Berita

Pelatihan Assertive Communication Pada Guru & Tenaga Pendidik Yayasan Bambina Montesori Yogyakarta

oleh: Dr. Minta Istono M. Si

Seringkali komunikasi antar individu dalam organisasi tidak efektif karena kebanyakan orang lebih sering menggunakan komunikasi yang pasif atau bahkan yang agresif. Komunikasi asertif akan meningkatkan kinerja pegawai karena terjadi pertukaran informasi yang jelas. Dengan adanya pertukaran informasi akan memungkinkan pegawai bisa lebih memahami kerja mereka dan membuat teamwork menjadi lebih solid. Dengan demikian juga akan meningkatkan juga kepuasan pegawai. oleh karena itu penting bagi pegawai dalam suatu organisasi untuk memiliki keterampilan berkomunikasi secara asertif.

Keterampilan komunikasi asertif tidak hanya mendukung kelancaran tugas sehari-hari, tetapi juga menciptakan lingkungan kerja yang sehat secara psikologis. Ketika individu merasa mampu menyampaikan pendapat, ide, atau ketidaksetujuan tanpa rasa takut atau tekanan, maka rasa saling menghargai dan kepercayaan antar rekan kerja akan tumbuh. Dalam jangka panjang, hal ini dapat mengurangi risiko konflik internal yang merusak hubungan profesional dan menyebabkan penurunan produktivitas. Komunikasi asertif juga memungkinkan proses umpan balik berjalan dua arah secara efektif bukan hanya dari atasan ke bawahan, tetapi juga sebaliknya yang pada akhirnya memperkuat budaya organisasi yang terbuka dan partisipatif.

Pelatihan asertif disampaikan oleh Dr. Minta Istono kepada  Guru & Tenaga Pendidik Yayasan Bambina Montesori Yogyakarta. Pelatihan asertif dilakukan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi asertif bagi pegawai dan guru di semua jenjang jabatan supaya terjadi sinergi dan saling memahami dalam berkomunikasi. Pelatihan yang dilakukan masih tahap pemberian pengetahuan komunikasi asertif dan latihan singkat melakukan komunikasi asertif sehingga masih dibutuhkan pelatihan lanjutan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi asertif. Dengan begitu, peserta dapat memahami apa yang dimaksud komunikasi asertif dan mengapa perlu melakukan komunikasi asertif. Selain itu, peserta juga dapat mampu membedakan dan menganalisa komunikasi asertif, pasif dan agresif. 

Pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam 4 batch dengan peserta yang berbeda. masing-masing batch terdiri dari sekitar 30 - 40 peserta. Pelaksanaan tiap batch berlangsung selama 4 jam dan dilaksanakan di 2 tempat berbeda, yaitu di SMP Montesori dan di Playgroup Montesori. Pada pelaksanaan pelatihan para peserta merasa mendapatkan pengetahuan baru terkait komunikasi yang lebih efektif dengan malakukan komunikasi asertif. Peserta juga menyadari selama ini lebih banyak melakukan komunikasi yang pasif meskipun kadang juga pernah asertif, setidak asertifan peserta lebih banyak karena sungkan dan takut.

  Kembali Arsip