Berita
JOB ANALYSIS AND TALENT MANAGEMENT PROCESS - ENTERPRISE VALUE (EV)
12-10-2017
Magister Manajemen USD News - Hari Rabu 11 Oktober 2017, Special Lecture on HRM Series dengan narasumber Dr. Dick Sibbernsen mengangkat topik: Job Analysis and Talent Management Process. Pengalaman panjang Dr Dick sebagai praktisi bisnis dari perusahaan multinational ATT sangat memberikan inspirasi bagi semua peserta yang hadir di ruang VC MM USD. Ditunjang dengan metode penyampain yang sangat menarik menjadikan pembahasan topik menjadi mudah dipahami dan sangat praktis untuk dilaksanakan. Hal ini menjadikan Special Lecture ini menjadi begitu penting (fill gaps).
Kaprodi MM USD memang merancang perkuliahan tidak saja hanya melibatkan dosen-dosen reguler di MM, tetapi para praktisi bisnis baik nasional dan internasional hadir di kelas MM. “Kita membawa kasus atau pengalaman praktis dalam dunia bisnis nyata ke dalam kampus dengan menghadirkan para praktisi” sehingga mahasiswa mengalami interaksi langsung dengan para praktisi bisnis” demikian kata Kaprodi MM, T.Handono EP , Ph.D kepada MM News.
Secara substansial pada Job Analysis and Talent Management Process , Dr. Dick berdasarkan pengalamannya bahwa ada kemampuan yang sangat penting dimiliki Manager yaitu dalam melakukan 3 D yaitu diagnose; design, dan deliver. Sehingga manager bisa melakukan decision making secara tepat meliputi mengdiaknosis secara benar dan tepat, HRM tools, process, dan mengevaluasi kinerja dari employees termasuk rewards dan recognitions.
Dick juga memberikan tips bagaimana menghadapi terjadinya regretable turnover vs planned turnover. Regretable turnover terjadi pada employees yang mempunyai kapasitas dan potensi yang tinggi, skill tinggi, bisnis sangat tergantung padanya. Bila hal ini sering terjadi maka akan “mahal ongkosnya (too costly)”, operation disruption , karena harus segera menemukan penggantinya (tidak mudah); melakukan training bagi yang baru dan seterusnya. Hal yang menarik dari temuan Dick terhadap Regretable Turnover, bahwa mereka meninggalkan perusahaan karena alasan “I don’t like my boss” (85 %) bukan karena gaji atau pekerjaan dan alasan lainnya berupa ingin menemukan pekerjaan yang lebih baik. Hal yang diharap dari para employees yang keluar ternyata terkait persoalan trusting character of the boss (83 %) dan merasa tidak puas dengan boss (43 %).
Pada bagian lain Dr. Dick menjelaskan tentang penting value realisation yang terdiri current value (cv) dan future value (fv) yang akhirnya membentuk entreprise value (ev). Enterprise value (EV), total enterprise value (TEV), or firm value (FV) is an economic measure reflecting the market value of a business. cv + fv = ev (entreprise value). Ada beberapa figures, framework, dan tables yang diberikan oleh Dr. Dick seperti ada pada terlampir. Beberapa foto kegiatan ini ada di Gallery MM USD. (MM News)










- Kolaborasi Peneliti–Praktisi Dorong Transformasi Digital di Credit Union Kridha Rahardja
- Pendaftaran Mahasiswa Baru Magister Manajemen USD TA 2026/2027 Sudah Dibuka
- Kecelakaan Truk, Zero ODOL, dan Tata Kelola Angkutan Barang
- Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Buka Program Magister ESG
- Launching Konsentrasi Baru MM ESG - Sustainability
- Konsentrasi Baru MM ESG - Sustainability
- Inovasi Credit Union: Pelayanan Integratif Dan Berbasis Keluarga
- Bertukar Pengalaman Dan Pengetahuan CU Lestari Wonosobo dan Prodi MM USD
- Kontroversi AI Generatif dan Dampaknya terhadap Pendidikan
- Mendidik Generasi Digital:Butir penting kuliah umum Johanes Eka Priyatma, Ph.D., 15 Desember 2023
- Mendidik Generasi Milenial Beretika
- Memahami Belt and Road Initiative dan Implikasi terhadap Tatanan Dunia
- PENGARUH KOMPETENSI, KEDISIPLINAN DAN LINGKUNGAN TERHADAP KINERJA GURU
- Predatory pricing
- PARADIGMA PENDIDIKAN REFLEKTIF DASAR PEMIMPIN BERINTEGRITAS
- Sekolah Kita Seperti Penjara?
- Social Commerce: where to go?
- Carbon Trade and Carbon Market
- The Purchasing Managers Index: A Crucial Economic Barometer
- Keluar Zona Nyaman Menantang Diri Berubah Lewat Magister Manajemen
