
More than an educator. More than a teacher.
Yang dibutuhkan masyarakat saat ini adalah pendidik yang mumpuni dan memiliki keterampilan masa depan atau future skills. FKIP USD telah 70 tahun lebih menyiapkan generasi muda untuk menjadi pendidik yang mumpuni. Saat ini kurikulum di prodi-prodi FKIP telah direvitalisasi sehingga lulusan FKIP bukan hanya sekedar guru, bukan hanya sekedar pendidik tetapi lulusan FKIP adalah pendidik yang mumpuni yang bersertifikasi future skills seperti International Curriculum, coding, Jurnalisme, Sinematografi dan sertifikasi lain.
Mari bergabung dengan prodi-prodi di FKIP USD untuk menjadi pendidik yang mumpuni dan bersertifikat future skills.
F.X. Ouda Teda Ena, M.Pd., Ed.D.
Dekan
SelengkapnyaBERITA-SEPUTAR FKIP
Universitas Sanata Dharma Sosialisasikan Protokol PPKPT: Upaya Mewujudkan Kampus Ramah dan Bermartabat
Kamis, 16 April 2026 Universitas Sanata Dharma Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan menyelenggarakan sosialisasi Protokol Penanganan dan Pencegahan Kekerasan di lingkungan perguruan tinggi. Kegiatan yang dilaksanakan di ruang Seminar Driyarkara, menghadirkan dua narasumber utama dari Satuan Tugas (Satgas) PPKPT, yakni Dr. Yohanes Dwiatmaka dan Bapak Agustinus Rudi Winarto, S.Pd., M.A.<br />
Selengkapnya
Orientasi Awal Tugas Ormawa FKIP USD
Jumat, 27 Maret 2026, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (BEM FKIP) Universitas Sanata Dharma (USD) menyelenggarakan kegiatan Orientasi Awal Tugas (OAT) bagi seluruh pengurus periode 2026. Bertempat di Ruang Seminar Driyarkara, Kampus II Mrican, kegiatan ini mengusung tema "Membawa Pesan Perubahan Menumbuhkan Semangat Pendidikan". Acara ini bertujuan membekali para aktivis mahasiswa dengan pemahaman mendalam mengenai peran dan tanggung jawab mereka selama satu periode ke depan. <br />
SelengkapnyaBERITA PRODI
Diskusi Kamisan, Ruang Refleksi melalui Film Dokumenter
Pendidikan Sejarah
Himpunan Mahasiswa Pendidikan Sejarah bekerja sama dengan Program Studi Pendidikan Sejarah menyelenggarakan Diskusi Kamisan sebagai ruang dialog terbuka untuk membangun budaya berpikir kritis di kalangan mahasiswa.Diskusi Kamisan perdana dilaksanakan pada Rabu, 25 Februari 2026, pukul 11.00-13.00 WIB di Ruang K/33 Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Kampus I Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Dalam kegiatan ini peserta diskusi bersama- sama menyaksikan film dokumenter “Wet Earth Warm People” (1971) yang disutradarai oleh Michael Rubbo dan diproduksi oleh National Film Board of Canada.Film ini menceritakan kisah kehidupan masyarakat Indonesia di masa Orde Baru, khususnya kebijakan sosial yang diterapkan oleh Gubernur Ali Sadikin pada periode 1967-1977 serta keteladanan dari Kapolri Jendral Polisi Hoegeng Imam Santoso. Kebijakan tersebut antara lain berkaitan dengan pelegalan perjudian dan prostitusi di wilayah Jakarta. Melalui tayangan film ini, peserta diajak untuk merefleksikan dinamika modernitas masyarakat Indonesia serta memahami latar belakang kebijakan sosial pada masa tersebut.Diskusi ini dipandu oleh Vitus Eriksan Tambayong, mahasiswa Pendidikan Sejarah angkatan 2025 Universitas Sanata Dharma. Kegiatan ini juga dihadiri oleh mahasiswa Pendidikan Sejarah Universitas PGRI Yogyakarta.Kegiatan ini memperkuat solidaritas antarangkatan mahasiswa Pendidikan Sejarah serta meningkatkan wawasan mendalam mengenai konsep moralitas dan modernitas dalam kajian sejarah. Selain itu, diskusi ini menegaskan bahwa dalam pendidikan sejarah tidak hanya berfokus pada tokoh-tokoh besar, tetapi juga memahami dinamika kehidupan masyarakat yang sering kali terlewatkan dalam pembelajaran sejarah.Diskusi Kamisan diharapkan dapat terus diselenggarakan secara rutin sebagai ruang literasi dan ruang dialog terbuka bagi mahasiswa untuk bertukar gagasan serta memperdalam wawasan sejarah.
SelengkapnyaFESTIVAL TEATER RAKYAT PERDIKKATI 2026 SECARA ONLINE
Pendidikan Keagamaan Katolik
UNIVERSITAS SANATA DHARMA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN JURUSAN ILMU PENDIDIKAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KEAGAMAAN KATOLIK JI. Ahmad Jazuli 2, Tromolpos 75, Yogyakarta 55002 Telp. (0274) 589035, 541642 Fax. (0274) 541641. Email: prodipendikkat@dosen.usd.ac.id TERM OF REFERENCE (TOR) “FESTIVAL TEATER RAKYAT PERDIKKATI 2026 SECARA ONLINE” A. Latar belakang Teater rakyat bukanlah sekadar seni pertunjukan biasa. Ia adalah sebuah gerakan-gerakan yang lahir dari rahim spiritualitas Injili dan dihidupkan oleh semangat untuk menggugat kemapanan demi terwujudnya Kerajaan Allah. Selama puluhan tahun yang lalu hingga tahun 2026, Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik, FKIP, Universitas Sanata Dharma setiap tahunnya menyelenggarakan pentas Teater Rakyat untuk umum sebagai puncak dari perkuliahan “Public Speaking dan Teater.” Atas pengalaman tersebut, Pendikkat-USD sebagai bagian dari Perdikkati (Perkumpulan Prodi Pendididikan Keagamaan Katolik Indonesia) dalam tahun 2026 ini dipercaya oleh PERDIKKATI untuk menjadi panitia untuk penyelenggarakan FESTIVAL TEATER RAKYAT PERDIKKATI 2026 tingkat national secara on line.Teater rakyat adalah medium komunikasi, alat pewartaan, dan cermin kehidupan umat yang memperjuangkan keadilan dan kebenaran. Yesus sendiri, dalam pewartaan-Nya, menggunakan perumpamaan narasi yang menyentuh, menggugah, dan mengundang pendengar untuk berpikir dan memutuskan sendiri. Teater rakyat berfungsi sebagai perumpamaan modern: ia menyajikan masalah-masalah nyata yang dialami umat dalam bentuk seni, lalu mengundang komunitas untuk merefleksikan dan mendiskusikannya. Ini berbeda dengan komunikasi vertikal yang menempatkan umat sebagai penerima pesan pasif. Teater rakyat menghidupkan komunikasi horisontal, di mana setiap orang adalah partisipan sumber sekaligus penerima, pembicara sekaligus pendengar dalam semangat dialog yang setara, bebas, dan demokratis.Model komunikasi yang dihidupkan teater rakyat sejalan dengan cara Yesus berkomunikasi: menghargai pendengar, memberi perhatian pada penderitaan masyarakat, berterus-terang atas ketidakadilan demi membenarkan para korban, menawarkan kebebasan sebagai nilai tertinggi, dan mengajak setiap orang untuk mengambil keputusan berdasarkan hati nuraninya sendiri. Yesus tidak berbicara seperti ahli Taurat yang menciptakan ketergantungan. Demikian pula teater rakyat bukan pertunjukan yang meninabobokkan, melainkan medium yang membebaskan.Sebagai bagian dari group media, teater rakyat memiliki ciri khas yang membedakannya dari pertunjukan seni konvensional: sasarannya adalah kelompok-kelompok kecil yang memiliki tujuan bersama, bahan yang disajikan memiliki kualitas seni yang memikat, program dibuat pendek agar tersedia waktu untuk diskusi, dan seluruh proses diarahkan bukan pada hiburan semata, melainkan pada pendalaman kehidupan bersama. Metode ini lahir dari pengalaman nyata umat basis di Amerika Latin pada tahun 1970-an dan telah terbukti mampu menghidupkan komunitas-komunitas iman di tingkat akar rumput.Teater rakyat menyediakan ruang bukan sekadar seni, melainkan juga bentuk pertanggungjawaban kita sebagai pewarta Injil terhadap realitas sosial. Atas dasar itulah Festival Teater Rakyat ini diselenggarakan. Festival ini bukan sekadar ajang pentas seni, melainkan sebuah ruang perjumpaan, refleksi, dan penguatan spiritualitas bagi para calon pewarta awam, biarawan-biarawati, dan imam yang kelak akan hadir di tengah-tengah umat. Melalui festival ini, para peserta diajak menghayati teater rakyat bukan sebagai keterampilan teknis semata, melainkan sebagai panggilan hidup: hidup demi sanyata dharma, mengabdi kebenaran.B. Tujuan kegiatan Tujuan Festival Teater Rakyat ini adalah pertama menyediakan ruang ekspresi secara nasional bagi prodi-prodi yang terlampir pada poin D, sehingga dapat menambah nilai bagi kualitas prodi tersebut. Tujuan kedua adalah membangun sikap keberpihakan dengan menyuarakan keprihatinan yang dialami oleh sebagian kelompok masyarakat dalam bentuk seni teatrikal yang bersifat kerakyatan. Tujuan ketiga adalah menyiapkan para guru agama dan petugas pastoral yang berbakat dalam seni pertunjukan sebagai sarana pewartaan iman.C. Tema KegiatanTema Festival Teater Rakyat 2026 adalah “Menggemakan Suara dan Membela Mereka yang Terpingirkan.” Cerita yang diangkat dalam pementasan harus sesuai dengan tema tersebut, berdasarkan hasil survai dalam masyarakat/kelompok tertentu dan berdasarkan analisis terhadap masalah yang ditemukan di sana. Proses pentas Teater Rakyat tersebut didokumentasikan secara baik dalam format video. D. Peserta Kegiatan Festival Teater Rakyat ini ditujukan para mahasiswa dari semua Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik dan Pendidikan Teologi dari Perguruan Tinggi Katolik yang terlampir pada poin D. Untuk festival yang pertama ini lingkup pesertanya masih terbatas, yaitu Perguruan Tinggi Katolik saja, karena barn bersifat percobaan dan penjajagan. Ada kemungkinan bahwa dalam tahun-tahun berikutnya, lingkup kepersertaannya dapat diperluas.Adapun daftar Perguruan tinggi yang diundang sebagai berikut: 1. Pendidikan Keagamaan Katolik USD2. Fakultas Teologi USD 3. Unika Atma Jaya Jakarta4. STPkat Semarang 5. Unika St. Paulus Ruteng 6. IPI Malang 7. Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara Jakarta 8. Universitas St. Thomas Medan 9. Sekolah Tinggi Filsafat Fajar Timur, Jayapura 10. Sekolah Tinggi Filsafat Widya Sasana, Malang 11. STIKPAR Toraja 12. Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak13. Unika Weetebula, Sumba barat Daya14. STIPAS Kupang 15. Universitas Katolik Widya Mandira, Kupang 16. Fakultas Teologi UNPARE. Linimasa F. Persyaratan Kegiatan1. Peserta teater merupakan Mahasiswa/i dari Program Studi yang telah disebutkan dalam poin D.2. Wajib mendaftarkan diri pada form pendaftaran link: https://forms.gle/WYvNMsbHoVLCBj767 yang diwakilkan oleh ketua kelompok dalam tim3. Setiap Prodi hanya boleh mengirimkan satu pementasan/tim. Wajib melampirkan surat rekomendasi dari Ketua Prodi/Ketua Jurusan yang bersangkutan. 4. Jumlah maksimal partisipan dalam satu pementasan/tim maksimal 15 orang. 5. Wajib mengirimkan naskah pentas sebelum tanggal 30 Juni 2026 melalui Email: perdikkatifestival@gmail.com dalam bentuk PDF dengan format: Naskah Pentas Teater_Nama Tim_Instansi_Judul Naskah6. Naskah/cerita harus berdasarkan hasil observasi atas permasalahan sosial baik nasional maupun permasalahan di tempat masing-masing. 7. Naskah/cerita adalah hasil original, bukan hasil copy-paste8. Durasi rekaman pementasan minimal 10 menit dan maksimal 25 menit (sudah termasuk running caption) 9. Hasil rekaman diunggah dalam google drive dan linknya dikirim melalui Email: perdikkatifestival@gmail.com perdikkatifestival@gmail.com dengan format: Rekaman Pentas Teater_Nama Tim_Instansi_Judul Rekaman 10. Semua entries (Naskah/cerita pementasan) akan dinilai oleh dewan juri dan tidakn bisa diganggu gugat. 11. Biaya pendaftaran Rp. 300.000 Dikirim melalui rekening dibawah ini: G. Hadiah 1. Juara I : Sumbangan Pembinaan senilai Rp. 10.000.000,- + e-sertifikat 2. Juara II : Sumbangan Pembinaan senilai Rp. 7.500.000,- + e-sertifikat3. Juara III : Sumbangan Pembinaan senilai 5.000.000,- + e-sertifikat4. Finalis : e-sertifikat H. Contact Person Informasi terkait Festival Teater Rakyat Perdikkati 2026 Secara Online dapat diakses pada laman situs Pendikkat link: https://web.usd.ac.id/fakultas/pendidikan/pendikkat/ atau dapat menghubungi kontak di bawah ini: WA: 08122788143 (Drs. Y.I. Iswarahadi, S.J., M.A./Ketua Panitia)WA: 082211590748 (Petronela Sulo/Sekretaris) I. PenutupDemikian TOR (Term Of Reference) ini kami susun. Atas perhatian dan dukungan saudara-saudari kami haturkan banyak terima kasih. Tuhan memberkati.
Selengkapnya
Syukuran Wisuda Prodi PENDIKKAT 2026: Momen Syukur dan Kebersamaan Lulusan
Pendidikan Keagamaan Katolik
Program Studi Pendidikan Keagamaan Katolik (PENDIKKAT) di Universitas Sanata Dharma mengadakan acara Syukuran Wisuda PENDIKKAT 2026 sebagai ungkapan rasa syukur atas keberhasilan para mahasiswa yang telah menyelesaikan studi mereka. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 12 Maret 2026 pukul 15.30 WIB bertempat di Auditorium Kampus V Auditorium Kampus V Sanata Dharma.
SelengkapnyaPerayaan Ekaristi Jumat Pertama : “Bersama Kristus menuju Keselamatan Sejati melalui Salib”
Pendidikan Keagamaan Katolik
Program Studi Pendidikan Agama Katolik Universitas Sanata Dharma menyelenggarakan Perayaan Ekaristi Jumat Pertama pada Jumat, 06 Maret 2026, pukul 09.00 WIB. Perayaan ini dilaksanakan di Kapel Santa Maria Della Strada, Kampus V Universitas Sanata Dharma.
Selengkapnya
Perkuat Kolaborasi, Pendidikan Ekonomi Universitas Muhammadiyah Bengkulu Kunjungi Pendidikan Ekonomi Universitas Sanata Dharma.
Pendidikan Ekonomi Bidang Keahlian Khusus Pendidikan Ekonomi
Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) melaksanakan kunjungan akademik ke Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Sanata Dharma (USD) sebagai bagian dari upaya penguatan kolaborasi antarperguruan tinggi pada hari Kamis, 12 Februari 2026.
Selengkapnya
Pelatihan Pembuatan Alat Peraga Mesin Cutting dan 3D Printing
S2 Pendidikan Matematika
Dalam upaya meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi, JPMIPA Universitas Sanata Dharma menyelenggarakan Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran yang bertempat di Ruang STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics). Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua tahap, yakni pada 21 November 2025 dan 5 Desember 2025, dengan fokus pada pemanfaatan teknologi manufaktur sederhana untuk pendidikan.
Selengkapnya