor: Ricky Lawoliyo
- Kolaborasi Peneliti–Praktisi Dorong Transformasi Digital di Credit Union Kridha Rahardja
- Pendaftaran Mahasiswa Baru Magister Manajemen USD TA 2026/2027 Sudah Dibuka
- Kecelakaan Truk, Zero ODOL, dan Tata Kelola Angkutan Barang
- Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Buka Program Magister ESG
- Launching Konsentrasi Baru MM ESG - Sustainability
- Konsentrasi Baru MM ESG - Sustainability
- Inovasi Credit Union: Pelayanan Integratif Dan Berbasis Keluarga
- Bertukar Pengalaman Dan Pengetahuan CU Lestari Wonosobo dan Prodi MM USD
- Kontroversi AI Generatif dan Dampaknya terhadap Pendidikan
- Mendidik Generasi Digital:Butir penting kuliah umum Johanes Eka Priyatma, Ph.D., 15 Desember 2023
- Mendidik Generasi Milenial Beretika
- Memahami Belt and Road Initiative dan Implikasi terhadap Tatanan Dunia
- PENGARUH KOMPETENSI, KEDISIPLINAN DAN LINGKUNGAN TERHADAP KINERJA GURU
- Predatory pricing
- PARADIGMA PENDIDIKAN REFLEKTIF DASAR PEMIMPIN BERINTEGRITAS
- Sekolah Kita Seperti Penjara?
- Social Commerce: where to go?
- Carbon Trade and Carbon Market
- The Purchasing Managers Index: A Crucial Economic Barometer
- Keluar Zona Nyaman Menantang Diri Berubah Lewat Magister Manajemen
