Berita
Psikoedukasi tentang Karakteristik Perkembangan Anak Usia Sekolah Bagi Para Guru di SD BOPKRI Gondolayu
oleh: Dr. Agnes Indar Etikawati M. Si, Psikolog
Salah satu pengetahuan yang perlu dimiliki seorang guru sekolah dasar adalah mengenai karakteristik perkembangan anak usia sekolah. Dengan memahami karakteristik perkembangan anak usia sekolah dalam berbagai aspek, guru dapat menentukan metode pembelajaran dan pendampingan yang sesuai dengan tahapan perkembangan anak. Metode pembelajaran dan pendampingan yang sesuai dengan tahapan perkembangan anak akan memberikan peluang yang lebih besar bagi siswa untuk mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki.
Urgensi untuk memahami karakteristik perkembangan anak disadari benar oleh guru-guru di SD BOPKRI Gondolayu. Oleh karena itu, SD BOPKRI Gondolayu menyelenggarakan pengayaan terkait Perkembangan Anak Usia Sekolah dengan mengundang nara sumber dari Bidang Psikologi Perkembangan Universitas Sanata Dharma. Pengayaan atau Psikoedukasi mengenai Perkembangan Anak Usia Sekolah dilaksanakan pada Tanggal 25 Juli 2025, bertempat di SD BOPKRI Gondolayu, dan diikuti oleh semua guru dan tenaga kependidikan. Psikoedukasi ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan yang dapat diterapkan oleh para guru dan pegawai dalam memahami berbagai keunikan siswa dan mendampingi siswa dalam belajar maupun mengembangkan karakter yang positif.
Psikoedukasi disampaikan oleh Dr. Agnes Indar Ekawati, Psikolog, dengan judul materi “Perkembangan Anak Usia Sekolah”. Di awal sesi, narasumber memaparkan karakteristik umum anak di usia kanak-kanak awal, kanak-kanak tengah, dan remaja awal agar para guru memahami perubahan yang terjadi di setiap tahap perkembangan. Para guru juga diajak untuk mencermeti karakteristik perkembangan ditinjau dari berbagai aspek; aspek fisik, kognitif, emosi, sosial,moral dan regulasi diri. Untuk semakin memahami keunikan para siswa, guru diajak untuk memahami adanya perbedaan temperamen yang dibawa sejak lahir dan faktor-faktor lingkungan yang turut memengaruhi keunikan siswa. Di akhir sesi, para guru diajak untuk berdiskusi untuk merumuskan cara atau metode pendampingan yang tepat bagi anak di usia sekolah. Para guru menunjukkan minat dan partisipasi yang besar dengan membagikan tantangan maupun pengalaman dalam mendampingi siswa yang membutuhkan perhatian khusus. (AIE)
Kembali
Arsip