Berita

Seminar Parenting: Memahami Karakter Gen-Z dan Mengatasi Adiksi Gadget

oleh: Olga Sancaya Dyah Permatasari, S.Psi., M.Si., M.Psi. Psikolog

Sabtu, 18 Januari 2025, pukul 10.00-11.00 WIB, SMA Santa Maria Pekanbaru mengadakan seminar daring bertajuk "Memahami Karakter Gen-Z, Kurangnya Sosialisasi, dan Ketergantungan Gadget" yang ditujukan khusus bagi orang tua siswa. Acara ini menghadirkan Olga Sancaya Dyah Permatasari, M.Si., M.Psi., Psikolog, sebagai narasumber, untuk membantu orang tua memahami tantangan yang dihadapi generasi Z dalam era digital. Acara ini juga dipandu oleh Ibu Rosmawati Nainggolan, S.Pd.

Seminar ini dilatarbelakangi oleh fenomena adiksi gadget yang mulai banyak dialami oleh siswa SMA Santa Maria Pekanbaru. Anak-anak sering kali lebih asyik dengan gadget mereka dibandingkan berinteraksi dengan keluarga di rumah. Kondisi ini menyebabkan interaksi keluarga menjadi kurang akrab dan hangat. Tak jarang, orang tua yang mencoba menegur anak-anaknya justru menemui hambatan—teguran tidak membawa perubahan, dan kemarahan malah membuat anak menjauh.’

Dalam paparannya, Olga menjelaskan karakteristik unik generasi Z, yang tumbuh bersama perkembangan pesat teknologi. Ia juga menguraikan faktor-faktor yang menyebabkan adiksi gadget, seperti kurangnya kegiatan alternatif, kebutuhan emosional, dan sistem reward dan gamifikasi di media digital yang mendorong perilaku adiktif. Kemudian uraian mengenai dampak dari eksposur teknologi terhadap perkembangan otak dan dampaknya pada perilaku, kemampuan sosial, dan adiksi gadget.

Sebagai solusi, Olga memberikan beberapa contoh tips praktis bagi orang tua, termasuk menetapkan batas waktu penggunaan gadget, meningkatkan aktivitas offline keluarga, serta menciptakan suasana rumah yang mendukung komunikasi hangat. Anak-anak juga diajak untuk mengelola dorongan menggunakan gadget melalui komitmen pribadi dan jadwal harian yang seimbang.

Seminar ini mendapat respons positif dari para peserta, yang aktif bertanya dan berbagi pengalaman. SMA Santa Maria Pekanbaru berharap kegiatan ini dapat memperkuat hubungan orang tua dan anak, dan lingkungan sosial, serta membantu siswa lebih fokus dalam mengembangkan potensi diri mereka di sekolah dan di rumah.

  Kembali Arsip