Berita

Budaya Aman: Sebuah Gerakan Bersama untuk Kongregasi Abdi Kristus

oleh: Ernest Justin, SJ., S. Psi., M. Hum.

Workshop Safeguarding yang diselenggarakan untuk para suster Kongregasi Abdi Kristus pada tanggal 26-28 Januari 2024 merupakan upaya penting dalam meningkatkan kesadaran dan keterampilan terkait budaya perlindungan di lingkungan kongregasi. Acara ini bertujuan untuk memperkuat pengetahuan dan penerapan prinsip-prinsip safeguarding (budaya aman) dalam berbagai aspek kegiatan kongregasi.

Workshop ini diikuti oleh 66 peserta dari berbagai tingkat dan tanggung jawab dalam Kongregasi Abdi Kristus. Selama tiga hari, peserta mengikuti rangkaian sesi pelatihan yang dirancang untuk memperdalam pemahaman mereka tentang berbagai isu safeguarding, termasuk model tripod yang dikembangkan dalam budaya aman: (1) diri yang aman, (2) komunitas yang aman, dan (3) karya yang aman. Para peserta juga mendalami hal-hal berkaitan pencegahan pelecehan/kekerasan, identifikasi tanda-tanda potensi bahaya, dan prosedur pelaporan yang tepat.

Materi pelatihan mencakup:
  • Pengenalan Konsep Safeguarding: Menyediakan landasan tentang prinsip-prinsip safeguarding dan pentingnya implementasinya dalam lingkungan kongregasi.
  • Identifikasi dan Pencegahan Risiko: Membahas teknik untuk mengidentifikasi dan mencegah risiko pelecehan dan kekerasan.
  • Prosedur Pelaporan dan Penanganan Kasus: Menyediakan panduan tentang bagaimana melaporkan dan menangani kasus-kasus yang terkait dengan pelanggaran safeguarding.
  • Studi Kasus dan Diskusi Kelompok: Menggunakan studi kasus untuk memperdalam pemahaman dan keterampilan praktis dalam menerapkan kebijakan safeguarding.
Peserta menunjukkan antusiasme dan komitmen yang tinggi selama pelatihan. Umpan balik dari peserta mengindikasikan bahwa mereka merasa lebih siap dan percaya diri dalam menerapkan prinsip budaya aman dalam tugas sehari-hari mereka. Banyak peserta menyarankan perlunya pelatihan berkelanjutan dan penambahan sesi praktik yang lebih mendalam di masa depan.

Workshop
ini berhasil dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang prinsip budaya aman di antara para suster Kongregasi Abdi Kristus. Namun, untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas pelatihan ini, disarankan agar kongregasi:
  • Mengembangkan Kebijakan Safeguarding yang Komprehensif: Menyusun kebijakan yang lebih terperinci dan prosedur pelaporan yang jelas.
  • Menyelenggarakan Pelatihan Berkelanjutan: Mengadakan sesi pelatihan lanjutan secara berkala untuk memperbarui pengetahuan dan keterampilan.
  • Melakukan Evaluasi Berkala: Menilai implementasi kebijakan dan pelatihan secara berkala untuk meningkatkan efektivitas.
  • Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Kongregasi Abdi Kristus dapat terus meningkatkan komunitas dan lingkungan kerja yang aman dan mendukung, serta memastikan perlindungan maksimal bagi semua anggotanya.
Workshop Safeguarding ini merupakan langkah positif dalam memperkuat komitmen Kongregasi Abdi Kristus terhadap budaya aman. Diharapkan hasil dari workshop ini dapat diterapkan dengan konsisten dan berkelanjutan, memastikan bahwa prinsip safeguarding menjadi bagian integral dari budaya Kongregasi.

  Kembali Arsip