Berita

Asesmen Psikologi untuk Mengembangkan Pendampingan Bagi Anak-anak Asuh di Yayasan Rumah Impian Indonesia

oleh: Dr. Agnes Indar Etikawati M. Si, Psikolog

   Sejumlah anak hidup dalam lingkungan yang beresiko, antara lain lingkungan hidup di jalanan atau di pemukiman tak layak huni. Yayasan Rumah Impian Indonesia (YRII) memiliki concerm yang besar untuk memberikan lingkungan hidup dan pendidikan yang lebih layak bagi anak-anak dari lingkungan resiko ini. YRII memberikan pendampingan  yang dibutuhkan anak agar dapat berkembang secara lebih optimal. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, YRII bekerja sama dengan Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma melakukan asesmen untuk mendapatkan gambaran psikologis anak sebagai dasar untuk mmeberikan pendampingan yang tepat bagi anak.

   Asesmen Psikologis untuk anak asuh YRII di Tahun 2025 ini dilakukan untuk lima anak asuh. Asesmen dilaksanakan dalam dua tahap, yakni tahap pertama pada Tanggal 13 Agustus dan tahap kedua 20 Agustus 2025. Di tahap pertama, dilakukan pengetesan untuk mendapatkan gambaran perkembangan kognitif atau inteligennsi anak. Di tahap kedua, dilakukan pengetesan untuk mendapatkan gambaran perkembangan sosial emosional anak. Berdasarkan pengetesan inteligensi akan diketahui taraf kecerdasan anak, aspek-aspek kemampuan apa yang masih tergolong baik, dan aspek-aspek kemampuan apa yang tergolong kurang dan perlu mendapat pendampingan khusus untuk meningkatkannya. Asesmen perkembangan sosial emosional anak meliputi motivasi belajar anak, penyesuaian diri dan daya coping, regulasi diri anak, relasi sosial dan sikap prososial, kematangan emosi, kesehatan mental khususnya indikasi trauma dan agresi.

   Asesmen psikologis untuk anak-anak yang baru diterima di YRII dilaksanakan oleh para dosen bersama dengan mahasiswa Fakultas Psikologi USD. Mahasiswa bertugas untuk menyajikan tes pada anak, sedangkan dosen bertugas untuk menganalisis data asesmen dan menyusun laporan serta merumuskan rekomendasi untuk pendampingan anak. Berdasarkan hasil asesmen, para dosen merekomendasikan aspek-aspek perkembangan yang perlu mendapat perhatian khusus dan metode pendampingan yang tepat untuk masing-masing anak. Sebagai contoh, untuk seorang anak asuh direkomendasikan untuk mendapat pendampingan untuk meningkatkan pengetahuan anak. Selain untuk meningkatkan kemampuan kognitifnya anak juga dapat meningkatkan rasa percaya dirinya. Disarankan agar anak dilibatkan dalam berbagai kegiatan di shelter atau berpartisipasi untuk membantu pendamping dan pendamping dapat mengajak anak mengobrol mengenai berbagai hal serta memberikan apresiasi untuk hal-hal yang sudah dikerjakan. Dengan dekimian anak dapat lebih  membuka diri dan merasa dihargai.



                                                              

  Kembali Arsip