PROFIL

Visi, Misi dan Tujuan

VISI

Menjadi penggali kebenaran yang unggul dan humanis dengan mengembangkan dan menerapkan matematika demi kesejahteraan dan keluhuran martabat manusia

Penjelasan:

Visi PS Matematika tersebut dirumuskan dengan mengacu pada rumusan visi Universitas Sanata Dharma dan Fakultas Sains dan Teknologi, dan disesuaikan dengan bidang ilmu yang dikelola PS Matematika. Mengutip penjelasan visi USD, kata “penggali kebenaran” dimaksudkan sebagai usaha serius serta berkelanjutan untuk dapat mengungkap kebenaran pada tingkat obyektif, intersubjektif, dan transenden. Pengungkapan kebenaran pada tingkat obyektif dan intersubjektif diusahakan melalui studi atau kajian ilmu-ilmu pengetahuan positip sementara pengungkapan kebenaran pada tingkat transenden diusahakan melalui studi atau kajian Filsafat dan Teologi.

Asumsi yang perlu dijadikan dasar adalah keyakinan iman bahwa segala pengetahuan yang dapat dibedakan dari segi jenis disiplin ilmu, bahan kajian, dan kegiatan-kegiatan ilmiah pada hakekatnya merupakan suatu usaha terpadu yang mengarah ke pengungkapan misteri Ilahi = pewahyuan diri Allah sendiri (Johanes Paulus II, 1992; KJ 34, 1995; Buckley, M., 1998). Kebenaran dalam perspektif iman ini adalah kebenaran menyeluruh yang membawa manusia kepada proses transformasi diri menuju kepenuhan hidup serta penemuan jadi dirinya yang sesungguhnya.

Dalam lingkup USD usaha dalam perspektif ini tidak dapat dibatasi hanya pada kegiatan penelitian, tetapi juga kegiatan pembelajaran, dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam konteks Program Studi Matematika, pengungkapan kebenaran pada tingkat obyektif dan intersubjektif diusahakan melalui studi atau kajian bidang ilmu Matematika.

Matematika sebagai ilmu dasar yang hadir di antara ilmu-ilmu yang lain dapat berperan aktif baik sebagai abdi maupun ratu ilmu pengetahuan. Sebagai abdi, matematika melayani dan menjadi bahasa dalam ilmu-ilmu yang lain. Sebagai ratu, matematika dapat mengembangkan dirinya tanpa campur tangan ilmu yang lain.

Matematika dapat dinikmati oleh ilmu lain baik dalam tingkatan pengembangan maupun penerapan, sehingga berguna untuk memecahkan masalah, menjadi sarana bantu ilmu lain dalam menggali kebenaran secara ilmiah. Selain itu, matematika juga dapat membantu manusia mengembangkan pola pikir yang kritis, analitis, logis dan sistematis menuju kepemenuhan dirinya. Dengan demikian, melalui matematika manusia dapat memenuhi panggilannya untuk mempelajari, meneliti, mengembangkan, dan memanfaatkan dunia dan alam semesta bagi kesejahteraan hidupnya.

Proses pendidikan matematika yang bercorak dialogis, konstruktivistis dan reflektif, dan dilandasi dengan prinsip-prinsip etika dan moral, diyakini akan mampu menghasilkan sarjana matematika yang kompeten, memiliki integritas kepribadian tinggi dan kepekaan sosial, yaitu yang cerdas dan humanis. Dengan demikian diharapkan program studi matematika mampu memberikan kontribusi untuk mengembangkan dan menerapkan matematika guna meningkatkan kesejahteraan manusia dan lingkungan hidupnya.


MISI

Dilandasi dengan visi di atas, Program Studi Matematika Universitas Sanata Dharma mengemban tugas:

1) Menyelenggarakan pendidikan yang bercorak dialogis, konstruktivistis dan reflektif, dengan dilandasi prinsip-prinsip etika dan moral, untuk menghasilkan sarjana matematika yang

   a.   kompeten dalam penguasaan ilmu matematika yang tercermin melalui cara berpikir yang kritis,       analitis,           logis dan sistematis serta kemampuan menerapkan ilmu matematika untuk memecahkan         masalah;

   b.   memiliki integritas kepribadian tinggi dan kepekaan sosial;

2) Menyelenggarakan penelitian dalam bidang matematika yang kontektual untuk meningkatkan martabat dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

3) Mengembangkan dan memanfaatkan matematika untuk peningkatan kesejahteraan hidup manusia dan keluhuran martabatnya dalam rangka pelayanan kepada masyarakat.


TUJUAN

Program Studi Matematika bertujuan:
 
1) Menghasilkan lulusan yang:
  a.   memiliki kompetensi dalam bidang ilmu matematika yang diantaranya mencakup: pengetahuan dan                      keterampilan tentang matematika, kemampuan bernalar secara

  b.   logis, kemampuan menerapkan matematika untuk memecahkan masalah, kemampuan beradaptasi dengan            kemajuan teknologi;

  c.   memiliki kompetensi dalam bidang keterampilan hidup yang diantaranya mencakup: kemampuan relasi                  interpersonal, kemampuan mengekspresikan dan mengemukakan pendapat, dan kemandirian;

  d.   memiliki integritas kepribadian yang tinggi, yaitu pribadi yang mampu mewujudkan nilai-nilai kemanusiaan            serta memiliki hati nurani yang jernih, jujur, dan bertanggung jawab;

  e.    memiliki kepekaan sosial, yaitu pribadi yang memiliki hasrat bela rasa dan perhatian terhadap sesama.

2) Menghasilkan penelitian bidang matematika yang bermanfaat bagi masyarakat.

3) Menghasilkan kegiatan pengabdian yang memanfaatkan matematika untuk pelayanan masyarakat

 

 kembali