Berita

Parenting "Mendampingi Anak Siap Tatap Muka"

oleh: Ratri Sunar Astuti, S.Psi., M.Si



Selama dua tahun masa pandemi, seluruh jenjang pendidikan mengikuti aturan yang berlaku tentang penyelenggaraan pertemuan tatap muka di kelas. Perubahan dari pembelajaran yang diselenggarakan dalam jaringan secara penuh, tatap muka 50 persen disesuaikan dengan situasi kasus COVID-19 di setiap daerah, termasuk di Sleman. Bagi anak usia dini yang berada dalam rentang usia 4 – 6 tahun, perubahan tersebut tidaklah mudah. Perubahan dari sistem belajar dalam jaringan ke sistem tatap muka penuh menuntut anak dapat menyesuaikan diri. Mulai dari hal yang sederhana, misalnya jam bangun tidur, jam istirahat, keberanian berbicara, keberanian menyampaikan pendapat, bermain dengan teman dan lain-lain. Tidak semua anak mudah untuk beradaptasi. Oleh karena itu pada awal semester Genap TA 2021/2022, TK Model Sleman merasa bahwa orangtua perlu mendapat pengetahuan bagaimana mendampingi anak sehingga anak menjadi siap untuk mengikuti pembelajaran tatap muka secara penuh. Kegiatan ini dirancang agar orangtua memahami hal apa saja yang perlu disiapkan sehingga pada saat kegiatan pembelajaran tatap muka berjalan 100 persen anak-anak tidak mengalami kesulitan.

Kegiatan webinar telah dilaksanakan pada tanggal 19 Februari 2022 dengan narasumber Ratri Sunar Astuti, S.Psi, M.Si. Materi kegiatan antara lain membahas pentingnya kemampuan adaptasi pada anak, ciri anak yang mampu beradaptasi dan bagaimana menilainya, bagaimana melatih mengembangkan kemampuan adaptasi pada anak dan secara khusus bagaimana menyiapkan anak siap mengikuti pembelajaran tatap muka. Kemampuan adaptasi mengacu pada kemampuan diri untuk menyesuaikan dengan suatu kondisi yang berbeda. Anak yang mampu beradaptasi tidak berarti mudah berubah pendirian/ide, tetapi anak yang fleksibel sesuai dengan tuntutan perubahan. Melatih adaptasi berarti melatih anak belajar bagaimana memproses (kognitif) dan beraksi/merespon (tindakan dan emosi) terhadap hal yang baru.  Kemampuan adaptasi termasuk dalam fungsi eksekutif, sama halnya kemampuan memecahkan masalah. Contoh situasi untuk menilai kemampuan adaptasi misalnya apakah anak merasa stres jika ada perubahan hal yang rutin?

Kegiatan diikuti oleh seluruh orangtua siswa baik kelas A maupun kelas B. Peserta mengikuti paparan dan antusias saat sesi diskusi dimulai. Ada banyak permasalahan adaptasi yang dikemukakan oleh peserta. Berdasarkan hasil evaluasi kegaitan oleh sekolah, secara umum webinar ini dipandang sangat membantu orangtua untuk menyiapkan putra-putrinya siap belajar tatap muka.

  Kembali Arsip