Berita

RIbuan Mahasiswa Baru Mengikuti Talkshow FCH II USD Dengan Isu "Relasi Sehat dan Aman Bebas Dari Kekerasan"

18-03-2026 16:30:38 WIB

YOGYAKARTA – Ribuan mahasiswa baru Universitas Sanata Dharma (USD) mengikuti Talkshow Formasi Cerdas Humanis (FCH) II yang dilaksanakan pada tanggal Sabtu, 14 Maret 2026 dengan tema penting tentang relasi sehat dan aman. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Driyarkara dan Ruang Koendjono Kampus 2 USD ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman tentang pentingnya membangun hubungan yang saling menghargai, bebas dari kekerasan, serta mengenali potensi bahaya dari relasi yang tidak sehat.

Alexander Hendra Dwi Asmara, selaku panitia penyelenggara kegiatan, menegaskan bahwa topik relasi sehat menjadi inti keberadaan manusia sebagai makhluk sosial.

“Relasi itu yang menentukan. Kalau relasi kita tidak sehat dan tidak aman, akan merugikan baik diri sendiri maupun masa depan. Banyak kasus toxic, berpacaran tidak sehat, merugikan akademis, bahkan tidak lulus, dan banyak yang mengalami depresi,” ujar Romo Hendra, sapaan akrabnya.

Menurut Romo Hendra, talkshow ini memiliki tiga tujuan utama. “Pertama, mahasiswa mampu melakukan refleksi diri: apakah relasi saya selama ini seperti apa? Kedua, mahasiswa mengetahui adanya Satgas PPKPT yang siap menerima laporan dan mendampingi. Ketiga, kita membangun kesadaran sebagai keluarga Sanata Dharma dengan menciptakan relasi yang aman,” jelasnya.

Talkshow ini menghadirkan dua narasumber kompeten, yaitu Dr. Fransiskus Nikolaus Lakebelek Teluma, MSF, M.Hum. dan Dra. Catharina Wigati Retno Astuti, M.Si., M.Ed. dari Faseguardian Sanata Dharma. Keduanya menyampaikan materi tentang relasi sehat dan aman dengan pendekatan yang aplikatif.

“Mahasiswa dapat memulainya dari diri sendiri, misalnya dengan mengekspresikan perasaan secara jujur menggunakan kalimat seperti ‘saya merasa…’ dalam membangun komunikasi dalam relasi,” ujar Fransiskus Nikolaus Lakebelek Teluma saat menjelaskan cara mempraktikkan relasi sehat.

Para pembicara menekankan bahwa meskipun materi ini baru disampaikan, mahasiswa sebaiknya mulai memahami dan menerapkannya sesegera mungkin dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan pertemanan maupun dalam interaksi keseharian.

Viska Aviodita Puspita, mahasiswa Prodi Ekonomi Angkatan 2025 yang merupakan salah satu peserta talkshow FCH II mengaku tertarik mengikuti talkshow ini karena temanya yang relevan dengan kehidupan anak muda.

“Saya tertarik mengikuti talkshow FCH ini karena temanya tentang relasi sehat dan aman, yang menurut saya penting untuk dipahami oleh anak muda. Dari talkshow ini saya ingin tahu bagaimana cara membangun hubungan yang baik dengan orang lain serta memahami apa saja yang termasuk kekerasan dalam relasi supaya kita bisa menghindarinya,” ungkap Viska.

Ia menambahkan bahwa hal paling menarik yang didapatkan adalah pemahaman tentang karakteristik relasi yang sehat.

“Hal yang paling menarik bagi saya adalah penjelasan tentang bagaimana sebuah relasi yang sehat itu seharusnya saling menghargai, tidak ada paksaan, dan ada komunikasi yang baik. Saya juga jadi lebih paham bahwa dalam hubungan tidak boleh ada rasa takut atau saling mengontrol karena itu bisa mengarah pada kekerasan dalam relasi,” jelasnya.

Viska juga memberikan apresiasi terhadap cara penyampaian materi. “Penyampaian materi dari Bu Wigati dan Romo Nikolaus sangat jelas dan mudah dipahami. Mereka menjelaskan dengan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari sehingga lebih mudah dimengerti. Moderatornya, Ka Wendi, juga memandu talkshow dengan baik sehingga acaranya berjalan lancar dan menarik untuk diikuti,” tambahnya.

Romo Hendra menjelaskan bahwa terselenggaranya talkshow ini melibatkan berbagai pihak. “Faseguardian Sanata Dharma menjadi pembicara utama yang memberikan input. Tim Cerdas Humanis bertindak sebagai pengelola dan penyusun acara sekaligus mengundang Satgas PPKPT. Dosen Pendamping Akademik (DPA) yang mendampingi kelas FCH juga terlibat. Dan tentu saja, mahasiswa menjadi subjek utama untuk mereka, dari mereka,” paparnya.

Proses persiapan kegiatan juga berjalan dengan kolaborasi yang solid. Tim Faseguardian membantu menyiapkan materi dan gagasan yang akan dibahas. Gladi bersih dilakukan pada hari Kamis sebelum pelaksanaan. Puncaknya, kegiatan talkshow berlangsung pada hari-H dengan lancar.

“Ke depan, DPA akan melanjutkan diskusi dari materi yang telah disampaikan di kelas masing-masing. Ini penting agar pemahaman tentang relasi sehat tidak berhenti di sini, tetapi terus diperkuat dalam pendampingan berkelanjutan,” tambah Romo Hendra.

Talkshow FCH yang mengangkat tema relasi sehat dan aman ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa USD untuk melakukan refleksi diri, memahami pentingnya komunikasi yang sehat, serta mengenal mekanisme pendampingan yang tersedia di kampus. Dengan pemahaman ini, diharapkan tercipta lingkungan kampus yang aman, saling menghargai, dan mendukung tumbuh kembang mahasiswa secara utuh baik secara akademis maupun personal. (kf)

Kembali