.jpg)
Perkembangan dunia digital membawa banyak perubahan dalam kehidupan manusia termasuk di kalangan masyarakat Indonesia. Di sekitar Tahun 2011 terjadi peningkatan yang signifikan pada angka penggunaan internet dan
smartphone. Di masa pandemi tahun 2021 masyarakat semakin bergantung pada teknologi digital akibat
social distancing yang diberlakukan. Pertemuan-pertemuan dapat dilakukan secara daring, obrolan pun dapat dilakukan melalui media sosial. Berbagai peluang pun hadir karena teknologi digital membuat pekerjaan dan belajar dapat dilakukan di manapun dan kapanpun dalam waktu yang lebih singkat dan biaya yang lebih murah. Informasi dan berbagai layanan dapat diakses dengan lebih mudah, termasuk untuk mendapatkan layanan konsultasi dan telekonseling.
Berbagai peluang muncul bersamaan dengan tantangan. Berbagai kemudahan yang diperoleh melalui teknologi digital dapat membuat manusia menjadi pasif dan terhanyut dalam budaya instan. Sistem kerja fleksibel justru berpotensi membuat orang tidak memiliki batas yang jelas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Keuntungan dan risiko yang timbul karena perkembangan teknologi digital membuat manusia perlu lebih bijak dalam menggunakannya. Manusia perlu menyadari adanya keterbatasan dan bahaya dalam penggunaan teknologi. Manusia perlu menyadari bahwa kesejahteraan manusia dan nilai-nilai keutamaan masih menjadi hal utama yang perlu dikedepankan di tengah dunia digital saat ini. Oleh karena itu kami menyelenggarakan seminar nasional yang
SEMINAR NASIONAL FAKULTAS PSIKOLOGI 2023 “MENJADI MANUSIA BERKESADARAN DI ERA DIGITAL” UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA bertajuk “
Menjadi Manusia yang Berkesadaran di Era Digital”.

Dalam seminar ini, pembicara utama (
keynote speaker) mengemukakan pengalaman keilmuannya atau pokok-pokok gagasan yang dapat menginspirasi dilakukannya penelitianpenelitian atau program yang dapat berkontribusi bagi masyarakat Indonesia terkait dengan permasalahan dunia digital saat ini. Kegiatan seminar yang dihadiri oleh kurang lebih 60 akademisi, praktisi, ilmuwan, dan mahasiswa dari bidang studi Psikologi berjalan dengan lancar.
Kegiatan ini dibagi menjadi 3 sesi dengan sesi pertama dan kedua merupakan pemaparan materi dari pembicara utama dengan materi sebagai berikut:
1. Passchedona Henrietta P.D.A.D.S., S.Psi., MA. (Dosen Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma) memaparkan materi tentang peta penelitian psikologi tentang literasi digital. (Sesi 1)
2. Novi Kurnia, M.Si., M.A., Ph.D. (Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Gadjah Mada) memaparkan materi tentang peta permasalahan masyarakat Indonesia di era digital. (Sesi 1)
3. Cleoputri Al Yusainy, S.Psi., M.Psi., Ph.D., Psikolog. (Dosen Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya) memaparkan materi tentang penelitian Mindfulness dalam konteks permasalahan dunia digital. (Sesi 2)
4. Putra Wiramuda, S.Psi., M.A. (Praktisi) Mindfulness dan Influencer memaparkan materi tentang membawa kesadaran dalam kehidupan sehari-hari. (Sesi 2)

Seminar Nasional Psikologi: Menjadi Manusia Berkesadaran di Era Digital ini cukup memiliki antusias yang luarbiasa, terdapat 41 judul penelitian yang dipresentasikan dalam Seminar Nasional ini. Peserta Seminar Nasional ini diikuti oleh peserta dari berbagai Universitas, Lembaga Penelitian, dan Peneliti Independen, antara lain: Universitas Gajah Mada, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta, Universitas Katolik Soegijapranata Semarang, PT. Global Talentlytica Indonesia, Universitas Mercu Buana Yogyakarta, Universitas Nusa Cendana, Universitas Halu Oleo, Universitas Surabaya, Universitas Diponegoro, Universitas Ahmad Dahlan, dan Universitas Kristen Krida Wacana.

Selain itu, Seminar ini juga menghasilkan 6 karya tulis terbaik yang telah diterbitkan dalam SUKSMA: Jurnal Psikologi Universitas Sanata Dharma edisi khusus yang dapat diakses
melalui tautan iniJuga 12 artikel yang diterbitkan melalui prosiding yang dapat diakses
melalui tautan ini atau dapat diakes di
Web PUSKALOKA
Terima kasih atas partisipasi dari seluruh peserta, sukses selalu, dan sampai berjumpa kembali di Seminar Nasional Fakultas Psikologi, Universitas Sanata Dharma berikutnya.