Seksualitas merupakan bagian penting dalam perkembangan individu yang memengaruhi kesehatan intrapersonal dan hubungan interpersonal. Namun, bagi banyak remaja, perkembangan seksualitas sering menjadi tantangan tersendiri, terutama di masa pubertas. Berbagai perubahan fisik, emosional, dan sosial yang mereka alami kerap menimbulkan kebingungan, bahkan masalah.
.jpg)
Ironisnya, seksualitas masih sering dianggap tabu untuk dibahas secara terbuka, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Padahal, pemahaman yang benar tentang seksualitas sangat penting untuk membantu remaja memahami diri mereka sendiri dan menjalin hubungan yang sehat.
.jpg)
Oleh karenanya bertempat di SD Kanisius Ganjuran pada hari Sabtu, tanggal 12 Oktober 2024 diselenggarakan
Parenting Sex Education bagi orang tua saat mendampingi anak-anaknya. Dalam acara ini, Dr. Yohanes Heri Widodo dari Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma menekankan bahwa peran orang tua menjadi sangat krusial dalam mendampingi remaja menghadapi fase ini. Dengan komunikasi yang terbuka dan edukasi yang tepat, orang tua dapat membantu anak-anak mereka memahami perubahan yang terjadi, sehingga mereka dapat berkembang menjadi pribadi yang sehat secara fisik dan psikologis. Dukungan dari lingkungan, termasuk sekolah dan komunitas, juga menjadi kunci untuk menciptakan pemahaman yang positif tentang seksualitas di kalangan remaja.