Berita
Pelatihan bagi pengasuh anak berisiko sebagai pelaksanaan pengabdian masyarakat skema UAP
oleh: Tim Puskaloka 2023
Tim dosen dari Fakultas Psikologi, Teologi dan PAK telah melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat skema UAP di Yayasan Rumah Impian Indonesia pada periode bulan Juni – Oktober 2023. YRII adalah sebuah lembaga yang didirikan untuk mendampingi dan memberdayakan anak-anak yang berasal dari lingkungan berisiko, utamanya anak jalanan, agar dapat mengembangkan potensi yang dimiliki dan dapat meraih apa yang dicita-citakan. Anak berisiko adalah anak yang rentan kehilangan hak-haknya dikarenakan kondisi tertentu di lingkungan hidupnya atau situasi tertentu dalam kehidupannya. Anak berisiko rentan mengalami masalah baik masalah psikologi maupun perilaku maladaptif.
Intervensi yang dipandang tepat bagi anak-anak dengan riwayat maltreatment adalah intervensi dalam bentuk konseling dan latihan keterampilan. Konseling adalah suatu teknik intervensi untuk pengubahan perilaku dengan menggunakan hubungan dan komunikasi yang terapiutik. Hubungan yang terapiutik akan menumbuhkan kepercayaan, rasa dihargai dan diterima sehingga individu lebih termotivasi untuk mengembangkan potensinya.
Intervensi yang hendak diberikan kepada setiap anak semestinya berpijak dari riwayat dan dinamika psikologis yang dialami oleh setiap anak. Oleh karena itu perlu dilakukan asesmen psikologis yang mendalam kepada setiap anak. Asesmen dilakukan untuk tujuan mengetahui permasalahan psikologis yang terjadi dalam diri anak. Dengan demikian intervensi yang nantinya akan diberikan akan lebih efektif, menyasar pada permasalahan psikologis yang terjadi dalam diri anak. Asesmen psikologi menggunakan wawancara, observasi dan tes psikologi dan dilakukan oleh para dosen psikologi.
Berdasarkan hasil asesmen kemudian dilaksanakan pelatihan bagi pendamping dan pengasuh di YRII karena merekalah yang akan mendampingi anak setiap harinya. Ada 5 topik pelatihan yang diberikan yaitu menciptakan atmosfer yang suportif dan empatik, mengajarkan bertindak dengan hati nurani, keterampilan dasar konseling, regulasi emosi dan mengembangkan keterampilan sosial dan komunikasi pada anak. Pelatihan dilaksanakan dalam 3 pertemuan yang masing-masing berdurasi 5 jam. Hasil pelatihan dapat memberikan tambahan pengetahuan dan keterampilan pada pengasuh dan pendamping anak- anak berisiko di YRII.

Kembali
Arsip