Berita

PSIKOEDUKASI BAGI PARA SISWA SMP EKSPERIMENTAL MANGUNAN; "YUK, PAHAMI DAN LAWAN CYBERBULLYING"

oleh: Dr. Agnes Indar Etikawati M. Si, Psikolog

   Salah satu masalah yang banyak terjadi di kalangan para siswa di sekolah adalah masalah bullying. Dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi  dan komunikasi, perilaku bullying ini juga terjadi dalam interaksi di media sosial dan sering disebut sebagai cyberbullying. Cyberbullying dapat mencakup beberapa bentuk perilaku, antara lain ujaran kebencian, pesan yang merendahkan, pencemaran nama baik, dan pengabaian di media sosial. Remaja seringkali  tidak sadar bahwa sikap atau tindakannya terhadap teman di media sosial merupakan bentuk cyberbullying dan tidak menyadari betapa berbahaya dampak cyberbullying bagi kesehatan mental korban.

   Mempertimbangkan bahaya dan maraknya kasus bullying di sekolah dan khususnya cyberbullying melalui medsos, SMP Eksperimental Mangunan berkolaborasi dengan Fakultas Psikologi USD mengadakan Psikoedukasi mengenai Cyberbullying sebagai bagian dari Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Psikoedukasi dengan judul materi “Yuk Pahami dan Lawan Cyberbullying” dilaksanakan pada Tanggal 15 Juli 2025, bertempat di SMP Eksperimen Mangunan. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh upaya sekolah untuk mencegah terjadinya bullying, khususnya cyberbullying, di kalangan para siswa. Topik tentang bullying juga menjadi concern bagi para dosen di Fakultas Psikologi, karena bullying merupakan faktor resiko bagi siswa mengalami masalah kesehatan mental.

   Psikoedukasi tentang Cyberbullying dilaksanakan untuk kelas tujuh, kelas delapan, dan kelas sembilan, masing-masing berlangsung selama 90 menit. Psikoedukasi dibawakan oleh Dr. Agnes Indar Etikawati, Psikolog dan Mahasiswa Fakultas Psikologi USD. Di awal kegiatan, mahasiswa mengajak para siswa untuk bermain (games) agar suasana menjadi lebih cair dan segar. Narasumber kemudian mengajak para siswa berdiskusi untuk memahami perilaku seperti apa yang dapat disebut sebagai bullying, ragam bentuk cyberbullying, dampak dan cara mencegahnya. Di akhir sesi, para siswa diajak untuk membuat action plan -apa saja kebiasaan yang akan dilakukan agar dapat menggunakan media sosial dengan bijaksana dan turut serta mencegah terjadinya cyberbullying. Selama kegiatan berlangsung, para siswa cukup antusias dan aktif berpartisipasi dalam diskusi maupun tanya jawab (AIE).

  Kembali Arsip